back to top
27.2 C
Riau Islands
Rabu 4 Maret 2026
Beranda blog Halaman 6

Bupati Natuna Cen Sui Lan Perkuat Sinergitas dengan PWI Kepri Membangun Natuna

Bupati Natuna Provinsi Kepri, Cen Sui Lan

Haqqnews.co.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau bersama PWI Kabupaten Natuna melakukan kunjungan silaturahmi ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Rabu pagi (22/10/2025). Dalam pertemuan tersebut, pengurus PWI dan Bupati Natuna Cen Sui Lan sepakat membangun visi yang sama, yakni membangun dan membawa Natuna menjadi daerah perbatasan yang maju.

Kujungan silaturasa dan silaturahmi dihadiri Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani, Ketua Dewan Penasehat Marganas Nainggolan, Wakil Ketua PWI Kepri Arham, dan Sekretaris DK PWI Kepri Anwar Saleh. Selain itu, sebagian besar anggota PWI Natuna juga turut menyertai rombongan tersebut.

Bupati Natuna, Cen Sui Lan, menyambut kedatangan pengurus PWI Kepri dan jajaran. Ia mengaku bersyukur dan senang dapat menjalin silaturahmi dengan insan pers, terlebih selama ini belum pernah bertemu langsung dengan pengurus PWI.

“Saya bersyukur bisa bersilaturahmi dengan teman-teman PWI. Jalinan ini jangan sampai terputus,” ujar Cen penuh harap.

Dalam kesempatan itu, Cen menegaskan akan mendukung seluruh kegiatan PWI. Namun, terkait pembangunan daerah yang ia pimpin, visi dan misinya hanya satu, yakni bagaimana membangun Natuna agar lebih maju dan berkembang.

Cen juga membuka secara jujur persoalan yang sedang dihadapi Natuna saat ini. Menurutnya, pembangunan fisik di Natuna telah berjalan dengan baik berkat dana bagi hasil (DBH), namun pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan perekonomian masyarakat belum mendapatkan perhatian yang memadai.

“Dari DBH, pembangunan fisik sudah cukup bagus. Tapi kami merasa pemerintah lupa mengembangkan SDM dan perekonomian masyarakat,” ungkap Cen yang baru menjabat sejak tahun 2025.

Bupati Natuna Cen Sui Lan berbincang dengan pengurus PWI Kepri di kantor Bupati Natuna pada Rabu (22/10/2025)

Selain itu, Cen juga menyampaikan persoalan mendesak terkait lambannya pencairan DBH dari pusat. Untuk tahun 2025 saja, pencairannya baru mencapai separuh dari yang diharapkan. Padahal, Pemkab Natuna wajib menyelesaikan sejumlah utang yang tidak sedikit kepada pihak ketiga, termasuk kepada pers.

Menanggapi hal tersebut, Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani mengajak pers dan jajaran PWI untuk menjadi mitra positif bagi pemerintah daerah. Ia menekankan pentingnya kritik yang konstruktif demi kemajuan Natuna.

“Silakan mengkritisi pemerintah secara konstruktif. Namun, kita juga harus bersama-sama mendorong pembangunan Natuna yang lebih maju,” imbuh Saibansah.

Sementara itu, Ketua Dewan Penasehat PWI, Marganas Nainggolan, menyoroti kondisi yang kurang menguntungkan bagi Natuna. Menurutnya, sektor perikanan di Natuna mampu menghasilkan pajak hingga Rp 13 triliun, namun hampir seluruhnya masuk ke pusat. Hanya sekitar Rp 5 miliar yang kembali ke Natuna dalam bentuk DBH.

“Di sini peran pers sangat diharapkan untuk menciptakan keseimbangan pembangunan. Ada keuangan yang harus dikembalikan ke daerah karena Natuna cukup strategis dan memerlukan perhatian serius,” jelas Marganas.

Bupati Natuna Cen Sui Lan menyempatkan berpose dengan pengurus PWI Kepri dan anggota PWI Natuna, Rabu (22/10/2025).

Wakil Ketua Pembinaan Daerah PWI Kepri, Arham, menambahkan bahwa momen berakhirnya dualisme di tubuh PWI harus menjadi momentum bagi anggota untuk lebih bermarwah, berintegritas, serta meningkatkan kualitas profesionalisme.

“Momen berakhirnya dualisme dan bersatunya kembali insan pers menjadi peluang bagi PWI untuk ikut berperan aktif dalam pembangunan Natuna,” ujar Arham.

Dalam kesempatan ini, PWI juga menegaskan bahwa dualisme di tubuh organisasi telah berakhir, dan saatnya PWI berkontribusi lebih besar untuk kemajuan Natuna. (*/hq1)

Ketua DPRD Kepri Senang PWI Silaturasa ke Dompak

Ke depan Ia berharap PWI Kepri bisa  berkontribusi besar untuk kemajuan Provinsi Kepri. “Mudah-mudahan kita akan terus meningkatkan kerja sama yang baik,” imbuh Iman.

Menurutnya, pers menjadi penyeimbang dari informasi yang sudah beredar di medsos. Media harus cepat tanggap dan melakukan konfirmasi.

“Pengguna medsos saat ini cepat sekali menanggapi sesuatu padahal belum tentu kebenarannya. Di sinilah kehadiran pers atau PWI untuk penyeimbang. Silakan dipertanyakan kepada stakeholdesr terkait permasalahan yang ada di medsos,” ujarnya.

Dalam pada itu, Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani mengucapkan terima kasih atas sambutan yang luar biasa dari Iman Sutiawan. Ia menegaskan bahwa sinergitas antara DPRD Kepri perlu ditingkatkan untuk penyajian informasi yang berimbang kepada masyarakat.

“Terima kasih atas sambutan dari Ketua DPRD. lewat pertemuan ini, kita akan terus meningkatkan kerja sama dengan DPRD,” ujarnya.

Hadir dari rombongan PWI Kepri, Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani, Sekretaris PWI Kepri Alfian Lumban Gaol, Bendahara PWI Kepri Moel Akhyar, Ketua Dewan Kehormatan Parna Simarmata, Ketua Dewan Penasehat Marganas Nainggolan, Ketua Dewan Pakar Ramon Damora, Wakil Ketua Pembinaan Daerah Arham, Wakil Bendahara Faisal, Wakil Sekretaris Aji Nugraha, Anggota Dewan Pakar Renty, Ketua Pokja Tanjungpinang Suhardi dan Ronny Alimin dan Sofyan.Sementara itu turut mendampingi Ketua DPRD, yaitu Plt. Sekwan Ika Sahila dan Bowo. (*/hq1).

 

Kolaborasi untuk Bumi: Ascott Region Batam Bersatu dalam Aksi World Cleanup Day 2025 di Pantai Bahagia, Nongsa

Ascott Region Batam berpartisipasi pada kegiatan bersih pantai yang diselenggarakan oleh World Cleanup Day Batam di Pantai Bahagia, Batu Besar, Sabtu (18/10/2025).

Haqqnews.co.id – Memeringati World Cleanup Day 2025, Ascott Region Batam pada Sabtu (18/10/2025) turut berpartisipasi dalam kegiatan bersih pantai yang World Cleanup Day Batam selenggarakan di kawasan Pantai Bahagia, Batu Besar.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari beberapa hotel di bawah Ascott Region Batam, yaitu HARRIS Barelang Batam, HARRIS Waterfront Batam, HARRIS Batam Center, HARRIS Suites Nagoya, dan YELLO Hotel Harbour Bay. Lebih dari seratus karyawan terlibat aktif dalam aksi bersih pantai yang bertujuan menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.

Ascott Region Batam berpartisipasi pada kegiatan bersih pantai yang diselenggarakan oleh World Cleanup Day Batam di Pantai Bahagia, Batu Besar, Sabtu (18/10/2025).

Partisipasi ini merupakan wujud nyata komitmen Ascott Cares — program keberlanjutan global dari Ascott yang berfokus pada kesejahteraan manusia, komunitas, dan lingkungan. Melalui kegiatan ini, Ascott Region Batam menunjukkan sinergi dan kepedulian terhadap kelestarian alam di kawasan pesisir Batam.

Bart Van Jan den Brink, General Manager HARRIS Barelang Batam, menuturkan,”Kami bangga dapat menjadi bagian dari gerakan World Cleanup Day Batam. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa aksi kecil yang dilakukan bersama dapat membawa dampak besar bagi kelestarian lingkungan kita.”

Ascott Region Batam berpartisipasi pada kegiatan bersih pantai yang diselenggarakan oleh World Cleanup Day Batam di Pantai Bahagia, Batu Besar, Sabtu (18/10/2025).

Keterlibatan Ascott Region Batam dalam kegiatan ini menegaskan komitmen seluruh tim untuk terus mendukung pilar keberlanjutan Ascott Cares, serta memperkuat semangat gotong royong dalam menjaga kebersihan dan keseimbangan lingkungan. (*/hq1)

PWI Kepri Silaturasa ke Mapolda Kepri, Irjen Asep Beri Selamat Pengurus Sah

Haqqnews.co.id – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melakukan kunjungan silaturasa dan silaturahmi ke Markas Polisi Daerah (Mapolda) Kepri. Kunjungan bertujuan meningkatkan sinergitas dalam menjaga kantibmas dan investasi di Kepri.

Kapolda Kepri, Irjen Pol. Asep Syafrudin, S.I.K., M.H. yang langsung menerima pengurus PWI Kepri, pada Selasa (14/10/2025) di Mapolda Kepri. Turut pula menyambut, Wakapolda Kepri Brigjen Anom, Kombes Juliar dari PTIK, dan sejumlah PJU Polda Kepri.

Sementara dari PWI Kepri, hadir dalam kunjungan silaturasa Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani, Sekretaris Alfian Lumban Gaol, Ketua Dewan Kehormatan Parna Simarmata, Ketua Dewan Penasehat Marganas Nainggolan, dan Ketua Dewan Pakar Ramon Damora. Selain itu Wakil Ketua Bidang Organisasi Tunggul Manurung, Wakil Ketua Pembinaan Daerah Arham, Anggota Dewan Penasehat Aldi Samjaya, Indra Helmy, serta beberapa orang pengurus PWI lainnya.

Ketua PWI Kepri, Saibansah Dardani merasa surprise dan berterima kasih atas sambutan dari Kapolda Kepri. Ia berharap sinergitas antara PWI dan Polda Kepri terus terjalin dengan baik.

“Kita berharap kerja sama ini akan terus dikembangkan. Bagaimana sama-sama menjaga Kamtibmas di Kepri. Dan juga bagaimana meningkatkan pendidikan wartawan di Kepri,” imbuh Saiban.

Sebagai pengurus yang sah, PWI Kepri memang sedang memprogramkan  kunjungan silaturasa dan silaturahmi kepada para mitra stakeholders yang ada di Kepri. Salah satu tujuannya mempererat tali silaturahmi dan hubungan baik dengan pihak berbagai pihak eksternal PWI Kepri.

Dalam pada itu, Ketua Dewan Penasehat PWI Kepri Marganas Nainggolan juga mengapresiasi sambutan dari Polda Kepri. “Mudah-mudahan komunikasi tetap terbina demi terciptanya Kamtibmas Kepri,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Kepri Irjen Asep juga menyambut baik silaturasa dan silaturahmi dari pengurus PWI Kepri. Tak lupa Kapolda memberikan ucapan selamat kepada kepengurusan PWI Kepri yang sah di bawah Saibansah Dardani. “Selamat atas kepengurusan sah yang baru. PWI adalah organisasi pewarta tertua di Indonesia. Dan, menjadi rujukan,” katanya.

Minta PWI Tingkatkan Peran, Ikut Jaga Investasi di Kepri 

Asep meminta peran PWI dan media lebih ditingkatkan terutama dalam menangkal hoaks. Menurutnya, dengan banyaknya media bermunculan di era sekarang sangat jauh berbeda dengan jaman dulu.

“Dan ini menjadi tantangan buat kita bersama. Dan hoaks itu bisa jadi menjadi konsumsi publik. Dan bisa jadi juga banyak masyarakat yang mengonsumsi itu bulat-bulat. Padahal hoaks itu berbahaya,” tutur Kapolda.

“Di sini peran organisasi pewarta seperti PWI. Karena bisa saja pewarta ada yang menyampaikan sebuah berita tanpa kode etik jurnalistik. PWI bisa membantu mengklarifikasi dengan jaringan medianya. Bahwa berita tersebut adalah hoaks dan tidak valid,” imbuhnya.

Ia mencotohkan beberapa dampak pemberitaan pada waktu Pemilu 2019. Dimana ada isu hoaks yang akhirnya menimbulkan korban jiwa. Isu-isu itu diambil pewarta dari media-media sosial.

“Dari medsos diambil oleh media. Misalnya ada kiai di Jawa dulu disebutkan dibacok padahal karena kecelakaan. Di sinilah media-media kredibel dan wartawan-wartawan profesional bisa melawan hoaks ini,” katanya.

Ia juga berpesan kepada semua pewarta di Kepri untuk ikut menjaga investasi di Kepri. Di mana saat ini Kepri menjadi tujuan investasi ketiga di Indonesia.

“Mari kita jaga Kepri bagaimana investasi tetap aman-aman dan terus meningkat. Bagaimana Kepri ini bisa lebih sejahtera,” harapnya.

Senada dengan Kapolda Kepri, Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Anom juga berharap peran dari PWI Kepri agar sama-sama bekerja sama dalam menangkal hoaks. Termasuk dalam menjaga investasi di Kepri.

“Bagaimana Polda dan PWI sama-sama dalam menangkal hoaks ini. Termasuk bagaimana menjaga agar investasi di Kepri ini terus meningkat,” imbuhnya. (*/hq1)

Mendagri Ingatkan Program Daerah Jangan Jadi Bancakan

Mendagri Tito Karnavian

Haqqnews.co.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal (Purn) Tito Karnavian mengingatkan kepala daerah bahwa setiap program di daerah betul-betul harus terlaksana. Jika tidak, mereka bisa berurusan dengan masalah hukum.

“Program-program juga harus betul-betul, anggaran untuk program harus betul-betul bisa menjadi barangnya. Jangan dijadikan bancakan, kena masalah hukum nanti,” kata Tito.

Tito menegaskan hal itu di Hotel Pullman, Jakarta Barat, Kamis (9/10/2025), terkait dengan berkurangnya dana Transfer ke Daerah (TKD) 2026. “Tadi saya sudah menyampaikan tips-tips menghadapi tahun depan, di antaranya adalah efisiensi belanja semua daerah. Karena menghadapi dinamika transfer keuangan daerah yang beralih ke pusat, maka satu tipsnya, rekan-rekan di daerah harus melakukan efisiensi belanja,” imbuhnya.

Singgung Pajak Restoran dan Retribusi Parkir

Tito juga meminta para gubernur untuk bekerja cerdas dan inovatif dalam mencari pendapatan tambahan. Dia menyampaikan, yang terpenting adalah mereka tidak memberatkan rakyat kecil saat mencari dana tambahan.

“Ya misalnya ya, yang sudah ada saja, restoran, hotel misalnya. Silakan datang ke restoran-restoran, hotel kan umumnya dipajakin itu. Mungkin yang customer-nya enggak baca, di bill itu ada pajaknya, lho. Itu belum tentu, pajaknya artinya di-collect oleh restoran, hotel. Pertanyaannya apakah ini semua akan disampaikan kepada Dispenda daerah? Belum tentu,” jelasnya.

“Parkir, misalnya. Ini harus dibuat sistem supaya pajak yang memang sudah ada ini, yang tadinya bocor, bisa masuk ke kas pemerintah daerah,” imbuh Tito.

Diketahui, pemerintah telah menambah alokasi anggaran TKD dalam APBN 2026 sebesar Rp 43 triliun dari Rp 649,99 triliun menjadi Rp 693 triliun. Namun, walau sudah ditambah, anggaran TKD 2026 tetap lebih kecil dibandingkan alokasi pada APBN 2025 sebesar Rp 919,87 triliun. (*/hq1)

Mencair, Kepercayaan Stakeholders ke Organisasi PWI Kepri

Ketua PWI Kepri, Saibansah Dardani dan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad (kanan), 7 Oktober 2025 di Batam.

Haqqnews.co.id  – Kepercayaan stakeholders (pemangku kepentingan) terhadap organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) langsung mencair. Menyusul penetapan dari PWI Pusat bahwa Saibansah Dardani sebagai Ketua PWI Kepri yang sah.

Penetapan ini berdasarkan Surat Keputusan Nomor: 131-PGS/PWI-P/LXXIX/X/2025 tertanggal 6 Oktober 2025 dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat. Pasca penetapan itu, Badan Pengusahaan (BP) Batam langsung memercayakan pada Saibansah untuk mendampingi Kepala BP, Amsakar Achmad dalam acara ngopi bareng wartawan, 7 Oktober 2025.

Sebaliknya saat ngopi bareng bertempat di Kopi Boemi, Batam Center, Saibansah dan wartawan bisa menggali berbagai informasi dari Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakilnya Li Claudia Chandra. Mulai dari masalah pembangunan Batam hingga perkembangan investasi di kota pulau industri itu.

Sebelumnya dualisme organisasi memang sempat terjadi pada PWI Kepri yang membuat para pemangku kepentingan bingung. Kini dualisme sudah berakhir dan para pemangku kepentingan kembali bisa melakukan kerja sama positif dengan organisasi tertua wartawan di Indonesia itu.

Tidak hanya pemangku kepentingan BP Batam. Dalam kesempatan terpisah, Polri juga menyambut positif bersatunya kembali PWI Kepri. Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin menyambut baik langkah rekonsiliasi yang dilakukan oleh PWI Kepri. Ia menilai, sinergi antara insan pers dan kepolisian sangat penting dalam menjaga suasana kondusif di masyarakat serta memastikan informasi publik tersampaikan dengan benar.

“Kami mengapresiasi semangat rekan-rekan PWI Kepri yang terus berupaya menjaga kebersamaan dan profesionalisme. Kolaborasi seperti ini penting untuk menciptakan iklim pemberitaan yang sehat dan berimbang,” ujar Kombes Zaenal Arifin pada Rabu (8/10/2025).

Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani menjelaskan bahwa Surat Keputusan (SK) Nomor 131-PGS/PWI-P/LXXIX/X/2025 yang diterbitkan oleh PWI Pusat menegaskan tidak adanya dualisme kepengurusan PWI Kepri, dan menegaskan bahwa kepemimpinan yang sah berada di bawah dirinya.

“Dengan keluarnya SK ini, kami ingin menegaskan bahwa PWI Kepri memiliki satu kepemimpinan yang diakui secara resmi oleh PWI Pusat. Kami mengajak seluruh anggota untuk bersama-sama menjaga marwah organisasi, mempererat silaturahmi, dan fokus pada pengabdian di dunia jurnalistik,” imbuh Saibansah. (*/hq1)

Ngopi dengan Wartawan, Amsakar Sebut Bakal Ada New Nagoya

Ngopi bareng wartawan dengan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, pada Selasa (7/10/2025) di Batam.

Haqqnews.co.id – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad menyebut bakal ada New Nagoya yang lebih modern. New Nagoya itu salah satu fokusnya sebagai Kepala BP Batam.

Hal itu Amsakar ungkapkan saat acara ngopi bareng dengan wartawan pada Selasa, 7 Oktober 2025 di Kopi Boemi, Batam Center. Ketua PWI Kepri, Saibansah Dardani yang memandu ngopi bareng tersebut.

Sebelumnya Saibansah sehari sebelumnya menerima Surat Keputusan Nomor: 131 PGS/PWI-P/LXXIX/X/2025 bertanggal 6 Oktober 2025 dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat. Surat SK tersebut isinya menetapkan Saibansah Dardani sebagai Ketua PWI Kepri yang sah.

Fokus 5 Kawasan Strategis

Pertemuan ngopi pagi itu berlangsung akrab dan terbuka. Amsakar tampak lugas menjawab berbagai pertanyaan dari wartawan, termasuk isu-isu strategis yang tengah diperbincangkan. Salah satu topik yang dibahas adalah rencana besar penataan dan pengembangan lima kawasan strategis di Kota Batam.

Kelima kawasan tersebut mencakup Episentrum Teluk Tering, New Nagoya, DAM Baloi, area Bandara hingga Nongsa dan pinggiran Teluk Tering, serta koridor pelabuhan Batu Ampar hingga Sekupang. Wilayah-wilayah ini menjadi fokus utama BP Batam untuk beberapa tahun ke depan.

“Jadi ada lima yang ingin kita wujudkan. Di antara itu, yang relatif lebih mudah dan tahapannya sudah bisa dimulai adalah New Nagoya. Sementara Episentrum Teluk Tering akan memerlukan waktu yang lebih panjang,” ujar Amsakar menerangkan.
Ia menjelaskan bahwa New Nagoya sudah saatnya mendapat penataan ulang agar tampil lebih modern dan menjadi ikon baru kota Batam. Sedangkan Episentrum Teluk Tering dirancang sebagai pusat kegiatan terpadu dengan ruang terbuka, fasilitas publik, dan tata ruang yang lebih terintegrasi.
“Progres ini belum kita publikasikan karena masih dalam tahap pematangan,” tambahnya menyampaikan.

Seluruh rencana pengembangan ini telah dimasukkan dalam Rencana Strategis (Renstra) BP Batam dan rencana kerja tahunan yang akan dijalankan secara bertahap sesuai dengan prioritas.

Agar Batam Lebih Nyaman

Dalam pada itu, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, dalam kesempatan berbeda menegaskan komitmennya untuk membenahi penataan Kota Batam agar menjadi lingkungan yang lebih nyaman, tertata, dan kondusif bagi para investor.

Penataan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong penguatan kawasan strategis nasional untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen.

“Kami ingin Batam lebih maju dan memberikan kenyamanan bagi para investor. Oleh sebab itu, aspek pelayanan perizinan dan berbagai kendala lain akan terus kita benahi,” ujar Li Claudia, yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Batam. (*/hq1)

Andi Gino CS Tak Boleh Lagi Bawa-Bawa Nama Ketua PWI Kepri, Melebur Dulu!

Saibansah Dardani dan Andi Gino (kanan).

PWI Pusat Terbitkan SK Saibansah Dardani sebagai Ketua yang Sah 

Haqqnews.co.id – Andi Gino CS (Cum Suis) tak boleh lagi membawa-bawa nama Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi Kepulauan Riau (PWI Kepri). Ini menyusul langkah final dan mengikat PWI Pusat yang telah menetapkan Saibansah Dardani sebagai Ketua PWI Kepri yang sah.

Melalui Surat Keputusan Nomor 131-PGS/PWI-P/LXXIX/IX/2025, PWI Pusat menetapkan Saibansah Dardani sebagai Ketua PWI Kepri yang sah untuk sisa masa bakti 2023–2028, sekaligus melebur kepengurusan versi Andi Gino ke dalam satu wadah bersama.

Langkah ini diambil setelah Kongres Persatuan PWI di Cikarang pada 29–30 Agustus 2025 memberikan mandat penuh kepada pengurus pusat untuk menuntaskan masalah dualisme yang masih terjadi di sejumlah daerah, termasuk Kepri.

Dualisme yang sempat terjadi di Kepri bermula dari adanya dua hasil konferensi provinsi: Satu mengangkat Andi Gino sebagai ketua, dan satu lagi melalui Konferprov Luar Biasa yang memilih Saibansah Dardani. Kondisi tersebut menimbulkan kebingungan dan ketidakpastian organisasi di tingkat daerah.

Dalam keputusan yang Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir teken bersama Kabid Pembinaan Daerah Mirza Zulhadi dan Sekjen Zulmansyah Sekedang itu, PWI Pusat menyatakan berakhirnya dualisme kepengurusan di Kepri.

Seluruh jajaran pengurus hasil konferensi versi Andi Gino melebur ke dalam struktur kepengurusan yang Saibansah pimpin. Mereka yang berasal dari kepengurusan sebelumnya tetap mendapat ruang untuk bergabung dalam kepengurusan gabungan, dengan posisi yang akan ditentukan melalui musyawarah internal bersama PWI Pusat.

Tidak hanya soal kepemimpinan, keputusan tersebut juga menegaskan penyeragaman aset dan administrasi organisasi. Semua inventaris, dokumen, keanggotaan, hingga program kerja dari kedua kubu diwajibkan untuk diserahkan kepada pengurus gabungan paling lambat 30 hari sejak SK ditetapkan.

PWI Pusat juga menekankan bahwa segala bentuk pernyataan maupun keputusan yang dikeluarkan oleh kepengurusan di luar struktur sah kini tidak lagi memiliki kekuatan hukum organisasi. Konsekuensinya, Andi Gino CS tidak boleh lagi membawa-bawa nama Ketua PWI Kepri sebelum melebur.

Final dan Mengikat

Dalam pada itu, keputusan atau SK PWI Pusat tersebut sudah final dan mengikat. “Dualisme hanya akan melemahkan PWI di daerah. Karena itu, keputusan ini kami tetapkan sebagai final dan mengikat, tidak bisa ditawar-tawar lagi. Semua pengurus dan anggota di Kepri harus menjadikannya sebagai momentum persatuan,” tegas Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, di Jakarta, Senin (6/10).

Ketua Tim Penyelesaian Dualisme PWI se-Indonesia, Mirza Zulhadi menambahkan, keputusan ini merupakan hasil konsensus nasional pasca Kongres Cikarang. “Ini bukan soal siapa yang menang atau kalah, melainkan soal bagaimana kita mengembalikan PWI sebagai rumah bersama wartawan. Dengan bersatu, marwah organisasi akan kembali terjaga,” ujar dia.

Dengan demikian, polemik berkepanjangan di tubuh PWI Kepri resmi berakhir. Kini, Saibansah Dardani memegang mandat penuh untuk memimpin organisasi wartawan tertua itu di Provinsi Kepulauan Riau hingga tahun 2028.

Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, menambahkan, konsolidasi internal mesti segera menjadi agenda utama, agar PWI Kepri bisa kembali fokus pada peran strategisnya, yakni memperkuat profesionalisme wartawan dan membangun kontribusi sosial yang nyata di tengah masyarakat. (*/hq1)

Pengurus PWI Pusat 2025-2030 Resmi Dikukuhkan, Persatuan Jadi Kunci

Pelantikan PWI Pusat di Solo pada Sabtu 4 Oktober 2025.

Haqqnews.co.id – Kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat  periode 2025-2030 telah resmi menjalankan amanah. Pengukuhan berlangsung di Monumen Pers Solo, Jawa Tengah pada Sabtu (4/10/2025).

Mengawali pengukuhan Kepengurusan PWI Pusat 2025-2030, pembacaan Surat Keputusan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang yang memanggil satu per satu jajaran pengurus maju ke depan. Kemudian pembacaan naskah pengukuhan oleh Ketua PWI, Akhmad Munir.

Setelah itu, jajaran pengurus PWI Pusat 2025-2030 yang resmi dikukuhkan mendapatkan ucapan selamat dari Menkomdigi Meutya Hafid, Wamenkomdigi Nezar Patria, dan para tamu kehormatan.

Menkomdigi Meutya Akui Sangat Hati-Hati

Dalam pada itu, Menkomidigi dalam pidatonya mengungkapkan momentum pengukuhan diharapkan bukan hanya seremonial. “Tetapi kesempatan berharga menegaskan kembali arti penting pers bagi cahaya kebenaran dan persatuan bangsa,” ungkap Meutya Hafid.

Mantan Ketua Komisi I DPR RI itu juga menceritakan bagaimana Ia didatangi para senior wartawan untuk mendiskusikan bagaimana menyatukan PWI.

“Waktu itu saya baru dilantik menteri kedatangan senior-senior pers, karena saya dulunya wartawan, kalau kedatangan senior agak ndredek-ndredeknya, membicarakan mengenai bagaimana menyatukan PWI,” ungkap Meutya.

“Lalu kemudian dari diskusi itu kita simpulkan bahwa dengan menghormati independensi pers Indonesia, maka pemerintah akan menjaga betul sejauh mana kita tidak terlibat dalam penyatuan ini,” tambahnya.

Meutya Hafid mengungkapkan pemerintah memosisikan diri untuk tidak sedikit pun melakukan intervensi. “Waktu itu kami pilih sebagai orkestrator, kami ditemani Pak Wamen, dan kita sepakati itu yang pertama karena menjaga independensi pers, dengan sangat hati-hati.”

“Yang kedua karena kami yakin sekali kalau para tetua dan pemuda-pemudi insan pers sudah berkumpul, kita yakin sekali persatuan bisa tercapai seperti yang kita lihat hari ini,” lanjut Meutya.

Meutya mengapresiasi rekonsiliasi di PWI berhasil tercapai dengan demokratis tanpa ada intervensi dari pemerintah dan mengedepankan kebebasan pers.

Persatuan Jadi Kunci

Sementara itu Ketua PWI, Akhmad Munir mengungkapkan pemilihan Monumen Pers sebagai lokasi pengukuhan merupakan hasil diskusi dan arahan dari Menkomdigi.

Menurutnya, Monumen Pers memiliki spirit persatuan dan perjuangan dari para pendahulu melahirkan PWI.

Sehingga lokasi ini dinilai sangat pas untuk menjadi tempat pengukuhan PWI yang sempat mengalami dualisme.

“Persatuan adalah kata kunci bagi kita semua,” tegasnya.

“Hampir dua tahun kita mengalami stagnasi, pemerintah dan stakeholder kebingungan bagaimana cara menyatukan. Hampir semua PWI di provinsi dan kabupaten/kota lumpuh,” ujarnya.

Pada kesempatan itu Munir juga menganalogikan informasi yang disajikan wartawan sebagai makanan bagi publik.

“Dengan informasi sedang membanjiri masyarakat, apakah masyarakat akan disuguhi makanan sehat, racun, ataukah menjadi makanan bergizi,” ungkapnya.

Ketua PWI Surakarta, Anas Syahirul saat menyampaikan ucapan selamat datang berharap, PWI berharap benar-benar bersatu dan bersaudara membangun rumah besar PWI. Pun, jangan lagi ada yang mengolok-olok kembali.

“Tidak ada lagi kelompok Pak HBC, tidak ada lagi kelompok Pak Zul. Tapi sekarang yang ada kelompok Pak Munir (Ketum). Tidak ada juga geng KLB, Geng Cashback, atau geng apapun. Yang ada Geng Munir, ” harap dia.

Susunan Pengurus yang Dikukuhkan

Selengkapnya, berikut daftar pengurus lengkap PWI Pusat 2025-2030:*

DEWAN PENASIHAT

Ketua : Suryopratomo
Wakil Ketua : Ilham Bintang
Sekretaris : Sasongko Tedjo
Anggota : Karni Ilyas
Anggota : Tribuana Said
Anggota : Dahlan Iskan
Anggota : Retno Pinasti
Anggota : Kemal Effendi Gani
Anggota : Asro Kamal Rokan
Anggota : Agung Dharmajaya
Anggota : Iman Brotoseno
Anggota : Firdaus
Anggota : Hendrasmo
Anggota : Sutrimo
Anggota : M.Noeh Hatumena
Anggota : Imawan Mashuri
Anggota : Basril Basyar

DEWAN KEHORMATAN
Ketua : Atal S. Depari
Wakil Ketua : Herbert Timbo Siahaan
Sekretaris : Nurcholis MA Basyari
Anggota : Banjar Chairuddin
Anggota : Diapari Sibatangkayu
Anggota : Helmi Burman
Anggota : Usman Kansong
Anggota : Zacky Antony
Anggota : Muhammad Syahrir

DEWAN PAKAR
Ketua : Dhimam Abror
Sekretaris : Nurjaman Mochtar
Anggota : Wahyu Muryadi
Anggota : Heddy Lugito
Anggota : Eduard Depari
Anggota : Effendi Ghazali
Anggota : Sujiwo Tejo
Anggota : Yulian Warman
Anggota : Hidayat Arsani
Anggota : Gories Mere
Anggota : Alfito Deannova
Anggota : Helena Rea
Anggota : Syahdanur
Anggota : Reva Deddy Utama
Anggota : Raldi Doy
Anggota : Muhammad Amru
Anggota : Andrian Tuswandi
Anggota : Rudi Hidayat
Anggota : Edi Saputra Hasibuan

Ketua Umum : Akhmad Munir
Bidang Organisasi
Ketua : Zulkifli Gani Ottoh
Wakil Ketua : Djoko Tetuko Abdul Latif
Bidang Pembinaan Daerah
Ketua : Mirza Zulhadi
Wakil Ketua I : Novrizon Burman
Wakil Ketua II : Sarjono
Bidang Pendidikan
Ketua : Agus Sudibyo
Wakil Ketua I : Suprapto
Wakil Ketua II : Zarman Syah
Bidang Kerjasama dan Kemitraan
Ketua : Ariawan
Wakil Ketua I : Abdullah Sammy
Wakil Ketua II : Kadirah
Wakil Ketua III : Amy Atmanto

Bidang Hubungan Luar Negeri
Ketua : Irfan Junaidi
Wakil Ketua : Budhiana Kartawijaya
Bidang Multimedia dan IT
Ketua : Hilman Hidayat
Wakil Ketua I : Agus Salim Alwi Hamu
Wakil Ketua II : Merdi Sofansyah
Bidang Media & Penyiaran
Ketua : Auri Jaya
Wakil Ketua I : Danang Sanggabuana
Wakil Ketua II : Dede Apriadi
Bidang Pembelaan & Pembinaan Hukum
Ketua : Anrico Pasaribu
Wakil Ketua : Octap Riadi

Sekretaris Jenderal : Zulmansyah Sekedang
Wakil Sekretaris Jenderal I : Haryo Ristamaji
Wakil Sekretaris Jenderal II : Iskandar Zulkarnain
Bendahara Umum : Marthen Selamet Susanto
Wakil Bendahara Umum I : Herlina Anis
Wakil Bendahara Umum II : Sumber Rajasa Ginting
Komisi-komisi
Komisi Pendidikan & Pelatihan
Ketua : Jufri Alkatiri
Wakil I : Anas Syahirul Alim
Wakil II : Aldi Gultom
Komisi Kompetensi Wartawan
Ketua : Firdaus Komar
Wakil : Ahmad Fauzi Chan
Komisi Pemberdayaan Wartawan Perempuan
Ketua : Henny Murniati
Wakil : Ria Dewi
Komisi Wartawan Olahraga (Siwo)
Pembina : Mahfudin Nigara
Wakil Pembina : Gungde Ariwangsa
Ketua : Suryansyah
Wakil Ketua I : Dede Isharrudin
Wakil Ketua II : Erwin Muhammad
Sekretaris : Wina Setyawatie
Wakil Sekretaris : Rudi Sahwani
Anggota : Husnie
Anggota : Syahnan Rangkuti
Anggota : Denni Risman

Departemen-departemen
Departemen Seni, Musik, Film, dan Budaya
Ketua : Ramon Damora
Wakil Ketua I : Eko Teguh Wiyono
Wakil Ketua II : Kunni Masrohanti
Departemen TNI dan Polri
Ketua : Jhonny Handjojo
Wakil Ketua (Khusus Polri) : Musrifah
Wakil Ketua (Khusus TNI) : Badar Subur
Departemen Hukum & HAM
Ketua : Baren Antonius Siagian
Wakil Ketua I : Aiman Witjaksono
Wakil Ketua II : Ardiansyah MZ Tanjung
Wakil Ketua III : Eddy Iriawan
Departemen Parlemen
Ketua : Ade Chandra
Departemen EKUIN
Ketua : Heri Triyanto
Wakil Ketua I : Yura Syahrul
Wakil Ketua II : M. Sarwani

Departemen Pangan dan Energi
Ketua : Gaib Maruto Sigit
Wakil Ketua I : M. Arifin Mukendar
Wakil Ketua II : Rizal Afrizal
Departemen Kajian & Litbang
Ketua : Akhmad Sefudin
Wakil Ketua I : Rukman Nawawi
Wakil Ketua II : Jimmy Endey
Departemen Humas
Ketua : Hengki Lumban Toruan
Wakil Jaringan Media : Akhmad Dani
Wakil Jaringan Pewarta Foto : B Hersunu A.W
Wakil Jaringan Media Sosial : Achmad Rizal

DIREKTORAT
Direktur Uji Kompetensi Wartawan (UKW) : Aat Surya Safaat
Wakil Direktur : Eko Pamuji
Direktur Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI) : Marah Sakti Siregar
Wakil Direktur : Nizwar
Direktur Anugerah Adinegoro : Maria D. Andriana
Wakil Direktur : Eko Suprihatno
Direktur Anugerah Seni & Kebudayaan : Yusuf Susilo Hartono
Direktur Konfederasi Wartawan ASEAN (CAJ) : Ahmed Kurnia Soeriawidjaja
Wakil Direktur : Yono Hartono
Direktur Anti Kekerasan Wartawan : Edison Siahaan
Wakil Direktur : Supardi Hardy
Direktur Satgas Anti Hoax : Insan Kamil
Wakil Direktur I : Mercys Charles Loho
Wakil Direktur II : Muhtadi Putra Nusa
Direktur PWI Peduli : Yoyok Ajar
Wakil Direktur : Samsir Hamajen
Direktur Aset : Endang Werdiningsih
Wakil Direktur : Rabiatun Drakel
Direktur Pers Pancasila : Sihono HT
Wakil Direktur : Mochtar Touwe

(*/hq1)

 

Ascott Indonesia Hadirkan Ajang Lari Tematik Pertamanya Melalui PajamASRun

Banner PAJAMASRUM.

Haqqnews.co.id – Ascott Indonesia, salah satu perusahaan hospitality terkemuka di Indonesia yang merupakan bagian dari The Ascott Limited (Ascott), dengan bangga mempersembahkan ajang lari terbaru bertajuk PajamASRun.

Event tersebut akan diselenggarakan pada 7 Desember 2025 di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Ajang lari yang akan menghadirkan format baru yang lebih segar dan unik.

Dikemas dengan konsep unik bertema piyama, PajamASRun menggabungkan semangat hidup sehat dengan nuansa rileks namun tetap berenergi. Acara ini menargetkan lebih dari 1.000 peserta dan menawarkan dua kategori jarak, yaitu 5,5K dan 7,5K, sehingga dapat diikuti siapa saja, mulai dari pemula yang ingin mencoba pengalaman baru hingga pelari berpengalaman yang ingin merasakan suasana berbeda.

Konsep piyama dipilih karena mencerminkan bagaimana Ascott selalu erat terkait dengan kenyamanan dan momen beristirahat. Sesuai dengan komitmen untuk menjadi lebih dari sekadar tempat menginap yang nyaman, Ascott bertekad untuk menghadirkan pengalaman yang tak terlupakan.

PajamASRun mewujudkan visi ini dengan menggabungkan semangat olahraga lari dipadukan dengan suasana playful dan rileks khas piyama, menciptakan pengalaman berbeda dari ajang lari pada umumnya.

Philip Barnes, Country General Manager, The Ascott Limited Indonesia, menyampaikan, “PajamASRun merupakan ajang lari dengan format baru yang kami hadirkan untuk masyarakat. Dengan kategori jarak yang ramah bagi semua kalangan dan tema piyama yang unik, kami ingin menciptakan pengalaman berlari yang menyenangkan dan sejalan dengan identitas Ascott yang menghadirkan pengalaman nyaman dan berkesan bagi setiap tamu. Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen kami untuk lebih dekat dengan masyarakat, sambil mendorong gaya hidup sehat yang mudah dijangkau oleh semua orang.”

Dengan nuansa santai namun tetap meriah, PajamASRun dirancang bukan hanya sebagai ajang olahraga, tetapi juga sebagai kesempatan untuk berkumpul dan bersenang-senang bersama keluarga, teman, maupun kolega. Selain berlari, acara PajamASRun juga akan diwarnai oleh rangkaian hiburan dan aktivitas wellness di area acara. Setiap pelari yang mendaftar juga akan menerima race pack dan medali finisher termasuk tiket masuk Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Selain memberikan keseruan bagi peserta, PajamASRun juga berkomitmen untuk mendukung masyarakat yang membutuhkan. Donasi dari kegiatan ini akan disalurkan melalui mitra LSM resmi PajamASRun, dengan harapan memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi komunitas penerima bantuan.

Pendaftaran telah dibuka dan dibuka hingga 20 November 2025. Peserta juga dapat menikmati paket menginap spesial di berbagai properti Ascott Indonesia yang terintegrasi dengan tiket lari, sehingga pengalaman PajamASRun semakin lengkap dan nyaman. Untuk pembelian tiket dan informasi lebih lanjut terkait PajamASRun, silakan kunjungi www.discoverasr.com atau cek melalui Instagram kami @discoverasrindonesia 

(*/hq1)