back to top
27.2 C
Riau Islands
Rabu 4 Maret 2026
Beranda blog Halaman 29

Diikuti Ribuan Peserta, Warga IKBL Kepri Ikut Ramaikan Pawai Budaya dan Bazar HJB 194 Kota Batam 2023

HAQQNEWS.ID –  Sebanyak 11.200 peserta memeriahkan Pawai Budaya Hari jadi Kota Batam (HJB) ke-194 tahun 2023 . Diantaranya peserta berasal dari Paguyuban Lampung yang mengenakan Pakaian Adat Pengantin dari Provinsi Lampung. Mereka ikut Meramaikan Hari Jadi Batam ke 194 yang juga diikuti sejumlah asosiasi pariwisata yang berdomisili di Kota Batam.

Dalam HJB ke-194 yang mengusung tema Terus Melaju menuju Batam Kota Baru, peserta mengikuti Pawai Budaya  dimulai dari depan Kantor Wali Kota Batam dan berakhir di Dataran Engku Putri.

Mereka yang bernaung di bawah Ikatan Keluarga Besar Lampung (IKBL) Provinsi Kepri ini, terdiri dari anggota dan pengurus IKBL Kota Batam, Komunitas Sayap seperti dari P Kopral Batam, Putra Putri Lampung Batam (PPLB) dan Perjapung dan juga lainnya.

Hadir juga Ketua Umum IKBL Kepri Erwin Sentosa , Bendum Haryadi, dan Sekjen Teguh. Hadir juga  Waka IKBL Kota Batam Indra Yazid dan Ketua P Kopral Batam Agung Frediyanto serta puluhan anggota.

Pawai budaya itu diisi berbagai kebudayaan nusantara. Pawai ini terdiri dari barisan di antaranya Bahana Barelang Drumcorp (BBDC), Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Batam, pelajar dan mahasiswa, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Organisasi Masyarakat, paguyuban dan sebagainya.

Setelah mengikuti kegiatan pawai, anggota dan pengurus IKBL juga ikut serta mengisi tenda bazar. Bazar ini diisi dengan sajian makanan dan minuman ringan. Ada juga berbagai souvenir khas tradisional Lampung: sarung tapis, peci tapis, bingkai tapis, kaos tapis siger pengantin, sulam bordir dan lain lain.

 

Ketua Umum IKBL Kepri Erwin Sentosa yang hadir di tengah tengah peserta menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas  HJB ke 194. “Semoga kota Batam bisa bertransformasi menjadi kota yang  tidak hanya modern namun mampu mensejahterakan warganya,” kata Erwin Sentosa.

Erwin Sentosa berharap , dikesempatan berikutnya, anggota paguyuban di bawah naungan IKBL Kepri bisa meningkatkan keikutsertaan di momen momen besar lainnya di Kota Batam. “Kami merasa berbangga

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata menyebut, peserta dari pawai budaya dari paguyuban, perhimpunan, asosiasi pariwisata yang berdomisili di Batam. Ardi demikian sapaannya, mengapresiasi atas keikutsertaan asosiasi pariwisata pada kegiatan tersebut.

Menurut Ardi, kegiatan ini sebagai momentum untuk membangkitkan pariwisata. Ia berharap ke depannya agenda HJB ini dikemas menjadi paket wisata yang menarik.

“Tahun depan kita keluarin paket wisata dan kita kemas menarik,” pintanya.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Insan Pariwisata Indonesia (IPI) Kepulauan Riau (Kepri), Tatik Marnikowati mengucapkan selamat Hari Jadi Batam Ke-194 tahun.

Ia berharap Batam menjadi pilihan wisatawan baik domestik dan mancanegara untuk menikmati destinasi wisata dan infrastruktur yang dikembangkan oleh Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.

“Semoga Batam terus jaya di bawa naungan Bapak Muhammad Rudi,” ujarnya. (tjo)

 

Kolase Foto Foto Kegiatan IKBL Kepri

Ketum IKBL Kepri Erwin Sentosa (tengah) bersama Bendum Haryadi (kiri) dan Suparti perwakilan Perjapung 

 

Ketua Umum IKBL Kepri, Erwin Sentosa (tenga) bersama warga IKBL dan Komunitas Sayap

 

Tenda Bazar warga IKBL yang ikut memeriahkan HJB Kota Batam dengan memamerkan pernak pernik dari Provinsi Lampung

 

Kolaborasi warga IKBL dalam memeriahkan HJB Kota Batam

 

Warga IKBL dan Komunitas Sayap dalam memeriahkan HJB Kota Batam

 

Dengan seragam kebesaran, warga IKBL dan Komunitas Sayap siap ikuti Pawai Budaya

 

Dengan seragam kebesaran, warga IKBL dan Komunitas Sayap siap ikuti Pawai Budaya

 

Dengan seragam kebesaran, warga IKBL dan Komunitas Sayap siap ikuti Pawai Budaya

Cak Ta’in: APH Mudah untuk Seriusi Dugaan Korupsi Proyek Taman DPRD Kepri  

Cak Ta'in Komari

HAQQNEWS.CO.ID – Ketua LSM Kodat86, Cak Ta’in Komari SS menegaskan, jika aparat penegak hukum (APH) serius untuk memproses dan membongkar dugaan korupsi proyek pembangunan taman DPRD Provinsi Kepri tahun 2015 akan sangat mudah. “Sangat tahu sebenarnya penyidik itu, sudah tupoksi dan kerjaan mereka. Gak perlu diajarin,” kata Cak Ta’in kepada media, pada Selasa (13/12/2023).

Menurut Cak Ta’in, penyidik hanya perlu meminta semua dokumen dari PPK dan PPA Proyek Taman yang terkesan asal jadi tersebut. Selain itu, LHP BPK juga sudah ada rekomendasi tahun 2016. “Tidak mungkin LHP BPK diubah,” imbuhnya.

Lebih lanjut Cak Ta’in menegaskan, untuk memastikan unsur kerugian negara penyidik hanya perlu meminta audit BPKP. Selain itu, penyidik juga bisa meminta pembanding harga pohon palem semacam pada pedagang, termasuk pengadaan pendukung taman tersebut.

“Itu kan taman hanya ditanam pohon palem, beberapa bunga, dan rerumputan. Semua bisa dihitung secara matematis. Jika terjadi selisih harga yang begitu menyolok maka kuat dugaan adanya mark up harga komponen taman tersebut, ” jelasnya.

Cak Ta’in menambahkan, maka semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan proyek, termasuk kontraktor pelaksana dan kontraktor pengawas perlu diperiksa secepatnya. “Jika benar ada 100 batang pohon palem ditanam, kan hitungannya jelas. Tetapi jika angkanya menjadi tidak wajar, artinya proyek itu kuat sekali unsur korupsinya,” tambahnya.

Berdasarkan informasi di lapangan, proyek taman DPRD Provinsi Kepri senilai Rp 4,6 Miliar itu sudah pernah diperiksa oleh Kejaksaan. Namun sejauh ini belum ada perkembangan kasusnya, bahkan terkesan kasusnya ‘dipetieskan’. (HQ1)

20 Tahun Berkiprah, Batam Televisi Dianugerahi Penghargaan dari Kemenkominfo RI

Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia menyerahkan penghargaan kepada  Batam Televisi. 

HAQQNEWS.CO.ID – Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia menggelar Pemberian Penghargaan Menteri Kominfo bidang Penyelenggaraan Pos dan Informatika Tahun 2023 Kategori Lembaga Penyiaran yang Berkontribusi terhadap Masyarakat dalam Pelestarian Budaya dan Penanggulangan Bencana.

Salah satu yang mendapatkan penghargaan Bidang Penyelenggaraan Pos dan Informatika Tahun 2023, yaitu Batam Televisi, televisi lokal di Provinsi Kepulauan Riau. Batam Televisi dinilai telah berperan sebagai sebuah lembaga penyiaran yang telah memberikan kontribusi besar kepada daerah khususnya Provinsi Kepulauan Riau.

Acara penyerahan penghargaan ini digelar dalam rangka evaluasi capaian program prioritas Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika tahun 2023, dan untuk meningkatkan sinergitas dengan pemangku kepentingan dan komunitas bidang Pos, Telekomunikasi, dan Penyiaran.

Pemberian penghargaan itu diterima langsung di Jakarta oleh Direktur PT Batam Media Televisi, Rini Elvina pada Selasa (12/12/2023). Mewakili seluruh pimpinan dan manajemen, Rini Elvina mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada kementerian yang telah memberikan penghargaan ini secara langsung kepada Batam Televisi atas prestasi yang telah diraih tersebut.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya atas penghargaan ini. Penghargaan ini bakal menjadi motivasi, khususnya kepada Batam Televisi untuk terus menggali potensi-potensi budaya khususnya di Kepulauan Riau serta menggali kekayaan khazanah budaya dan penanggulangan bencana dalam bentuk karya jurnalistik dan pemberitaan yang positif,” kata Rini Elvina.

Rini menjelaskan, Batam Televisi berada di barat laut Indonesia dengan sebagian wilayahnya menjorok jauh ke utara hingga laut Cina Selatan. Provinsi Kepulauan Riau merupakan daerah perbatasan yang memiliki kekayaan budaya dan sejarah sebuah empayer besar bangsa melayu sejak abad 14, yang jejaknya masih dapat ditemukan tersebar di kabupaten-kota se-Provinsi Kepulauan Riau.

“Terima kasih, sukses selalu untuk semua. Terima kasih kepada seluruh Pemirsa Batam Televisi, crew serta seluruh karyawan,” Imbuh Rini.

Dia mengatakan, setelah tahun ke-21 mengudara akhirnya Batam Televisi mendapat anugerah yang membanggakan tersebut.

“Penghargaan ini dapat mewakili kinerja grup JPM sebagai grup jaringan televisi di tanah air, yang selalu memotivasi kami untuk menyajikan program dengan meng-exploitasi kekayaan khazanah budaya dan sejarah lokal atau tempatan, ” jelas Rini. (arh)

Berikut kolase foto kegiatan :

 

Direktur Batam Televisi Rini Elfina (kedua dari kiri) saat menerima penghargaan

 

Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia menyerahkan penghargaan kepada Direktur  Batam Televisi Rini Elfina.

 

Direktur Batam Televisi Rini Elfina (tengah) diapit Direktur JPM, Emar Pasha Amangku (kanan) dan Ir. Geryantika Kurnia, M.Eng, MA Direktur Penyiaran (kiri) saat menerima penghargaan.

 

Direktur Batam Televisi Rini Elfina (ketiga dari kanan) saat menrima penghargaan

 

Direktur Batam Televisi Rini Elfina bersama Direktur JPM, Emar Pasha Amangku

 

Ir. Geryantika Kurnia, M.Eng, MA Direktur Penyiaran , Direktur Batam Televisi , Rini Elfina , dan Manager Program BatamTV, Sylvanni

 

(arham)

 

 

Ansar – Rafiq ke Jepang Belajar Menata Kampung Nelayan

Ansar (tengah) dan Rafiq (kanan) di Jepang.

HAQQNEWS.CO.ID – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad bersama Bupati Karimun, Aunur Rafiq melakukan kunjungan kerja ke Jepang. Di negeri matahari terbit itu, Gubernur Ansar belajar tentang bagaimana Jepang menata tentang kampung nelayan.

Tidak hanya bersama Rafiq, tapi Gubernur Ansar bersama rombongan yang terdiri dari Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian), Wahyu Utomo, Bupati Bintan Roby Kurniawan, Kepala Badan Pengusahaan Bintan, Karimun, dan Tanjungpinang. Selama kunjungan kerja, rombongan mendapat pendampingan dari Konsulat Jenderal (Konjen) RI Osaka. Rombongan sudah berangkat sejak Senin (4/11/2023) selama 6 hari dan baru akan pulang Sabtu (9/11/2023).

Kunker merupakan upaya Gubernur Ansar untuk mewujudkan visinya, yakni berdaya saing, yang merepresentasikan terwujudnya masyarakat yang sehat, birokrasi pemerintahan dan dunia usaha yang lebih mampu bersaing dan unggul di tingkat regional dan internasional.

Menurut Gubernur kegiatan itu bermaksud melakukan benchmarking pengembangan pelabuhan, kawasan industri, dan pengembangan pariwisata serta budaya, serta pengembangan daerah pesisir. “Ini sangat penting guna menjajaki peluang kerjasama pengembangan dan investasi di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, Bintan, Karimun dan Tanjungpinang,” ucapnya.

Beberapa rangkaian kegiatan di sana, yaitu melakukan pertemuan dengan Konjen RI Osaka. Kemudian rombongan melakukan pertemuan dan meeting ke Sakai Senboku Coastal Industrial Estate dan Senboku Port untuk melihat pengembangan industri yang berkelanjutan dan energi terbarukan sekaligus berdiskusi dengan pengelola kawasan terintegrasi tersebut. Yang tak kalah penting, Gubernur Ansar memimpin rombongan melakukan kunjungan ke Ine Fishing Village di Kyoto untuk membahas tentang strategi pengembangan kampung nelayan di daerah pesisir.

Gubernur Ansar juga menyampaikan bahwa kunker merupakan kesempatan untuk mempromosikan potensi Kepri sebagai destinasi wisata dan investasi yang menarik bagi Jepang. “Kita ingin menunjukkan bahwa Kepri memiliki banyak keunggulan, baik dari segi sumber daya alam, sumber daya manusia, maupun infrastruktur. Kita juga ingin belajar dari Jepang tentang bagaimana mereka mengelola kawasan industri dan pelabuhan yang ramah lingkungan dan efisien,” tuturnya.

Ia berharap kunker dapat membawa hasil positif bagi pembangunan dan kemajuan Kepri masa depan. “Kita berharap dapat menjalin kerja sama yang saling menguntungkan dengan Jepang, baik di bidang ekonomi, sosial, budaya, maupun pendidikan. Kita juga berharap dapat meningkatkan hubungan persahabatan dan kepercayaan antara Kepri dan Jepang,” pungkasnya. (HQ1)

Cak Tain: Kodat86 Minta Kejaksaan Tuntaskan Kasus 4 X-Ray Pelabuhan Domestik Sekupang

Cak Ta'in Komari

HAQQNEWS.CO.ID – Kodat86 meminta Kejaksaan Negeri Batam agar menuntaskan kasus dugaan korupsi pengadaan 4 unit X-Ray unit di Pelabuhan Domestik Sekupang. Proyek yang diduga bim-salabim itu sedianya dilakukan tahun 2020, namun barang sudah ada di Batam tahun 2019.

Kasusnya sendiri sudah sempat disidik Kejaksaan negeri, namun tiba-tiba lenyap. “Kita minta penyidik Kejaksaan Batam untuk menuntaskan dugaan korupsi pengadaan X-Ray. Jangan ada istilah kasus dipetieskan,” kata Ketua Kodat86, Cak Ta’in Komari SS kepada media, pada Kamis (7/12/2023)

Menurut Cak Ta’in, dugaan korupsi X-ray itu sangat nyata. Mark-up harganya juga gila-gilaan. Proyek yang dilaksanakan pada awal kepemimpinan HM Rudi sebagai Kepala BP Batam itu diduga dimanipulasi sedemikian rupa. Kontraktor pelaksana dari Surabaya juga diduga main tunjuk dan menguasai banyak proyek di BP Batam, termasuk pengelolaan anggaran IT BP Batam.

“Untuk dugaan korupsi IT BP Batam TA 2018-2020 sudah kami laporkan ke KPK tahun 2021-2022, meski kami tahu ada dokumen urgent dan pokok yang masih kita kejar agar dokumen yang sudah dilaporkan bisa diproses,” jelas Cak Ta’in.

Mantan Dosen Unrika Batam itu menjelaskan, dokumen awal pengadaan X-Ray 4 unit di Pelabuhan Domestik Sekupang itu merupakan rekomendasi Ombudsman Kepri setelah memantau fasilitas pelayanan publik di pelabuhan dan bandara tahun 2019. Pihak BP Batam kemudian menindaklanjuti rekomendasi itu dengan usulan pengadaan 2 unit X-ray, namun tidak jelas bagaimana prosesnya tiba-tiba pengadaan bisa menjadi 4 unit.

2 unit X-ray sudah ada di Batam sebelum pelaksanaan proyek, dan diduga barang bekas. Sementara 2 unit datang kemudian setelah lelang proyek. “Selisih harganya bukan main besarnya, tidak usah saya sebutkan sebab semua dokumen sudah dipegang penyidik kejaksaan, ” ujarnya.

Pergantian Kepala Kejaksaan Negeri Batam Kamis (2/11/2023) kemarin diharapkan Kodat86 menjadi momentum untuk meningkatkan kinerja penyidik kejaksaan, terutama dalam penuntasan dugaan kasus korupsi.

“Kita minta Kejaksaan Negeri Batam untuk menuntaskan dugaan korupsi X-Ray secepatnya. Karena kami sedang menghimpun kelengkapan dokumen, dan jika perlu kami akan laporkan ke KPK dan Kejaksaan Agung,” tegas Cak Ta’in. (HQ1)

Guntur Is Back, Duduk Lagi sebagai Kadis Pariwisata Provinsi Kepri

Guntur Sakti (kanan) saat pelantikan pada Selasa (5/12/2023) di Gedung Daerah Kota Tanjungpinang, Kepri.

 

HAQQNEWS.CO.ID – Tiga pejabat baru hasil lelang (open bidding) akhirnya menjalani pelantikan di Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Selasa (5/12/2023). Yang menarik dari ketiga pejabat adalah Guntur is Back. Guntur Sakti, S.Sos, M.Si kembali mendapat kepercayaan sebagai Kepala Dinas Pariwisata Pemprov Kepri.

Jabatan yang baru ia emban itu, sudah pernah dilakoninya pada masa Almarhum Drs. H. Muhammad Sani sebagai Gubernur Kepri dan Dr. HM. Soerya Respationo, SH, MH, sebagai Wakil Gubernur Kepri. Guntur dinilai profesional dan bidang pariwisata merupakan passion-nya. Guntur juga disebut-sebut termasuk pejabat yang punya chemistry dengan para pejabat termasuk dengan sang Gubernur H. Ansar Ahmad, SE, MM. Harapannya pariwisata Kepri ke depan bisa bangkit seperti dulu.    

Selain Guntur, dua pejabat eselon 2 lainnya, Burhanuddin S.Hut, MH, dan Riki Rionaldi S.STP, M.Si. Burhanuddin S.Hut, MH, menduduki jabatan sebagai Kepala Dinas Sosial Pemprov Kepri dan Riki Rionaldi S.STP, M.Si sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Pemprov Kepri.

Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau atau Sekdakprov Kepri yang melantik ketiga pejabat OPD itu. Prosesi pelantikan berlangsung di Gedung Daerah, Kota Tanjungpinang, Selasa (5/12/2023).

Sekdaprov Kepri, Adi Prihantara menekankan kepada ketiga pejabat yang dilantik agar dalam menjalankan tugasnya untuk dapat mengingat sumpah dan pakta integritas yang baru saja mereka ucapkan.

Pelantikan ketiga pejabat tersebut berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kepri tahun Nomor 1321 tahun 2023 tertanggal 30 November 2023. “Bapak Gubernur telah mempercayakan sepenuhnya tiga dinas ini kepada saudara, untuk itu diminta dapat bekerja dengan baik,” tegasnya.

Adi juga menekankan tiga hal kepada ketiga pejabat tersebut dalam menjalankan tugasnya sebagai kadis. Yakni, harus bersikap adaktif, inovatif, dan kolaboratif. (HQ1)

IKBL Kepri Siap Dukung Percepatan Pembangunan Kepri

Ketum IKBL Kepri Erwin Sentosa (kiri) menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Anggota DPRD Kepri Yusuf SMn MM, yang juga salah satu Pembina IKBL .

HAQQNEWS.CO.ID – Ikatan Keluarga Besar Lampung (IKBL) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Organisasi yang diikuti jajaran pengurus organisasi, bertempat di Lantai 1 Hotel Zia Boutiqe, Sabtu (25/11/2023). Selain memberikan bekal pengetahuan dalam berorganisasi, kegiatan ini bertujuan dalam rangka  membantu mendukung percepatan pembangunan Provinsi Kepri.

Tujuan lain dari kegiatan, selain sebagai wadah silaturahmi bagi anggota organisasi, juga untuk memberikan edukasi dan pemahaman kepada para anggota terkait beberapa materi seperti tentang organisasi, peran dan fungsi BPJS Kesehatan di Kota Batam dan juga penguatan dan pengembangan keorganisasiaan IKBL.

Pengurus IKBL Kepri, IKBL Kota Batam, dan Komunitas Sayap IKBL siap kembali menggirohkan kegiatan sosial mereka di masyarakat

 

Pembukaan acara  dihadiri langsung oleh Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Kepri, Raja Heri Mokhrizal SH MH didampingi Ketua Umum IKBL Propinsi Kepri Erwin Sentosa. Hadir juga Wakil Ketua II, Novizul Khoy serta Bendahara Umum IKBL Kepri Haryadi.

Dari jajaran pengurus IKBL Kota Batam, hadir Darwin HS bersama Pengurus IKBL di Tingkat Kecamatan antara lain:  Pengurus Kecamatan Seibeduk, Kecamatan Batuaji, Kecamatan Sagulung, Kecamatan Bengkong, Kecamatan Batuampar, Kecamatan Lubukbaja, Kecamatan Batamkota, dan Kecamatan Nongsa.

Sedangkan peserta dari sayap IKBL hadir diantaranya Fredi Agung selaku Ketua Persaudaraan Komunitas Perantau asal Lampung (P KOPRAL Batam), Persatuan Anak Rantau Asal Lampung (PARAL) dengan ketuanya Helmy Sanjaya, Persatuan Jawa Lampung (PERJAPUNG), dan Perwakilan Komunitas Lampung Batam (KLB).

 

Kepala Badan Kesbangpol Propinsi Kepri Raja Heri Mokhrizal SH MH, yang hadir, didapuk untuk memberikan sambutan. “Kami mengapresiasi kegiatan Peningatan Kapasitas Organisasi yang digelar IKBL Kepri. Semoga dengan pembekalan pengetahuan tentang organisasi, semua pengurus bisa menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik demi mengembangkan IKBL,” ujar Raja Heri saat memberi sambutan.

Raja Heri juga memberikan paparan tentang tugas dan fungsi Ormas di Kepri (termasuk di dalamnya IKBL) dalam upaya ikut membantu percepatan pembangunan di Provinsi Kepri. “Kami mengajak kepada seluruh warga IKBL mari sama-sama mengembangkan sekaligus membantu Pemprov Kepri dalam melangsungkan percepatan pembangunan,” imbuh Raja Heri.

Ketum IKBL Kepri Erwin Sentosa memakaikan Peci Tapis Khas Lampung kepada Kepala Badan Kesbangpol Propinsi Kepri, Raja Heri Mokhrizal.

 

Raja Heri Mokhrizal juga menerima cenderamata berupa peci tapis khas Propinsi Lampung. Peci tapi ini dipakaikan langsung oleh Ketua Umum IKBL Kepri, Erwin Sentosa. Dilanjutkan dengan Erwin Sentosa menerima penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA) IKBL Kepri perdana.

Acara dilanjutkan paparan tentang bagaimanan upaya pengembangan IKBL di Kepri disampaikan oleh Yusuf SMn MM, Anggota DPRD Kepri. Sosok Yusuf SMn MM sebagai salah satu sesepuh dan juga Pembina IKBL Kepri mengajak peserta untuk berdialog dalam suasana keakraban dan penuh kehangatan. Pemateri berikutnya, yaitu Utari Kusuma Ningrum dari BPJS Kesehatan Cabang Kota Batam.

Ketum IKBL Kepri Erwin Sentosa (kiri) menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Anggota DPRD Kepri Yusuf SMn MM, yang juga salah satu Pembina IKBL .

 

Vakum saat Covid, Ketum Erwin Sentosa: Mari Lanjutkan lagi Bersosial

Ketua Umum IKBL Provinsi Kepri Erwin Sentosa meminta kepada seluruh jajaran pengurus dan anggota yang bernaung di dalam Ikatan Keluarga Besar Lampung (IKBL) Provinsi Kepri untuk bisa berkontribusi dalam pembangunan kota Batam khususnya dan Kepri pada umumnya.

Erwin Sentosa mengatakan salah satu tujuan digelarnya penguatan kapasitas ormas, pengurus ingin menyatukan ide dan pikiran untuk pengembangan IKBL ke depan yang lebih baik lagi. Dia menyebut bersama jajaran pengurus dan seluruh pengurus paguyuban bertekad mengajak seluruh anggotanya untuk terus aktif mendukung percepatan pembangunan di Kepri melalui kegiatan sosial.

“Saat ini ada sekitar 6.000- an anggota IKBL di Kepri yang siap bekerja sama mendukung kegiatan sosial yang sudah dicanangkan, diprogramkan, dan sudah menjadi agenda kerja tahunan dari IKBL Kepri. Mari sama sama bahu-membahu untuk mewujudkan hal tersebut,” imbuhnya.

Dari kiri, Darwin HS, Erwin Sentosa, Novizul Khoi

 

Erwin menyebut  latar belakang kegiatan ini digelar  karena pengurus harus kembali mengeratkan dan mempersatukan langkah dalam ide dan serta gagasan agar misi paguyuban untuk membantu sesama masyarakat di Kota Batam dan Kepri kembali berjalan dengan baik.

“Pandemi COVID-19  membawa pengaruh terhadap kegiatan organisasi yang akhirnya mandeg. Dengan terus memelihara semangat, kekompakan sesama pengurus ataupun anggota ,  kami terus bertekad kembali menyatukan langkah dan gerak untuk membuat IKBL Kepri kembali berkegiatan sosial yang lebih bermanfaat,” papar Erwin Sentosa.

“Misi paguyuban ini untuk program sosial. Tidak saja untuk masyarakat asal Lampung. Semua masyarakat Batam dan organisasi sayap IKBL akan kita rangkul. Kita ingin kembali bergerak sehingga kawan-kawan pengurus harus kembali kompak dengan ide dan pikiran,” ujarnya.

Pada acara ini, Erwin Sentosa juga menekankan  kepada semua anggota, agar jangan hanya jadi penonton . “Ikutlah berkontribusi dalam pembangunan di Batam maupun Kepri pada umumnya,” ucap Erwin Sentosa.

Salah kontribusi positif dalam pembangunan, kata Erwin Sentosa, yakni tidak gampang menyebarkan berita yang belum pasti kebenarannya. Untuk itu dalam acara ini  disejalankan dengan acara silaturahmi sesama anggota ini juga dibahas terkait penguatan organisasi dari semua lini.

“Pasca pandemi covid-19, ini baru pertama kali kami berkumpul, hadir di sini dari 9 kecamatan yang ada di Batam. Dan 8 sayap IKBL Kepri,” sebut Erwin Sentosa didampingi pengurus IKBL Kepri, dan IKBL Kota Batam.

Erwin Sentosa menjelaskan IKBL Kepri berdiri sejak Juni 2016 lalu. Saat itu IKBL Kepri sudah memiliki 6.500 anggota serta kesemuanya dominan berdomisili di Kota Batam. Ke depan, IKBL Kepri akan melakukan pengukuhan di enam kabupaten kota di luar beberapa kabupaten kota di Kepri. “Dalam waktu dekat ini, Tanjungpinang akan kita kukuhkan,” katanya.

Erwin juga meminta kepada semua warga Lampung yang berada di Batam dan Kepri pada umumnya, untuk segera memvalidasi keanggotaan dengan cara mengirimkan form untuk dasar pengisian Kartu Tanda Anggota (KTA) IKBL. Hal ini bertujuan untuk menginventarisir semua anggota. Sebab, tidak sedikit yang pulang kampung dan bahkan lebih banyak yang datang dari Lampung untuk mencari nafkah di Batam. “Kami harap warga Lampung, mari bersatu untuk kebersamaan kita di tanah rantau,” imbuhnya.

Yusuf SMn MM Bersama Novizul Khoi

 

Di lokasi yang sama Wakil Ketua II IKBL Kepri Novizul Khoy, mengatakan, organisasi ini adalah sebuah wadah, bagaimana bisa bersama-sama membina semua warga Lampung yang ada di Batam. “Kita sama-sama merantau di sini, mari kita eratkan silaturahmi, saling membantu. Kita banyak kegiatan sosial disini,” kata Novizul yang biasa disapa Roy.

Sementara, salah satu Pengurus IKBL Kota Batam  Darwin HS menambahkan, pihaknya akan terus berkolaborasi dengan pemerintah Kota Batam dimana sebagai ormas yang berada di bawah Pemko Batam sebagai pembina, IKBL Kota Batam terus berkembang dengan melakukan berbagai terobosan dalam setiap kegiatan sosialnya.

“Kami  berharap, keberadaan masyarakat Lampung di Batam tidak menjadi beban bagi pemerintah kota Batam, melainkan salah satu pilar penyokong pembangunan,” kata dia.

“Warga Lampung cukup banyak, artinya dari sisi pembangunan harus ambil bagian, seperti yang disampaikan  Ketum IKBL Kepri tadi, kita jangan jadi penonton,” pungkas Darwin HS. Darwin HS berharap, ke depan harus makin bersemangat dan terus membesarkan IKBL di Batam dan Kepri.

 

Kepemilikan KTA IKBL, Ini Rangkaian Caranya

KTA IKBL Kepri

 

Demi kelancaran konsolidasi sesama pengurus dan anggota IKBL dan sayap IKBL, Sekjen IKBL Kepri Teguh Joko Lismanto menjelaskan, IKBL Kepri telah memfasilitasi mesin Cetak Kartu Tanda Anggota (KTA) dan siap memberikan pelayanan terbaik terhadap anggota anggota dalam pembuatan KTA.

“Pembuatan KTA ini sebagai tanda keseriusan dan kecintaan setiap anggota saat bergabung dalam wadah IKBL. KTA ini  salah satu fungsinya, selain demi tertibnya organisasi, juga untuk memastikan keaktifan keanggotaan dalam keterlibatannya  di kegiatan paguyuban. KTA ini juga akan kita fungsikan sebagai salah satu instrumen pengawasan aktifitas anggota  agar tetap berjalan sesuai dengan Peraturan Organisasi (PO),” imbuh Teguh.

Untuk memiliki KTA ini, lanjut Taguh, warga Kepri asal Provinsi Lampung bisa berkoordinasi dengan Pengurus IKBL di 12 Kecamatan atau datang langsung ke Sektretariat IKBL di Sekretariat IKBL Kepri di alamat Sekretariat IKBL Kepri.

“Anggota diwajibkan mengisi formulir yang sudah disiapkan, difoto di tempat, serta menyelesaikan administrasi Rp15 ribu. Untuk teknis lengkapnya, akan disampaikan melalui surat edaran yang nantinya akan disampaikan langsung ke setiap pengurus IKBL Kota Batam dan Pengurus Sayap di masing masing tingkatan, ” kata dia lagi.

“KTA ini dilengkapi dengan barcode yang langsung terhubung (connect) ke website ikblkepri.com. Website ini merupakan situs yang nantinya akan menyuguhkan informasi-informasi umum dan akurat seputar kegiatan IKBL, sehingga angggota IKBL tidak terjebak dengan berita hoax ataupun hal-hal yang menghambat lainnya, ” ujar Teguh.

Untuk anggota yang telah mengirimkan dan berfoto saat acara di Hotel Zia, saat ini tim dari kesekretariatan IKBL Kepri sudah memproses dan tengah melakukan input data dari sekitar 70 orang yang telah menyerahkan data dalam formulir.

“Kita akan cek seperti Nama dan Alamat jangan sampai keliru, karena nantinya akan disematkan di data KTA. Jika ada kolom form yang belum lengkap, tim akan memverifikasi dengan menghubungi nomor yang bersangkutan langsung,” ujar Teguh. (*)

Pemda Se-Kepri Diminta Hidupkan Gerakan Menanam Cabai

Mendagri Tito : Inflasi karena Cabai Itu Ironis

HAQQNEWS.CO.ID – Harga cabai yang melambung di daerah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dan tembus hingga Rp 100 ribu perkilogram membuat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah (pemda) mengaktifkan kembali gerakan menanam cabai.

”Saya tadi kemukakan kepada teman-teman kepala daerah dan semua yang hadir, tanah yang di Kepri kan relatif subur. Jadi bisa ada gerakan mengaktifkan kembali menanam cabai yang diinisiasi oleh pemerintah daerah,” ujar Tito, Jumat (24/11/2023) saat berkunjung ke Kota Batam, Kepri.

Tito menyinggung tentang program menanam cabai yang sudah beberapa daerah gerakkan. Ia juga menyebut selain masyarakat di beberapa daerah pemerintah daerah sampai bekerja sama dengan TNI-Polri melakukan program dimaksud.

“Banyak yang sudah melakukan misal di Sulsel, di Jawa banyak yang tanam sampai ada yang wajibkan PNS tanam, ada yang mendorong TNI-Polri karena ada kegiatan TNI masuk desa,” sebut Tito.

Mantan Kapolri itu juga menyebut jika nantinya gerakan menanam cabai tersebut masuk pada masa panen bisa diakomodir oleh koperasi atau pemerintah. Tito menyebut cukup miris jika inflasi di daerah Sumatera disebabkan cabai.

“Nanti hasilnya bisa dijual ke koperasi. Cabai tanaman cepat tumbuh, cepat panen. Karena orang Sumatera pemakan cabai, jadi kalau inflasi karena cabai itu ironis,” ujarnya.

Gubernur Ansar Akui Sudah Lakukan

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan selama dua tahun ini pihaknya telah membuat gerakan menanam cabai terus dilakukan. Rata-rata penambahan lahan baru untuk tanaman cabai bisa mencapai 50 hektare.

“Selama dua tahun ini kita buat gerakan menanam cabai. Rata-rata penambahan 50 hektar lahan mulai dari kelompok tani PKK,” ujarnya.

Ansar menjelaskan setiap bulannya di Kepri masih minus 100 ton. Untuk antisipasi hal tersebut akan ada pembukaan 50 hektar lahan untuk cabai.

“Sekarang kita minus perbulan 100 ton jadi satu tahun minus 1000 ton. Tahun ini 50 hektar dan mudah-mudahan tahun depan swasembada cabai,” ujarnya.

“Nah cabai ini merupakan masalah nasional karena el nino hingga panen cabai kurang. Kita juga lakukan operasi pasar supaya fluktuasi tidak terlalu jauh. Problemnya bukan mengejar surplus cabai namun mengendalikan panen Raya tidak kebanyakan,” ujarnya. (HQ1)

Tito Sebut Kabupaten dan Kota di Kepri Kapasitas Fiskalnya Lemah

Mendagri Tito Karnavian

Harus Lebih Giat Gali Pendapatan Asli Daerah

HAQQNEWS.CO.ID – Sebagian besar kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ternyata masih sangat tergantung dengan transfer dana dari pemerintah pusat. Daerah-daerah itu terdiri dari Kabupaten Bintan, Kabupaten Karimun, Kabupaten Lingga, Kabupaten Natuna, Kabupaten Anambas, dan Kota Tanjungpinang.

Menurut Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian, hanya Pemerintah Kota Batam dan Pemerintah Provinsi Kepri yang mempunyai postur APBD yang kuat.

”Hanya Kota Batam dan Pemerintah Provinsi Kepri yang memiliki kapasitas fiskal yang kuat, ditandai jumlah porsi pendapatan asli daerah dan transfer dari pemerintah pusat yang hampir seimbang,” ujar Tito.

Tito mengungkapkan masih lemahnya keuangan daerah-daerah itu saat menghadiri Rapat Koordinasi Evaluasi Target Pendapatan, Realisasi Belanja Daerah dan Evaluasi Pelaksanaan Kebijakan Pengendalian Inflasi Daerah bersama Kepala Daerah Provinsi Kepri, di Batam, Jum’at (24/11) lalu di Marriot Hotel, Harbourbay Kota Batam.

Mendagri meminta agar pemerintah kabupaten dan kota di Provinsi Kepri lebih giat lagi melakukan terobosan untuk menyerap pendapatan asli daerah. Tito juga menyebut bahwa investasi adalah kunci untuk mendongkrak PAD, sehingga ia berharap seluruh kepala daerah bisa mendukung investasi di Kepri.

”Tujuan pemekaran daerah itu supaya daerah bisa mandiri tidak sepenuhnya bergantung dari pemerintah pusat, karena itu sektor swasta memang harus didorong supaya daerah bisa punya sumber penghasilan yang lebih banyak,” imbuh Tito. (HQ1)

Golkar Kerahkan Taba dan Asmin untuk Rebut Wali Kota Batam

Asmin Patros dan Taba Iskandar

HAQQNEWS.CO.ID – Partai Golkar akan mengerahkan empat kader terbaik untuk merebut posisi Wali Kota Batam pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Kempat kader di antaranya Taba Iskandar dan Asmin Patros yang sudah malang-melintang di dunia perpolitikan tingkat Provinsi Kepulauan Riau.

Taba Iskandar sebelumnya merupakan seorang pengacara yang cukup terkenal di Kota Batam. Namun karir politiknya terus berkembang hingga pernah menjadi Ketua DPRD Kota Batam. Taba saat ini masih menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Kepri.

Sebagai anggota DPRD Kepri, Taba baru-baru ini paling kencang menyuarakan aspirasi masyarakat asli Pulau Rempang, Batam. Rencananya masyarakat di sana akan terkena relokasi karena investasi asing yang akan masuk ke pulau tersebut. Namun Taba meminta hak-hak mereka sebagai penduduk asli jangan sampai tidak terpenuhi.

Sedangkan Asmin Patros sudah beberapa kali menjadi anggota DPRD Batam dan anggota DPRD Kepri. Pun saat ini masih jadi anggota DPRD Provinsi Kepri. Asmin mempunyai jaringan yang luas dengan para pengusaha khususnya Tionghoa di Batam. Ia terkenal supel dan semua kalangan menerimanya.

Baik Taba maupun Asmin, keduanya sudah malang-melintang di dunia perpolitikan tingkat Provinsi Kepri. Beberapa kali lolos menjadi anggota DPRD baik Batam maupun Kepri, membuktikan keduanya mempunyai pendukung setia di tingkat akar rumput.

Selain Taba dan Asmin, Golkar juga tentu mengerahkan kader sekaligus Ketua DPD GolKar Kepri, yaitu Akhmad Ma’ruf Maulana. Mak’ruf terkenal sebagai seorang pengusaha di Batam. Ia juga merupakan Ketua Kadin Kepri. Sedangkan dari tokoh muda, Golkar akan menurunkan kader, Muhammad Yunus Muda.

Penunjukan keempat kader Partai Golkar Kepri untuk bertarung di Pilkada Batam diketahui dari surat DPP Partai Golkar bernomor: Sund- 308 /GOLKAR/XI/2023. Waketum DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung dan Sekretaris DPP Golkar Lodewijk F Paulus menandatangani surat tersebut. (HQ1)