back to top
29.1 C
Riau Islands
Kamis 30 April 2026
Beranda blog Halaman 7

Resmi, Anwar Saleh Jabat Plt. Ketua PWI Natuna dan Aulia Rahman Sekretaris

Anwar Saleh (tengah) menerima SK Plt. Ketua PWI Natuna dari Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani, pada Kamis (23/10/2025) di Cafe' Ranai Square, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri.

Ketua PWI Kepri Terbang ke Natuna Serahkan SK 

Haqqnews.co.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (Plt.) Pengurus PWI Kabupaten Natuna.

Ketua PWI Kepri, Saibansah Dardani turun ke Natuna menyerahkan SK Plt. Ketua PWI Natuna, pada Kamis (23/10/2025) di Cafe’ Ranai Square Natuna. PWI Kepri di dalam SK-nya menunjuk Anwar Saleh sebagai Plt. Ketua PWI Natuna.

Ikut mendampingi Saiban, Ketua Dewan Pensehat PWI Kepri Marganas Nainggolan, dan Wakil Ketua PWI Bidang Pembinaan Daerah, Arham. Anwar sendiri merupakan Sekretaris Dewan Kehormatan PWI Kepri. Hadir saat penyerahan SK, Wakil Bupati Natuna Jarmin Sidik, perwakilan Dinas Kominfo Natuna, dan seluruh anggota PWI Natuna.

Saibansah dalam sambutan resminya menegaskan bahwa kehadiran PWI Kepri di Natuna bukan sekadar untuk menyerahkan SK Plt. Ketua PWI Natuna. Namun juga untuk memastikan roda organisasi wartawan tertua di Indonesia ini kembali berjalan aktif dan berperan sebagaimana mestinya.

“Kami ingin memastikan PWI Natuna kembali bergerak normal, membangun komunikasi, memperkuat koordinasi, dan menjalankan fungsi organisasi sebagai bagian dari warga negara,” imbuh Saibansah.

Saibansah mengingatkan, PWI lahir dari semangat perjuangan para wartawan yang turut membidani lahirnya Republik Indonesia pada 9 Februari 1946 di Surakarta — yang kini diperingati sebagai Hari Pers Nasional (HPN).

“PWI adalah organisasi perjuangan. Didirikan oleh wartawan yang menjadikan pena sebagai alat perjuangan. Semangat inilah yang harus kita warisi,” ucapnya.

Ia menambahkan, semangat wartawan pejuang menjadi sangat relevan di Natuna yang memiliki tantangan geografis dan dinamika sosial yang khas. Wartawan, kata Saibansah, harus tetap teguh pada kebenaran dan tanggung jawab profesi, meski menghadapi berbagai keterbatasan di daerah perbatasan.

Ketua Dewan Penasehat PWI Kepri, Marganas Nainggolan menyerahkan SK Sekretaris PWI Natuna kepada Aulia Rahman.

PWI Kepri, lanjut Saibansah, terus berkomitmen meningkatkan kapasitas wartawan di daerah. Salah satunya melalui program pelatihan wawasan kebangsaan dan perbatasan yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu.

“Upaya ini tidak akan berhenti. Kami ingin menjadikan PWI sebagai rumah besar bagi seluruh wartawan, tempat belajar, memperkuat kemampuan menulis, dan menjaga marwah profesi,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Saibansah mengingatkan pentingnya menjaga kehormatan profesi wartawan yang bekerja di bawah perlindungan undang-undang.

“Undang-undang memberi kita hak untuk bertanya, menggali informasi, dan menyampaikan kebenaran kepada publik. Karena itu, kehormatan profesi ini harus kita jaga bersama,” katanya.

Ia menegaskan, tugas wartawan bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga mencerdaskan, mencerahkan, serta menumbuhkan kepercayaan publik terhadap pers yang beretika, independen, dan bertanggung jawab.

Berikut Pengurus PWI Kabupaten Natuna :

Plt. Ketua: Anwar Saleh (Kepri.co.id)

Wakil Ketua: Erwin Johanes Simanungkalit (Potretnusantara.id)

Sekretaris: Aulia Rahman (Gudangberita.co.id)

Wakil Sekretaris: Amran (Koranperbatasan.com)

Bendahara: Suparman (Detikglobalnew.com)

Bidang Organisasi dan Keanggotaan: Doni Papilius (Bursakota.co.id)

Bidang Kesejahteraan: Faturrahman (Haluan Kepri.com)

Bidang TNI – Polri: Riky Rinopski (Gurindam.id)

Bidang Kelautan dan Pertambangan: Fredy Silalahi (Batamtoday.com)

Bidang Humas dan Digital:
Putra Mardianto (Peristiwanusantara.com)
Abed Simamora (kepri.co.id)

Bidang Pendidikan, Kerjasama & Kemitraan:
Zamzukri (Posmetro Batam)

Said Salman (Antena.id)

Bidang Pembelaan dan Hukum: Hardiansyah (Ignnews.id)

(*/hq1)

PWI Kepri Apresiasi Komitmen Kapolres Natuna Perkuat Sinergi Pers dan Polri

Kapolres Natuna, AKBP Novyan Aries Efendie berpose bersama pengurus PWI Kepri di Mapolres Natuna, pada Rabu (22/10/2025).

Haqqnews.co.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi dengan Polri, khususnya dalam mendukung keterbukaan informasi publik dan terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.

Hal ini disampaikan Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani saat menghadiri kegiatan ramah tamah bersama Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendie, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla di Mapolres Natuna, pada Selasa (22/10/2025).

Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut turut dihadiri Dewan Penasehat PWI Kepri Marganas Nainggolan, Ketua Bidang Pembinaan Daerah PWI Kepri Arham, Plt. Ketua PWI Natuna Anwar Saleh Harahap, dan sejumlah anggota PWI Natuna.

Dialog ini menjadi momentum penting dalam memperkuat pola komunikasi dan sinergitas antara kepolisian dan insan pers di daerah perbatasan.

Dalam sambutannya, AKBP Novyan Aries Efendie menyampaikan apresiasi atas kontribusi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis Polri dalam menyampaikan informasi yang edukatif, berimbang, dan konstruktif kepada publik.

“PWI dan seluruh insan pers memiliki peran besar dalam menjaga stabilitas kamtibmas melalui pemberitaan yang akurat dan bertanggung jawab. Kami sangat menghargai sinergi ini,” imbuh Kapolres.

Usai ramah tamah, kegiatan dilanjutkan dengan makan siang bersama di Gedung Catur Prasetya Polres Natuna, menambah nuansa kebersamaan dan kekeluargaan antara aparat kepolisian dan jurnalis.

Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani menyampaikan terima kasih atas undangan dan sambutan hangat yang diberikan oleh Kapolres Natuna dan jajaran.

Ia menegaskan bahwa PWI siap menjadi mitra strategis Polri dalam mewujudkan penyampaian informasi yang transparan, profesional, dan berpihak pada kepentingan publik.

“Sinergitas ini harus terus dijaga dan ditingkatkan. Kami berkomitmen mendukung Polri dalam menciptakan Natuna yang aman, damai, dan informatif,” ucap Saiban.

Acara diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol soliditas dan komitmen bersama antara Polres Natuna dan PWI Kepri dalam menjaga integritas informasi serta membangun hubungan kemitraan yang produktif. (*/hq1)

Bupati Natuna Cen Sui Lan Perkuat Sinergitas dengan PWI Kepri Membangun Natuna

Bupati Natuna Provinsi Kepri, Cen Sui Lan

Haqqnews.co.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau bersama PWI Kabupaten Natuna melakukan kunjungan silaturahmi ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Rabu pagi (22/10/2025). Dalam pertemuan tersebut, pengurus PWI dan Bupati Natuna Cen Sui Lan sepakat membangun visi yang sama, yakni membangun dan membawa Natuna menjadi daerah perbatasan yang maju.

Kujungan silaturasa dan silaturahmi dihadiri Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani, Ketua Dewan Penasehat Marganas Nainggolan, Wakil Ketua PWI Kepri Arham, dan Sekretaris DK PWI Kepri Anwar Saleh. Selain itu, sebagian besar anggota PWI Natuna juga turut menyertai rombongan tersebut.

Bupati Natuna, Cen Sui Lan, menyambut kedatangan pengurus PWI Kepri dan jajaran. Ia mengaku bersyukur dan senang dapat menjalin silaturahmi dengan insan pers, terlebih selama ini belum pernah bertemu langsung dengan pengurus PWI.

“Saya bersyukur bisa bersilaturahmi dengan teman-teman PWI. Jalinan ini jangan sampai terputus,” ujar Cen penuh harap.

Dalam kesempatan itu, Cen menegaskan akan mendukung seluruh kegiatan PWI. Namun, terkait pembangunan daerah yang ia pimpin, visi dan misinya hanya satu, yakni bagaimana membangun Natuna agar lebih maju dan berkembang.

Cen juga membuka secara jujur persoalan yang sedang dihadapi Natuna saat ini. Menurutnya, pembangunan fisik di Natuna telah berjalan dengan baik berkat dana bagi hasil (DBH), namun pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan perekonomian masyarakat belum mendapatkan perhatian yang memadai.

“Dari DBH, pembangunan fisik sudah cukup bagus. Tapi kami merasa pemerintah lupa mengembangkan SDM dan perekonomian masyarakat,” ungkap Cen yang baru menjabat sejak tahun 2025.

Bupati Natuna Cen Sui Lan berbincang dengan pengurus PWI Kepri di kantor Bupati Natuna pada Rabu (22/10/2025)

Selain itu, Cen juga menyampaikan persoalan mendesak terkait lambannya pencairan DBH dari pusat. Untuk tahun 2025 saja, pencairannya baru mencapai separuh dari yang diharapkan. Padahal, Pemkab Natuna wajib menyelesaikan sejumlah utang yang tidak sedikit kepada pihak ketiga, termasuk kepada pers.

Menanggapi hal tersebut, Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani mengajak pers dan jajaran PWI untuk menjadi mitra positif bagi pemerintah daerah. Ia menekankan pentingnya kritik yang konstruktif demi kemajuan Natuna.

“Silakan mengkritisi pemerintah secara konstruktif. Namun, kita juga harus bersama-sama mendorong pembangunan Natuna yang lebih maju,” imbuh Saibansah.

Sementara itu, Ketua Dewan Penasehat PWI, Marganas Nainggolan, menyoroti kondisi yang kurang menguntungkan bagi Natuna. Menurutnya, sektor perikanan di Natuna mampu menghasilkan pajak hingga Rp 13 triliun, namun hampir seluruhnya masuk ke pusat. Hanya sekitar Rp 5 miliar yang kembali ke Natuna dalam bentuk DBH.

“Di sini peran pers sangat diharapkan untuk menciptakan keseimbangan pembangunan. Ada keuangan yang harus dikembalikan ke daerah karena Natuna cukup strategis dan memerlukan perhatian serius,” jelas Marganas.

Bupati Natuna Cen Sui Lan menyempatkan berpose dengan pengurus PWI Kepri dan anggota PWI Natuna, Rabu (22/10/2025).

Wakil Ketua Pembinaan Daerah PWI Kepri, Arham, menambahkan bahwa momen berakhirnya dualisme di tubuh PWI harus menjadi momentum bagi anggota untuk lebih bermarwah, berintegritas, serta meningkatkan kualitas profesionalisme.

“Momen berakhirnya dualisme dan bersatunya kembali insan pers menjadi peluang bagi PWI untuk ikut berperan aktif dalam pembangunan Natuna,” ujar Arham.

Dalam kesempatan ini, PWI juga menegaskan bahwa dualisme di tubuh organisasi telah berakhir, dan saatnya PWI berkontribusi lebih besar untuk kemajuan Natuna. (*/hq1)

Ketua DPRD Kepri Senang PWI Silaturasa ke Dompak

Ke depan Ia berharap PWI Kepri bisa  berkontribusi besar untuk kemajuan Provinsi Kepri. “Mudah-mudahan kita akan terus meningkatkan kerja sama yang baik,” imbuh Iman.

Menurutnya, pers menjadi penyeimbang dari informasi yang sudah beredar di medsos. Media harus cepat tanggap dan melakukan konfirmasi.

“Pengguna medsos saat ini cepat sekali menanggapi sesuatu padahal belum tentu kebenarannya. Di sinilah kehadiran pers atau PWI untuk penyeimbang. Silakan dipertanyakan kepada stakeholdesr terkait permasalahan yang ada di medsos,” ujarnya.

Dalam pada itu, Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani mengucapkan terima kasih atas sambutan yang luar biasa dari Iman Sutiawan. Ia menegaskan bahwa sinergitas antara DPRD Kepri perlu ditingkatkan untuk penyajian informasi yang berimbang kepada masyarakat.

“Terima kasih atas sambutan dari Ketua DPRD. lewat pertemuan ini, kita akan terus meningkatkan kerja sama dengan DPRD,” ujarnya.

Hadir dari rombongan PWI Kepri, Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani, Sekretaris PWI Kepri Alfian Lumban Gaol, Bendahara PWI Kepri Moel Akhyar, Ketua Dewan Kehormatan Parna Simarmata, Ketua Dewan Penasehat Marganas Nainggolan, Ketua Dewan Pakar Ramon Damora, Wakil Ketua Pembinaan Daerah Arham, Wakil Bendahara Faisal, Wakil Sekretaris Aji Nugraha, Anggota Dewan Pakar Renty, Ketua Pokja Tanjungpinang Suhardi dan Ronny Alimin dan Sofyan.Sementara itu turut mendampingi Ketua DPRD, yaitu Plt. Sekwan Ika Sahila dan Bowo. (*/hq1).

 

Kolaborasi untuk Bumi: Ascott Region Batam Bersatu dalam Aksi World Cleanup Day 2025 di Pantai Bahagia, Nongsa

Ascott Region Batam berpartisipasi pada kegiatan bersih pantai yang diselenggarakan oleh World Cleanup Day Batam di Pantai Bahagia, Batu Besar, Sabtu (18/10/2025).

Haqqnews.co.id – Memeringati World Cleanup Day 2025, Ascott Region Batam pada Sabtu (18/10/2025) turut berpartisipasi dalam kegiatan bersih pantai yang World Cleanup Day Batam selenggarakan di kawasan Pantai Bahagia, Batu Besar.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari beberapa hotel di bawah Ascott Region Batam, yaitu HARRIS Barelang Batam, HARRIS Waterfront Batam, HARRIS Batam Center, HARRIS Suites Nagoya, dan YELLO Hotel Harbour Bay. Lebih dari seratus karyawan terlibat aktif dalam aksi bersih pantai yang bertujuan menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.

Ascott Region Batam berpartisipasi pada kegiatan bersih pantai yang diselenggarakan oleh World Cleanup Day Batam di Pantai Bahagia, Batu Besar, Sabtu (18/10/2025).

Partisipasi ini merupakan wujud nyata komitmen Ascott Cares — program keberlanjutan global dari Ascott yang berfokus pada kesejahteraan manusia, komunitas, dan lingkungan. Melalui kegiatan ini, Ascott Region Batam menunjukkan sinergi dan kepedulian terhadap kelestarian alam di kawasan pesisir Batam.

Bart Van Jan den Brink, General Manager HARRIS Barelang Batam, menuturkan,”Kami bangga dapat menjadi bagian dari gerakan World Cleanup Day Batam. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa aksi kecil yang dilakukan bersama dapat membawa dampak besar bagi kelestarian lingkungan kita.”

Ascott Region Batam berpartisipasi pada kegiatan bersih pantai yang diselenggarakan oleh World Cleanup Day Batam di Pantai Bahagia, Batu Besar, Sabtu (18/10/2025).

Keterlibatan Ascott Region Batam dalam kegiatan ini menegaskan komitmen seluruh tim untuk terus mendukung pilar keberlanjutan Ascott Cares, serta memperkuat semangat gotong royong dalam menjaga kebersihan dan keseimbangan lingkungan. (*/hq1)

PWI Kepri Silaturasa ke Mapolda Kepri, Irjen Asep Beri Selamat Pengurus Sah

Haqqnews.co.id – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melakukan kunjungan silaturasa dan silaturahmi ke Markas Polisi Daerah (Mapolda) Kepri. Kunjungan bertujuan meningkatkan sinergitas dalam menjaga kantibmas dan investasi di Kepri.

Kapolda Kepri, Irjen Pol. Asep Syafrudin, S.I.K., M.H. yang langsung menerima pengurus PWI Kepri, pada Selasa (14/10/2025) di Mapolda Kepri. Turut pula menyambut, Wakapolda Kepri Brigjen Anom, Kombes Juliar dari PTIK, dan sejumlah PJU Polda Kepri.

Sementara dari PWI Kepri, hadir dalam kunjungan silaturasa Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani, Sekretaris Alfian Lumban Gaol, Ketua Dewan Kehormatan Parna Simarmata, Ketua Dewan Penasehat Marganas Nainggolan, dan Ketua Dewan Pakar Ramon Damora. Selain itu Wakil Ketua Bidang Organisasi Tunggul Manurung, Wakil Ketua Pembinaan Daerah Arham, Anggota Dewan Penasehat Aldi Samjaya, Indra Helmy, serta beberapa orang pengurus PWI lainnya.

Ketua PWI Kepri, Saibansah Dardani merasa surprise dan berterima kasih atas sambutan dari Kapolda Kepri. Ia berharap sinergitas antara PWI dan Polda Kepri terus terjalin dengan baik.

“Kita berharap kerja sama ini akan terus dikembangkan. Bagaimana sama-sama menjaga Kamtibmas di Kepri. Dan juga bagaimana meningkatkan pendidikan wartawan di Kepri,” imbuh Saiban.

Sebagai pengurus yang sah, PWI Kepri memang sedang memprogramkan  kunjungan silaturasa dan silaturahmi kepada para mitra stakeholders yang ada di Kepri. Salah satu tujuannya mempererat tali silaturahmi dan hubungan baik dengan pihak berbagai pihak eksternal PWI Kepri.

Dalam pada itu, Ketua Dewan Penasehat PWI Kepri Marganas Nainggolan juga mengapresiasi sambutan dari Polda Kepri. “Mudah-mudahan komunikasi tetap terbina demi terciptanya Kamtibmas Kepri,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Kepri Irjen Asep juga menyambut baik silaturasa dan silaturahmi dari pengurus PWI Kepri. Tak lupa Kapolda memberikan ucapan selamat kepada kepengurusan PWI Kepri yang sah di bawah Saibansah Dardani. “Selamat atas kepengurusan sah yang baru. PWI adalah organisasi pewarta tertua di Indonesia. Dan, menjadi rujukan,” katanya.

Minta PWI Tingkatkan Peran, Ikut Jaga Investasi di Kepri 

Asep meminta peran PWI dan media lebih ditingkatkan terutama dalam menangkal hoaks. Menurutnya, dengan banyaknya media bermunculan di era sekarang sangat jauh berbeda dengan jaman dulu.

“Dan ini menjadi tantangan buat kita bersama. Dan hoaks itu bisa jadi menjadi konsumsi publik. Dan bisa jadi juga banyak masyarakat yang mengonsumsi itu bulat-bulat. Padahal hoaks itu berbahaya,” tutur Kapolda.

“Di sini peran organisasi pewarta seperti PWI. Karena bisa saja pewarta ada yang menyampaikan sebuah berita tanpa kode etik jurnalistik. PWI bisa membantu mengklarifikasi dengan jaringan medianya. Bahwa berita tersebut adalah hoaks dan tidak valid,” imbuhnya.

Ia mencotohkan beberapa dampak pemberitaan pada waktu Pemilu 2019. Dimana ada isu hoaks yang akhirnya menimbulkan korban jiwa. Isu-isu itu diambil pewarta dari media-media sosial.

“Dari medsos diambil oleh media. Misalnya ada kiai di Jawa dulu disebutkan dibacok padahal karena kecelakaan. Di sinilah media-media kredibel dan wartawan-wartawan profesional bisa melawan hoaks ini,” katanya.

Ia juga berpesan kepada semua pewarta di Kepri untuk ikut menjaga investasi di Kepri. Di mana saat ini Kepri menjadi tujuan investasi ketiga di Indonesia.

“Mari kita jaga Kepri bagaimana investasi tetap aman-aman dan terus meningkat. Bagaimana Kepri ini bisa lebih sejahtera,” harapnya.

Senada dengan Kapolda Kepri, Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Anom juga berharap peran dari PWI Kepri agar sama-sama bekerja sama dalam menangkal hoaks. Termasuk dalam menjaga investasi di Kepri.

“Bagaimana Polda dan PWI sama-sama dalam menangkal hoaks ini. Termasuk bagaimana menjaga agar investasi di Kepri ini terus meningkat,” imbuhnya. (*/hq1)

Mendagri Ingatkan Program Daerah Jangan Jadi Bancakan

Mendagri Tito Karnavian

Haqqnews.co.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal (Purn) Tito Karnavian mengingatkan kepala daerah bahwa setiap program di daerah betul-betul harus terlaksana. Jika tidak, mereka bisa berurusan dengan masalah hukum.

“Program-program juga harus betul-betul, anggaran untuk program harus betul-betul bisa menjadi barangnya. Jangan dijadikan bancakan, kena masalah hukum nanti,” kata Tito.

Tito menegaskan hal itu di Hotel Pullman, Jakarta Barat, Kamis (9/10/2025), terkait dengan berkurangnya dana Transfer ke Daerah (TKD) 2026. “Tadi saya sudah menyampaikan tips-tips menghadapi tahun depan, di antaranya adalah efisiensi belanja semua daerah. Karena menghadapi dinamika transfer keuangan daerah yang beralih ke pusat, maka satu tipsnya, rekan-rekan di daerah harus melakukan efisiensi belanja,” imbuhnya.

Singgung Pajak Restoran dan Retribusi Parkir

Tito juga meminta para gubernur untuk bekerja cerdas dan inovatif dalam mencari pendapatan tambahan. Dia menyampaikan, yang terpenting adalah mereka tidak memberatkan rakyat kecil saat mencari dana tambahan.

“Ya misalnya ya, yang sudah ada saja, restoran, hotel misalnya. Silakan datang ke restoran-restoran, hotel kan umumnya dipajakin itu. Mungkin yang customer-nya enggak baca, di bill itu ada pajaknya, lho. Itu belum tentu, pajaknya artinya di-collect oleh restoran, hotel. Pertanyaannya apakah ini semua akan disampaikan kepada Dispenda daerah? Belum tentu,” jelasnya.

“Parkir, misalnya. Ini harus dibuat sistem supaya pajak yang memang sudah ada ini, yang tadinya bocor, bisa masuk ke kas pemerintah daerah,” imbuh Tito.

Diketahui, pemerintah telah menambah alokasi anggaran TKD dalam APBN 2026 sebesar Rp 43 triliun dari Rp 649,99 triliun menjadi Rp 693 triliun. Namun, walau sudah ditambah, anggaran TKD 2026 tetap lebih kecil dibandingkan alokasi pada APBN 2025 sebesar Rp 919,87 triliun. (*/hq1)

Mencair, Kepercayaan Stakeholders ke Organisasi PWI Kepri

Ketua PWI Kepri, Saibansah Dardani dan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad (kanan), 7 Oktober 2025 di Batam.

Haqqnews.co.id  – Kepercayaan stakeholders (pemangku kepentingan) terhadap organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) langsung mencair. Menyusul penetapan dari PWI Pusat bahwa Saibansah Dardani sebagai Ketua PWI Kepri yang sah.

Penetapan ini berdasarkan Surat Keputusan Nomor: 131-PGS/PWI-P/LXXIX/X/2025 tertanggal 6 Oktober 2025 dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat. Pasca penetapan itu, Badan Pengusahaan (BP) Batam langsung memercayakan pada Saibansah untuk mendampingi Kepala BP, Amsakar Achmad dalam acara ngopi bareng wartawan, 7 Oktober 2025.

Sebaliknya saat ngopi bareng bertempat di Kopi Boemi, Batam Center, Saibansah dan wartawan bisa menggali berbagai informasi dari Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakilnya Li Claudia Chandra. Mulai dari masalah pembangunan Batam hingga perkembangan investasi di kota pulau industri itu.

Sebelumnya dualisme organisasi memang sempat terjadi pada PWI Kepri yang membuat para pemangku kepentingan bingung. Kini dualisme sudah berakhir dan para pemangku kepentingan kembali bisa melakukan kerja sama positif dengan organisasi tertua wartawan di Indonesia itu.

Tidak hanya pemangku kepentingan BP Batam. Dalam kesempatan terpisah, Polri juga menyambut positif bersatunya kembali PWI Kepri. Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin menyambut baik langkah rekonsiliasi yang dilakukan oleh PWI Kepri. Ia menilai, sinergi antara insan pers dan kepolisian sangat penting dalam menjaga suasana kondusif di masyarakat serta memastikan informasi publik tersampaikan dengan benar.

“Kami mengapresiasi semangat rekan-rekan PWI Kepri yang terus berupaya menjaga kebersamaan dan profesionalisme. Kolaborasi seperti ini penting untuk menciptakan iklim pemberitaan yang sehat dan berimbang,” ujar Kombes Zaenal Arifin pada Rabu (8/10/2025).

Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani menjelaskan bahwa Surat Keputusan (SK) Nomor 131-PGS/PWI-P/LXXIX/X/2025 yang diterbitkan oleh PWI Pusat menegaskan tidak adanya dualisme kepengurusan PWI Kepri, dan menegaskan bahwa kepemimpinan yang sah berada di bawah dirinya.

“Dengan keluarnya SK ini, kami ingin menegaskan bahwa PWI Kepri memiliki satu kepemimpinan yang diakui secara resmi oleh PWI Pusat. Kami mengajak seluruh anggota untuk bersama-sama menjaga marwah organisasi, mempererat silaturahmi, dan fokus pada pengabdian di dunia jurnalistik,” imbuh Saibansah. (*/hq1)

Ngopi dengan Wartawan, Amsakar Sebut Bakal Ada New Nagoya

Ngopi bareng wartawan dengan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, pada Selasa (7/10/2025) di Batam.

Haqqnews.co.id – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad menyebut bakal ada New Nagoya yang lebih modern. New Nagoya itu salah satu fokusnya sebagai Kepala BP Batam.

Hal itu Amsakar ungkapkan saat acara ngopi bareng dengan wartawan pada Selasa, 7 Oktober 2025 di Kopi Boemi, Batam Center. Ketua PWI Kepri, Saibansah Dardani yang memandu ngopi bareng tersebut.

Sebelumnya Saibansah sehari sebelumnya menerima Surat Keputusan Nomor: 131 PGS/PWI-P/LXXIX/X/2025 bertanggal 6 Oktober 2025 dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat. Surat SK tersebut isinya menetapkan Saibansah Dardani sebagai Ketua PWI Kepri yang sah.

Fokus 5 Kawasan Strategis

Pertemuan ngopi pagi itu berlangsung akrab dan terbuka. Amsakar tampak lugas menjawab berbagai pertanyaan dari wartawan, termasuk isu-isu strategis yang tengah diperbincangkan. Salah satu topik yang dibahas adalah rencana besar penataan dan pengembangan lima kawasan strategis di Kota Batam.

Kelima kawasan tersebut mencakup Episentrum Teluk Tering, New Nagoya, DAM Baloi, area Bandara hingga Nongsa dan pinggiran Teluk Tering, serta koridor pelabuhan Batu Ampar hingga Sekupang. Wilayah-wilayah ini menjadi fokus utama BP Batam untuk beberapa tahun ke depan.

“Jadi ada lima yang ingin kita wujudkan. Di antara itu, yang relatif lebih mudah dan tahapannya sudah bisa dimulai adalah New Nagoya. Sementara Episentrum Teluk Tering akan memerlukan waktu yang lebih panjang,” ujar Amsakar menerangkan.
Ia menjelaskan bahwa New Nagoya sudah saatnya mendapat penataan ulang agar tampil lebih modern dan menjadi ikon baru kota Batam. Sedangkan Episentrum Teluk Tering dirancang sebagai pusat kegiatan terpadu dengan ruang terbuka, fasilitas publik, dan tata ruang yang lebih terintegrasi.
“Progres ini belum kita publikasikan karena masih dalam tahap pematangan,” tambahnya menyampaikan.

Seluruh rencana pengembangan ini telah dimasukkan dalam Rencana Strategis (Renstra) BP Batam dan rencana kerja tahunan yang akan dijalankan secara bertahap sesuai dengan prioritas.

Agar Batam Lebih Nyaman

Dalam pada itu, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, dalam kesempatan berbeda menegaskan komitmennya untuk membenahi penataan Kota Batam agar menjadi lingkungan yang lebih nyaman, tertata, dan kondusif bagi para investor.

Penataan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong penguatan kawasan strategis nasional untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen.

“Kami ingin Batam lebih maju dan memberikan kenyamanan bagi para investor. Oleh sebab itu, aspek pelayanan perizinan dan berbagai kendala lain akan terus kita benahi,” ujar Li Claudia, yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Batam. (*/hq1)

Andi Gino CS Tak Boleh Lagi Bawa-Bawa Nama Ketua PWI Kepri, Melebur Dulu!

Saibansah Dardani dan Andi Gino (kanan).

PWI Pusat Terbitkan SK Saibansah Dardani sebagai Ketua yang Sah 

Haqqnews.co.id – Andi Gino CS (Cum Suis) tak boleh lagi membawa-bawa nama Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi Kepulauan Riau (PWI Kepri). Ini menyusul langkah final dan mengikat PWI Pusat yang telah menetapkan Saibansah Dardani sebagai Ketua PWI Kepri yang sah.

Melalui Surat Keputusan Nomor 131-PGS/PWI-P/LXXIX/IX/2025, PWI Pusat menetapkan Saibansah Dardani sebagai Ketua PWI Kepri yang sah untuk sisa masa bakti 2023–2028, sekaligus melebur kepengurusan versi Andi Gino ke dalam satu wadah bersama.

Langkah ini diambil setelah Kongres Persatuan PWI di Cikarang pada 29–30 Agustus 2025 memberikan mandat penuh kepada pengurus pusat untuk menuntaskan masalah dualisme yang masih terjadi di sejumlah daerah, termasuk Kepri.

Dualisme yang sempat terjadi di Kepri bermula dari adanya dua hasil konferensi provinsi: Satu mengangkat Andi Gino sebagai ketua, dan satu lagi melalui Konferprov Luar Biasa yang memilih Saibansah Dardani. Kondisi tersebut menimbulkan kebingungan dan ketidakpastian organisasi di tingkat daerah.

Dalam keputusan yang Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir teken bersama Kabid Pembinaan Daerah Mirza Zulhadi dan Sekjen Zulmansyah Sekedang itu, PWI Pusat menyatakan berakhirnya dualisme kepengurusan di Kepri.

Seluruh jajaran pengurus hasil konferensi versi Andi Gino melebur ke dalam struktur kepengurusan yang Saibansah pimpin. Mereka yang berasal dari kepengurusan sebelumnya tetap mendapat ruang untuk bergabung dalam kepengurusan gabungan, dengan posisi yang akan ditentukan melalui musyawarah internal bersama PWI Pusat.

Tidak hanya soal kepemimpinan, keputusan tersebut juga menegaskan penyeragaman aset dan administrasi organisasi. Semua inventaris, dokumen, keanggotaan, hingga program kerja dari kedua kubu diwajibkan untuk diserahkan kepada pengurus gabungan paling lambat 30 hari sejak SK ditetapkan.

PWI Pusat juga menekankan bahwa segala bentuk pernyataan maupun keputusan yang dikeluarkan oleh kepengurusan di luar struktur sah kini tidak lagi memiliki kekuatan hukum organisasi. Konsekuensinya, Andi Gino CS tidak boleh lagi membawa-bawa nama Ketua PWI Kepri sebelum melebur.

Final dan Mengikat

Dalam pada itu, keputusan atau SK PWI Pusat tersebut sudah final dan mengikat. “Dualisme hanya akan melemahkan PWI di daerah. Karena itu, keputusan ini kami tetapkan sebagai final dan mengikat, tidak bisa ditawar-tawar lagi. Semua pengurus dan anggota di Kepri harus menjadikannya sebagai momentum persatuan,” tegas Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, di Jakarta, Senin (6/10).

Ketua Tim Penyelesaian Dualisme PWI se-Indonesia, Mirza Zulhadi menambahkan, keputusan ini merupakan hasil konsensus nasional pasca Kongres Cikarang. “Ini bukan soal siapa yang menang atau kalah, melainkan soal bagaimana kita mengembalikan PWI sebagai rumah bersama wartawan. Dengan bersatu, marwah organisasi akan kembali terjaga,” ujar dia.

Dengan demikian, polemik berkepanjangan di tubuh PWI Kepri resmi berakhir. Kini, Saibansah Dardani memegang mandat penuh untuk memimpin organisasi wartawan tertua itu di Provinsi Kepulauan Riau hingga tahun 2028.

Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, menambahkan, konsolidasi internal mesti segera menjadi agenda utama, agar PWI Kepri bisa kembali fokus pada peran strategisnya, yakni memperkuat profesionalisme wartawan dan membangun kontribusi sosial yang nyata di tengah masyarakat. (*/hq1)