back to top
29.2 C
Riau Islands
Kamis 30 April 2026
Beranda blog Halaman 27

KONI Kepri Atensi Laporan Dana Hibah, Gelar Bimtek untuk Cabor-Cabor

Berfoto bersama di depan para peserta Bimtek.
Ketua Koni Usep RS dan Kadispora M Ikhsan, serta pengurus KONI dan undangan lainnya berpose di sela Bimtek.

 

HAQQNEWS.CO.ID – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kepri menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang Pelatihan Penyusunan Laporan Pertanggungjawaban Bantuan Dana Hibah Provinsi Kepri. Berlangsung pada Sabtu (10/8/2024) di Aston Hotel dan workshop ini merupakan salah satu program tahunan KONI Kepri yang sudah tersusun di 2023 dan realisasinya pada tahun 2024.

Hadir dalam bimtek, Gubernur Provinsi Kepri H. Ansar Ahmad diwakili oleh Kadispora Provinsi Kepri, M. Ikhsan M.Si,  Ketua Umum KONI Kepri Usep RS, Ketua Panitia Pelaksana Dr Suyono, MBA, MM, dan sejumlah Pengurus KONI Kepri. Bimtek ini juga dihadiri para pengurus Pengprov Cabor yang ada di Kepri dengan jumlah 54 cabor-cabor, dan KONI kabupaten kota.

Ketua Panitia Dr Suyono MBA MM mengatakan pelatihan  ini menghadirkan  pemateri dari Dispora Kepri, BKAD Kepri, dan Inspektorat Kepri. Dalam workshop materi pertama bertema Penerimaan dan Penggunaan Keuangan Bantuan Dana Hibah Kegiatan Olahraga yang disampaikan langsung oleh Kadispora Kepri Drs Muhammad Ikhsan. Pamaparan Kadispora disambung dengan Pemaparan dari Ketua KONI Kepri Usep RS tentang Pengajuan Proposal dan Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Keuangan.

Sedangkan materi kedua disampaikan dari BKAD Provinsi Kepri tentang Penyusunan Laporan Keuangan Bantuan Dana Hibah dan yang ketiga adalah pemaparan materi tentang Pelaporan dan Pertanggungjawaban serta Pengawasan Keuangan Bantuan Dana Hibah yang disampaikan oleh Inspektorat Provinsi Kepri.

Kadispora Kepri M Ikhsan dan Ketua KONI Usep RS.

 

Pelatihan Penyusunan Laporan Pertanggungjawaban Bantuan Dana Hibah Provinsi Kepri ini, kata Suyono, digelar seputar bagaimana teknik pelaporan dana hibah yang diberikan Pemprov Provinsi Kepri melalui Dinas Pemuda dan olahraga yang diterima oleh KONI Kepri kemudian disalurkan ke cabor. Pelaporan ini adalah bagian yang harus dipahami oleh masing-masing Pengprov dari cabor-cabor di bawah KONI Kepri.

“Mengingat dana yang dianggarkan dari Pemerintah Provinsi Kepri, diperuntukkan untuk KONI Provinsi Kepri adalah bagian daripada salah satu peningkatan sumber daya manusia terutama dalam bidang keuangan. Pelatihan juga untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan bagaimana membuat pelaporan yang benar. Ini karena hal ini menyangkut penggunaan dana negara yang telah dimaksimalkan oleh Pemerintah Provinsi Kepri dengan tujuan untuk pengembangan sumber daya manusia khususnya bidang olahraga,” jelas Suyono.

Dari 54 cabor yang berada di Provinsi Kepulauan Riau, saat ini ada sebagian yang lolos menuju PON berjumlah 31 cabor. Tentunya, kata Suyono, setelah mendapatkan bantuan dana dari Pemerintah Provinsi melalui KONI Kepri, akan disalurkan ke masing-masing cabor yang diperuntukkan untuk pembelian alat pelatihan dan training mandiri untuk pelatda mandiri menuju PON.

Nah, bantuan dana hibah itu juga harus dikembalikan dengan cara pelaporan yang benar. Sebagai salah satu teknik pelaporan ini, menjadi dasar KONI Kepri mengadakan bimbingan teknik yang menghadirkan pemateri dari inspektorat, Dispora, dan BKAD.

Ketua Umum KONI Kepri Usep RS mengapresiasi kepada Pengprov cabor di Kepri yang antusias mengikuti pelatihan ini. Bahkan dari sesi tanya jawab, para pengurus cabor di Kepri mereka berharap agar pelatihan ini dilanjutkan dengan pelatihan lanjutan yang berisi lebih teknis tentang penyusunan proposal dan juga pelaporannya.

“Tujuan dari diselenggarakannya kegiatan ini agar seluruh kalangan olahraga khususnya para ketua, sekretaris, bendahara dari cabor yang ada di Kepri dapat membuat laporan dengan benar,” ujar Usep RS.

Usep RS juga menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini juga supaya ada sinkronisasi antara cabor-cabor, pengurus provinsi, dan KONI Provinsi Kepri sehingga bisa menyamakan persepsi dalam laporan ini sehingga saat laporan kegiatan selesai dibuat, maka akan disampaikan ke Pemerintah Provinsi Kepri khususnya bagian di keuangan sebagai bentuk pertanggungjawaban.

Usep RS berharap para peserta bisa mengikuti pelatihan ini dan dapat mempraktikkan pembuatan pelaporan kegiatan dengan baik dan benar sesuai dengan arahan dan pamarapan dari ketiga pemateri.

Berfoto bersama di depan para peserta Bimtek.

Kadispora M Ikhsan: Ikuti Bimtek dengan Baik agar Jangan ada Masalah Nantinya

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kepri terus memacu agar semua pengurus provinsi (Pengprov) dari tiap-tiap cabang olahraga (cabor), tidak hanya mampu menyusun anggaran dalam rencana kegiatan dalam bentuk proposal saja, namun juga mampu dan mempunyai keterampilan dan kapabilitas dalam membuat sebuah pelaporan yang baik dan benar.

Inilah poin utama yang ingin diperoleh dari kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang Pelatihan Penyusunan Laporan Pertanggungjawaban Bantuan Dana Hibah Provinsi Kepri yang digelar KONI Provinsi Kepri pada Sabtu (10/8/2024) di Aston Hotel.

Ada empat point pembahasan yang disampaikan kepada para peserta, yaitu Penerimaan dan Penggunaan Keuangan Bantuan Dana Hibah Kegiatan Olahraga yang disampaikan langsung oleh Kadispora Kepri Drs Muhammad Ikhsan. Pamaparan Kadispora disambung dengan Pemaparan dari Ketua KONI Kepri Usep RS tentang Pengajuan Proposal dan Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Keuangan.

Sedangkan materi kedua disampaikan dari BKAD Provinsi Kepri Penyusunan Laporan Keuangan Bantuan Dana Hibah dan yang ketiga adalah pemaparan materi tentang Pelaporan dan Pertanggungjawaban Serta Pengawasan Keuangan Bantuan Dana Hibah yang disampaikan oleh Inspektorat Provinsi Kepri.

Kadispora Provinsi Kepri, Muhammad. Ikhsan M.Si mewakili Gubernur Provinsi Kepri  mengapresiasi berjalannya kegiatan pelatihan yang menjadi program KONI Propinsi Kepri tahun 2024.

Dalam paparannya, Muhammad Iksan menjelaskan pengurus Pengprov Cabor yang ada di Kepri saat ini berjumlah 54 cabor. Dia menjelaskan pelatihan ini sebagai bentuk upaya menyamakan perseesi dalam membuat laporan pertangungjawaban.

“Pelatihan ini digelar agar jangan sampai nanti ada masalah dalam penyampaikan pertanggungjawabkan. Hal ini juga sesuai Pesan Gubernur Ansar agar dapat mempertanggungjawabkan secara administrasi setiap kegiatan baik yang dilaksanakan cabor pengprov dan juga KONI,” ujar Muhammad Ikhsan.

Muhammad Ikhsan menekankan pada kemampuan dan ketrampilan bagi setiap pengurus pengprov masing masing cabor dalam membuat pelaporan kegitan. “Yang penting dia (pengurus di cabor) dapat membuat secara betul tentang administrasi pertanggungjawaban keuangan. Ikuti dengan baik agar tidak ada masalah nantinya,” tegasnya.

Muhammad Ikhsan melanjutkan, “Bapak Gubernur berpesan kepada semua khususnya kepada kawan-kawan yang menerima bantuan dana hibah, untuk segera dipersiapkan laporan pertanggungjawaban secara rinci dan secara rutin untuk kegiatan-kegiatan apa yang sudah dibuat,” ungkapnya.

Muhammad Ikhsan mengapresiasi dan menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya dan rasa terima kasih atas terselenggaranya bimbingan teknis yang dilaksanakan KONI Kepri.

“Saya berharap mudah-mudahan ini bukan merupakan  satu hal yang menjadikan Bapak Ibu merasa khawatir dengan apa yang didapat. Namun bagaimana  menyelesaikan bantuan  ini dalam bentuk laporan pertanggungjawaban itu yang utama,” ujar Muhammad Ikhsan.

Para peserta Bimtek menyimak pemateri.

Di kesempatan yang sama Ketua Umum KONI Kepri Usep RS yang menyampaikan materi tentang Pengajuan Proposal dan Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Keuangan menegaskan pentingnya peserta dari 54 cabor ini mengikuti Pelatihan Penyusunan Laporan Pertanggungjawaban Bantuan Dana Hibah Provinsi Kepri.

Usep RS juga menjelaskan alur atau mekanisme pengajuan proposan dan  pelaporan dana hibah yang diberikan Pemprov Provinsi Kepri melalui Dinas Pemuda dan olahraga yang diterima oleh KONI Kepri yang kemudian disalurkan ke cabor.

“Penyusunan proposal dan juga Pelaporan ini adalah bagian  yang sangat penting dan  harus dipahami oleh masing-masing Pengprov dari cabor-cabor di bawah KONI Kepri,” kata Usep RS.

Hal ini, lanjutnya mengingat  dana yang dianggarkan dari Pemerintah Provinsi Kepri ke KONI Provinsi Kepri dan disalurkan ke cabor, adalah bagian daripada salah satu peningkatan sumber daya manusia terutama dalam bidang keuangan.

Usep manambahkan Program ini akan dilaksanakan rutin karena tujuan dari diselengarakannya kegiatan ini supaya pengurus cabor seperti ketua, sekretaris, bendahara di Kepri dapat membuat laporan pertanggungjawaban kegiatan dengan baik dan benar.

Usep RS juga menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini juga  supaya ada sinkronisasi antara cabor cabor, pengurus provinsi, dan KONI Provinsi Kepri bisa menyamakan persepsi dalam laporan ini sehingga saat laporan kegiatan selesai dibuat , maka akan disampaikan ke Pemerintah Provinsi Kepri  khususnya bagian di keuangan sebagai bentuk pertanggungjawaban. (***/HQ1)

Profil PT Volex Indonesia, Pekerjakan 3.000 Orang

Tangkapan layar Medsos Nat Rothschild

HAQQNEWS.CO.ID – PT Volex Indonesia milik Keluarga Rothschild meresmikan pabrik barunya di Kawasan Industri Sekupang Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Investasinya mencapai US$40 juta atau setara Rp647,2 miliar (asumsi kurs Rp16.181 per dolar AS).

Bagaimana profil PT Volex Indonesia yang peresmian pabriknya pada Ahad (4/8/2024) lalu turut dihadiri oleh Presiden Terpilih Prabowo Subianto beserta adiknya, Hashim Djojohadikusumo? General Manager PT Volex Asia Pasifik Tan Chiang Peng sedikit banyaknya menjelaskan tentang PT Volex Indonesia.

Menurut Tan, pihaknya berencana untuk fokus memenuhi kebutuhan kabel pengisi daya untuk pasar di Indonesia terhadap kendaraan listrik. Selain itu, pihaknya juga berencana bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk memproduksi kebutuhan kabel pengisi daya kendaraan roda dua.

Lebih lanjut ia mengungkapkan perusahaannya telah memperkerjakan sekitar 3.000 orang dan akan merekrut lebih banyak tenaga kerja lokal. “Kami merintis pabrik ini 32 tahun yang lalu dengan 250 pekerja. Bisa kalian lihat gedung baru ini dua kali lipat lebih besar dari gedung lama, jadi pekerja yang harus kami rekrut sangat banyak,” ujar Tan.

Tangkapan layar Medsos Nat Rothschild

 

Di samping itu, ia mengatakan juga berkomitmen untuk mengurangi impor agar memenuhi kriteria tingkat komponen dalam negeri (TKDN). “Selain itu, kami akan meningkatkan kompetensi teknologi pekerja kami dan mengembangkan otomatisasi,” ujar dia.

Menurutnya, Volex memproduksi bermacam produk elektronik seperti kabel pengisi daya untuk sepeda motor elektrik, kabel elektrik di rumah tangga hingga kabel-kabel untuk temperatur tinggi.

“Kami bisa membuat berbagai jenis kabel untuk berbagai pelanggan ekspor. Kami adalah pemasok global dan kami ekspor ke Asia, Eropa, dan Amerika Serikat,” katanya.

Penandatanganan prasasti oleh Prabowo dan Gubernur Kepri Ansar Ahmad menandai peresmian gedung baru ketiga PT Volex Indonesia di Batam. Chairman of Volex Indonesia Nathaniel Philip Victor James Rothschild atau Lord Rothschild turut mendampingi dan menyaksikan penandatanganan tersebut.(***/HQ1)

UAH Sebut Jumlah Bilangan Salat yang Membentuk 3 Kekuatan Seseorang

Ustad Adi Hidayat (Foto: Wikipedia)

HAQQNEWS.CO.ID – Inilah bilangan salat yang menurut Ustad Adi Hidayat dapat membentuk 3 kekuatan utama bagi diri seseorang. Kekuatan itu berupa spiritual, mental, dan kekuatan intelektual. UAH menyebut menyebut amalan ini salat 40 rakaat.

“Para ulama meriset ternyata ada 40 (rakaat) yang pokok. Bukan pokok dalam masalah fardhu dan sunnah. Pokok, maksudnya membantu kita dalam kehidupan dengan tiga kekuatan: kekuatan spiritual, intelektual, dan mental,” ungkap UAH dikutip dari YouTube Adi Hidayat Official, Kamis (1/8/2024).

Pertama, salat fardhu lima waktu sebanyak 17 rakaat. Kedua, salat Tahajud dan Witir malam 11 rakaat. Dan, Ketiga,  12 rakaat salat Rawatib yang mendampingi salat fardhu.“Tahajud dalilnya Alquran surah 17 ayat 79-80. Yang Rawatib hadisnya dari Imam At-Tirmidzi,” imbuh UAH.

Ustad Adi Hidayat (Foto: Wikipedia)

Kemudian UAH membeberkan hadis At-Tirmidzi bahwa yang 12 rakaat Rawatib terdiri dari empat rakaat sebelum Dzuhur, dua rakaat setelah Dzuhur, dua rakaat setelah Maghrib, dua rakaat setelah Isya, dan dua rakaat sebelum Subuh.

“Jadi, kalau orang sudah konsisten 40 rakaat selama hidupnya mampu mengerjakannya semaksimal mungkin dia berlatih. 17 (rakaat) dulu yang pokok. Lalu sertakan dengan yang dekat waktunya, Rawatib. Dikerjakan sampai konsisten,” kata UAH.

Menurutnya, jika seorang muslim telah rutin mengamalkannya, maka ia akan merasakan kenikmatan luar biasa. “Kalau sudah nikmat gak akan tertinggal. Sebab kenikmatan itu kalau tertinggal akan gelisah. Nanti akan tercipta keadaan, jangankan fardhu, tertinggal sunnah bisa gelisah. Kalau sudah begitu, Anda merasakan kenikmatan iman,” tambah UAH. (*/HQ1)

Lihat Juga :

Sukseskan Anak dengan Amalan Ini

Buya Yahya Bagikan Resep Jitu Tangkal Efek Negatif Media Sosial

Pesan Keimanan Buya Yahya kepada Para Calon Pemimpin

Pemerintah Setujui 3 KEK Baru, Termasuk Batam

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
HAQQNEWS.CO.ID – Pemerintah pusat menyetujui tiga kawasan ekonomi khusus (KEK) baru, salah satunya di Pulau Batam. Di pulau industri itu mendapat persetujuan KEK bidang kesehatan dan swasta bakal mengelolanya. Swasta tersebut adalah grup bereputasi internasional, yaitu The Apollo Hospitals Group asal India.

Hal itu terungkap dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Selain KEK Kesehatan Batam, imbuh Menko Perekonomian, dua lagi KEK yang pemerintah pusat sudah setujui. Keduanya adalah KEK kesehatan, pendidikan, dan teknologi di BSD (Bumi Serpong Damai) dan KEK pengembangan nikel di Morowali.

Dengan persetujuan KEK Kesehatan itu, lanjut Airlangga, harapannya kesehatan akan meningkat untuk masyarakat di Riau, Kepulauan Riau, dan Sumatera umumnya. “Swasta murni semuanya,” ungkap Airlangga pada Rabu (29/5/2024).

Kemudian, untuk pembangunan pusat pengembangan nikel di Morowali, PT Vale adalah perusahaan swasta yang akan terlibat. Dengan keterlibatan perusahaan-perusahaan tersebut, pendanaan pembangunan KEK seluruhnya berasal dari swasta pula.Pada kesempatan yang sama, Menteri Agraria, Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono, memastikan sudah tidak akan ada lagi permasalahan lahan di KEK, di kemudian hari. Sebab, pihaknya ingin menghadirkan kepastian hukum hak atas tanah di KEK. “Ini memberikan keyakinan juga bagi para investor kita untuk menanamkan modalnya,” imbuh Agus.

Dengan mengalirnya investasi, dia berharap KEK dapat menghadirkan pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan pekerjaan, hingga menggerakkan ekonomi lokal di berbagai bidang. Apalagi KEK yang telah disetujui adalah kawasan-kawasan ekonomi yang dikhususkan untuk bidang kesehatan, pendidikan, pariwisata, dan industri, termasuk industri kreatif.

Seperti KEK kesehatan di Pulau Batam misalnya, yang menurut AHY, bisa menarik lebih banyak masyarakat yang sebelumnya memilih berobat ke negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Pada saat yang sama, keberadaan pusat kesehatan di sana juga dinilai akan membuat wisatawan lebih nyaman untuk berwisata di Pulau Batam. (hq1)

Pengangguran Kepri Terparah Kedua Se-Indonesia

Foto Ilustrasi

HAQQNEWS.CO.ID – Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ternyata mempunyai masalah tingkat pengangguran terbuka yang mengkhawatirkan. Di Indonesia saat ini tingkat pengangguran terbuka Kepri merupakan yang tertinggi kedua setelah Provinsi Banten. Sebanyak 74,78 ribu orang atau 6,94 persen angkatan kerja Kepri saat ini menganggur.

Mengutip Badan Pusat Statistik (BPS) pada Selasa (28/5/2024), tingkat pengangguran terbuka Kepri mencapai 6,94 persen pada Februari 2024. Angka ini hampir saja menyamai Provinsi Banten dengan tingkat pengangguran terbuka sebesar 7,02 persen. Tidak sampai selisih 1 persen, hanya 0,8 persen. Padahal Banten tingkat pengangguran terbukanya paling tinggi se-Indonesia.

Sekadar diketahui BPS mendefinisikan tingkat pengangguran terbuka (TPT) adalah merupakan persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.

Dibandingkan periode sebelumnya, angka tingkat pengangguran terbuka Kepri ini mengalami peningkatan sebesar 0,14 persen, dari 6,8 persen pada Agustus 2023 naik menjadi 6,94 persen pada Februari 2024. Namun angka ini mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu pada Februari 2023 sebesar 7,61 persen.

Angka tingkat pengangguran terbuka seperti menjadi momok mengkhawatirkan bagi Provinsi Kepri. Periode yang sama tahun 2023 Kepri juga menempati ranking ketiga besar untuk tingkat pengangguran terbuka. Sekarang Kepri makin parah menempati ranking kedua dengan tingkat pengangguran tertinggi kedua di Indonesia. Sedangkan ranking ketiga adalah Jawa Barat.

Padahal Kepri selama ini terkenal sebagai daerah tujuan investasi seperti untuk wilayah Batam dan Bintan. Belum lagi selama ini Kepri juga diketahui sebagai daerah tujuan wisata bagi turis-turis asing karena kedekatannya secara geografik dengan negara Singapura dan Malaysia. (hq1)

sumber: keprikini.com

Wali Kota Batam Rudi : Warga Batam Siapkan Diri Sambut Kota Baru yang Modern

H. Muhammad Rudi, Wali Kota Batam saat mengimbau agar Warga Batam mempersiapkan diri menyambut Kota Baru yang modern, pada Selasa (14/5/2023).

HAQQNEWS.CO.ID – Warga Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau diimbau dari sekarang mempersiapkan diri menyongsong kota baru yang modern tahun 2029-2030. Untuk mewujudkan hal tersebut, dari sisi pemerintah sudah mempersiapkan dan menyatukan dua sumber mata anggaran.

Imbauan tersebut Wali Kota Batam, H. Muhammad Rudi kemukakan saat acara Halal Bihalal Tingkat Kecamatan Bengkong di Golden Prawn, Bengkonglaut, Kota Batam, Selasa (14/5/2024).

”Persiapkan diri untuk menyambut buah pembangunan Batam. Bapak dan ibu tak usah balik kampung, di Batam saja. Batam akan menjadi kota moderen pertama di Republik ini,” umbuh Rudi.

Selaian Warga Kecamatan Bengkong, Rudi saat menyampaikan imbauan tersebut, juga hadir Wakil Gubernur Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Batam, ketua RT/RW, dan tokoh masyarakat se-Kecamatan Bengkong.

Rudi kemudian melanjutkan bahwa Batam adalah milik seluruh warga Batam. ”Batam milik Bapak dan Ibu. Oleh sebab itu, kita harus kompak bersatu-padu untuk melanjutkan pembangunan Kota Batam,” ajak Rudi yang secara ex-officio merangkap Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam..

Menurut dia, saat ini pihaknya terus melakukan pembangunan, mulai dari pengembangan dan pembangunan Terminal II Bandara Internasional Hang Nadim Batam, pelabuhan Batuampar, hingga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan di Sekupang.

“Dua sumber anggaran sudah disatukan untuk pembangunan Batam. Mudah-mudahan sesuai perencanaan, tahun 2029-2030 Batam Kota Baru bisa dipersembahkan untuk masyarakat Kota Batam yang kita cintai,” ujarnya.

Selain itu, pembangunan infrastruktur jalan juga terus digesa. Tak lama lagi pembangunan jalan ini akan mulai masuk ke daerah Sagulung dan Batuaji atau kecamatan-kecamatan Batam. (HQ1)

Kalau Mau Kuliah, Dua Jurusan Ini Berpenghasilan Besar

Foto Ilustrasi

HAQQNEWS.CO.ID – Siapa yang tidak mau berpenghasilan besar setelah lulus kuliah? Nah, ternyata ada jurusan tertentu yang saat ini dunia usaha sangat membutuhkannya dan bisa berpenghasilan besar. Dua jurusan itu adalah bisnis dan tehnik.

Baru-baru ini riset terbaru National Bureau of Economic Research berjudul “College Majors and Skills: Evidence from the Universe of Online Job Ads” (2021) berupaya memberi jawaban yang mengurai korelasi antara jurusan kuliah dengan pendapatan ketika sudah bekerja.

Riset tersebut menganalisa data dari berbagai lowongan pekerjaan di Amerika Serikat selama periode 2010-2018 untuk melihat jurusan mana saja yang paling dibutuhkan perusahaan dan proyeksi gaji yang bakal diterima.

Hasilnya menunjukkan ada dua jurusan yang berpeluang memperoleh hal itu, yakni jurusan bisnis untuk ranah sosial-humaniora dan jurusan teknik untuk ranah sains-teknologi. Ini bisa terjadi karena berkuliah di dua jurusan tersebut membuat mahasiswa banyak belajar tentang keterampilan dunia kerja, seperti berpikir logis dan berpikir kritis.

Sejak awal berkuliah, mahasiswa jurusan bisnis dan teknik apapun itu sudah dilatih berpikir kritis, sehingga ketika lulus sudah terbiasa menghadapi berbagai tantangan. Alhasil, ketika dihadapkan pada berbagai macam masalah pekerjaan, lulusan dua jurusan tersebut bisa mengatasinya.

Dalam riset tersebut, diketahui jurusan bisnis dan teknik berhasil menumbuhkembangkan keterampilan, seperti kognitif, manajerial, organisasi, proyek manajemen, hingga sosial.  Menariknya, apabila lulusan bisnis dan teknik bekerja tak sesuai jurusannya mereka bisa memperoleh gaji lebih besar. Tentu, ini bisa terjadi karena mereka telah mendapat keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja.

Jika bisnis dan teknik paling diuntungkan, riset tersebut juga mengungkap kebalikannya. Jurusan keperawatan, perpustakaan, seni keagamaan, hingga filsafat jadi jurusan yang paling jarang dibutuhkan dunia usaha.

“Jurusan lain seperti keperawatan yang lebih spesifik mempelajari suatu keterampilan jadi yang tidak banyak dicari di pasar kerja bagi lulusan perguruan tinggi,” ungkap riset tersebut.

Atas dasar inilah, tim riset dari National Bureau of Economic Research menganjurkan bahwa sudah seharusnya para pembuat kebijakan dan pimpinan pendidikan tinggi mengadopsi pandangan lebih luas ihwal bagaimana memenuhi kompetensi seseorang dengan kualifikasi dunia kerja. (HQ1)

Umat Muslim Indonesia Bakal Serentak Rayakan Idul Fitri 2024

Foto ilustrasi

HAQQNEWS.CO.ID – Umat muslim Indonesia diperkirakan bisa merayakan secara bersama-sama Lebaran 2024. Lantaran lebaran atau Hari Raya Idul Fitri 1445 H kemungkinan besar akan berlangsung serentak. Hal ini sesuai prediksi yang dikemukakan Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki bahwa Lebaran Idul Fitri 2024 akan jatuh pada 10 April.

Meskipun NU dan pemerintah belum menetapkan tanggal Hari Raya Idul Fitri 1445 H, namun lebaran 2024 ini diprediksi akan terlaksana serentak. “Dengan kondisi seperti itu insya Allah di Hari Raya Idul Fitri akan diselenggarakan secara bersama-sama bagi seluruh umat muslim di seluruh Indonesia,” imbuh Wamenag yang dikutip Haqqnews pada Selasa (9/4/2024).

Namun kemungkinan prediksi ini nantinya baru akan terbukti  dan ditetapkan dalam sidang isbat penentuan Hari Raya Idul Fitri 2024 oleh Kemenag RI.

Sidang Isbat baru akan diadakan pada hari ini atau Selasa 9 April 2024. Mengutip laman resminya, Kemenag RI akan melaksanakan sidang isbat penentuan Syawal atau Idul Fitri 1445 H pada tanggal 29 ramadhan. Artinya, dalam kalender Masehi sidang isbat akan dilaksanakan pada 9 April 2024.

“Sebagaimana biasa, sidang isbat awal Syawal selalu dilaksanakan pada 29 Ramadhan. Tahun ini, bertepatan dengan 9 April 2024,” ungkap Dirjen Masyarakat Islam, Kamaruddin Amin.

Hari Raya Idul Fitri 2024 Versi NU

Organisasi Islam Nahdlatul Ulama (NU) sampai saat ini belum menetapkan tanggal Hari Raya Idul Fitri 1445 H. Akan tetapi, apabila mengacu pada tahun-tahun sebelumnya, NU menetapkan 1 Syawal menunggu hasil sidang isbat oleh kemenag RI.

Dengan begitu, organisasi Islam NU akan menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1445 H atau 1 Syawal setelah hasil sidang isbat dikeluarkan Kemenag RI.

Hari Raya Idul Fitri 2024 Versi Muhammadiyah

Organisasi Islam Muhammadiyah tidak menunggu sidang isbat untuk menentukan Hari Raya Idul Fitri atau 1 Syawal 1445 H. Muhammadiyah telah menetapkan Hari Raya Idul Fitri dalam Maklumat Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah tentang Penetapan hasil Hisab Ramadan, Syawal, Dzulhijjah 1445 H.

Mengutip maklumat tersebut, PP Muhammadiyah menetapkan Idul Fitri 2024 jatuh pada Rabu, 10 April 2024. Berbeda dengan pemerintah, penetapan ini menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal.

Berdasarkan hasil hisab tersebut, ditemukan bahwa pada 9 April 2024 di Yogyakarta hilal sudah kelihatan begitu Matahari terbenam. Bersamaan dengan itu, bulan juga sudah berada di atas ufuk.

Maka dari itu, Idul Fitri 2024 atau 1 Syawal 1445 H versi Muhammadiyah jatuh pada Rabu, 10 April 2024. Sebagaimana tertulis dalam Maklumat PP Muhammadiyah.

“1 Syawal 1445 H jatuh pada hari Rabu Pahing, 10 April 2024 M,” bunyi keterangan Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada maklumat yang dirilis pada tanggal 12 Januari 2024. (hq1)

PWI Pusat Kembali Lanjutkan Program UKW Gratis PWI se-Indonesia

HAQQNEWS.CO.ID – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat melalui Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) PWI kembali menggelar kelanjutan UKW gratis di 38 Provinsi se-Indonesia dan satu daerah PWI khusus yaitu PWI Surakarta, pasca lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah 2024.

 

Ketua PWI Pusat Hendry Ch Bangun didampingi Sekjen PWI Pusat Sayid Iskandarsyah, Rabu (3/4), mengatakan lanjutan UKW gratis telah terjadwal di PWI Provinsi sesuai dengan pengajuan pengurus PWI Provinsi tersebut.

 

Beberapa PWI daerah yang telah siap melaksanakan UKW gratis ini, ujar Hendry, yaitu Provinsi Papua Tengah yang akan menggelar UKW di ibukota Nabire sebanyak lima kelas pada 18-19 April 2024, dilanjutkan di Provinsi Riau enam kelas pada 23-24 April 2024 dan selanjutnya di Sumsel sebanyak 8 kelas pada 26-27 April 2024 dan di Provinsi Kepri lima kelas, pada 3-4 Mei 2024.

 

Dengan keberlanjutan UKW PWI gratis, para ketua PWI Provinsi menyambut antusias. Ketua PWI Kepri, Andi Gino, menyatakan berterima kasih kepada sponsor dan PWI pusat yang memahami kebutuhan anggota untuk meningkatkan kualitas wartawan. Hal senada diungkapkan oleh Ketua PWI Sulawesi Tenggara, Sarjono. Menurutnya, program terobosan PWI Pusat sangat tepat terkait untuk meningkatkan kualitas wartawan anggota PWI. “Apalagi ini program gratis yang telah ditunggu-tunggu anggota PWI,” ujar Sarjono.

 

Bahkan Ketua PWI Sumsel Kurnaidi, menyatakan, UKW PWI Pusat ini sangat membantu dalam meningkatkan kualitas wartawan di daerah.

 

Menurut Hendry Ch Bangun yang biasa dipanggil HCB, minimal tahap periode April – Mei 2024 ini akan dilaksanakan UKW di 10 Provinsi. Beberapa daerah Provinsi telah melakukan proses uploud data peserta UKW.

 

Di antaranya PWI Provinsi Sultra, PWI Sulteng, PWI Jawa Timur, PWI Sumbar, dan satu Provinsi dari Kalimantan, pilihannya di Kalsel atau di Kaltara.

 

Dengan dilaksanakan UKW PWI gratis di 10 PWI Provinsi ini, menurut HCB, maka secara simultan akan meneruskan program UKW gratis PWI Pusat bersama BUMN yang telah digelar di 10 PWI Provinsi pada waktu sebelum ini. Dengan demikian jadi total PWI Provinsi yang telah melaksanakan program UKW gratis PWI Pusat sebanyak 20 PWI provinsi.

 

“Setelah kick off pada akhir Desember 2023, UKW PWI Pusat gratis bersama BUMN yang telah sukses dilaksanakan di 10 PWI Provinsi yaitu di Papua Induk, Papua Selatan, Sulawesi Utara, Aceh, Yogyakarta, NTB, NTT, Bengkulu, Lampung, dan PWI Provinsi Kalteng.”jelas HCB.

 

Selain pelaksanaan program UKW PWI gratis juga dalam tahun anggaran 2024, menurut Direktur LUKW PWI Pusat, Firdaus Komar, melalui usulan PWI Provinsi, sebanyak 21 PWI Provinsi mendapat kesempatan UKW gratis dengan fasilitas Dewan Pers. Gelaran UKW fasiiitas DP ini telah dimulai oleh LUKW PWI pada 7-8 Maret 2024 di PWI Sumut.

 

Pada bagian lain, Direktur UKW Firdaus Komar, menyampaikan, terima kasih kepada pihak Kementerian BUMN yang selama ini telah membantu gelaran UKW gratis. Terkait keberlanjutan dengan UKW gratis ini, Firdqus menyampaikan tetap akan digelar kompetisi jurnalistik.

 

Menurut Firko, peserta UKW PWI Pusat gratis tetap memiliki kesempatan mengikuti lomba kompetisi jurnalistik seperti halnya UKW PWI gratis bersama BUMN dengan memperebutkan total hadiah Rp50 juta.

 

Kompetisi jurnalistik khusus bagi peserta yang mengikuti UKW PWI gratis tidak terpisahkan dengan peserta yang telah kebih awal ikut UKW PWI gratis yang kick-off-nya, pada Kamis-Jumat (28-29/12), serentak di tiga daerah sekaligus, yaitu di Manado, PWI Sulawesi Utara (Sulut), di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan di Banda Aceh, PWI Provinsi Aceh.

 

Secara teknis mengenai kompetisi jurnalistik bagi peserta UKW PWI pusat ini, ujar Firdaus, wajib memenuhi kriteria sebagai berikut, tema tulisan lomba tetap mengacuh pada topik terkait BUMN yaitu “peran BUMN terhadap kemajuan pers melalui UKW’, seiring dengan lanjutan program UKW gratis ini maka topik lomba dapat juga mengenai “peran stretegis UKW meningkatkan kualitas pers Indonesia”.

 

Karya jurnalistik yang diikutkan dalam lomba berupa feature dengan minimal 1.500 karakter.

 

Selanjutnya karya yang dilombakan dikirimkan ke link yang telah disediakan oleh admin PWI Pusat setelah tiga hari pelaksanaan UKW yang digelar di masing-masing daerah.

 

Terkait pelaksanaan UKW PWI gratis ini, yang lebih digelar di 38 PWI Provinsi dan PWI Surakarta, maka PWI daerah yang akan melaksanakan UKW gratis perlu menyiapkan administrasi berkas peserta sesuai ketentuan yang berlaku di LUKW PWI, kemudian PWI Provinsi melakukan koordinasi untuk memastikan teknis pelaksanaan UKW dengan LUKW PWI berkaitan dengan waktu dan tempat pelaksanaan.

 

Kemudian PWI Provinsi diwajibkan memberitakan atau mempublikasikan rilis berita berkaitan dengan penyelenggaraan UKW PWI gratis tersebut. (*)

Empat Amalan pada Malam Teristimewa Lailatul Qadar

Foto Ilustrasi

HAQQNEWS.COM – Malam paling istimewa adalah Lailatul Qadar. Malam yang lebih utama dari 1000 bulan. Setiap muslim menginginkan bertemua dengan malam istimewa ini.

Berikut amalan apa yang bisa dikerjakan, dan amalan apa yang paling utama menurut sunah Nabi?

Terkait dengan amalan sunah Nabi pada malam lailatul qadar telah dijelaskan dalam hadits riwayat Imam Al-Bukhari. Nabi Muhammad saw bersabda:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِه، وَمَنْ قَامَ لَيْلَةَ القَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya, “Barangsiapa melaksanakan puasa Ramadhan karena iman kepada Allah dan mengharapkan pahala (hanya dari-Nya), maka akan diampuni dosa-dosa yang telah dikerjakannya, dan barangsiapa menegakkan malam lailatul qadar (mengisi dengan ibadah) karena iman kepada Allah dan mengharapkan pahala (hanya dari-Nya) maka akan diampuni dosa-dosa yang telah dikerjakannya.” (HR Al-Bukhari).

Al-Hafizh Ibnu Rajab mengatakan bahwa menegakkan malam lailatul qadar adalah menghidupkan malamnya dengan shalat tahajud. Menurut Sufyan At-Tsauri amalan sunah Nabi yang paling utama pada malam lailatul qadar adalah berdoa:

قال سفيان الثوري: الدعاء في تلك الليلة أحب إلي من الصلاة، قال: وإذا كان يقرأ، وهو يدعو، ويرغب إلى الله في الدعاء والمسألة، لعله يوافق. انتهى

Artinya, “Berdoa di malam itu lebih aku sukai dibanding shalat.” Dan jika ia membaca (al-Qur’an) dan memohon dengan bersungguh-sungguh kepada Allah di dalam doa dan permintaan hajatnya maka semoga Allah mengabulkannya.”

Terkait ungkapan Sufyan At-Tsauri, Al-Hafizh Ibnu Rajab berkata:

ومراده أن كثرة الدعاء أفضل من الصلاة التي لا يكثر فيها الدعاء وإن قرأ ودعا كان حسنا. وقد كان النبي صلى الله عليه وسلم يتهجد في ليالي رمضان ويقرأ قراءة مرتلة لا يمر بآية فيها رحمة إلا سأل ولا بآية فيها عذاب إلا تعوذ. فيجمع بين الصلاة والقراءة والدعاء والتفكر. وهذا أفضل الأعمال وأكملها في ليالي العشر وغيرها والله أعلم

Artinya, “Maksudnya adalah memperbanyak doa lebih utama dibanding shalat yang di dalamnya tidak terdapat banyak doa. Dan jika ia membaca (Al-Quran) dan berdoa maka lebih bagus.”

Beliau berdalil dengan realita bahwa Nabi Muhammad saw melaksanakan shalat tahajud di malam-malamnya bulan Ramadhan dan membaca Al-Quran dengan tartil. Ketika beliau membaca ayat tentang rahmat maka beliau berdoa, dan bila membaca ayat azab maka beliau meminta perlindungan kepada Allah. Sebab itu maka mengombinasikan antara shalat, membaca Al-Quran, berdoa dan tafakur, adalah amal yang paling utama dan paling sempurna dikerjakan pada malam-malam sepuluh akhir bulan Ramadhan dan malam-malam selainnya”. (Ibnu Rajab al-Hambali, Lathaiful Ma’arif, [ Beirut, Darul Ibnu Hazm,2004], halaman 204).

Sedangkan doa yang diajarkan Nabi saw adalah:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwan fa’fu ‘anni.

Artinya, “Sesungguhnya Engkau dzat yang maha memaafkan, menyukai memaafkan maka maafkanlah aku.” Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan Imam Ahmad sebagai berikut:

وَعَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ: قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ، أَرَأَيْتَ إنْ وَافَقْت لَيْلَةُ الْقَدْرِ مَا أَقُولُ فِيهَا؟ قَالَ: قُولِي: اللَّهُمَّ إنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Artinya, “Dari ‘Aisyah, beliau berkata, “Aku bertanya, Wahai Rasulullah apa pandangamu jika saya bertepatan dengan malam lailatul qadar?.

Beliaupun bersabada: “Berdoalah engkau dengan doa “اللَّهُمَّ إنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي “Sesungguhnya Engkau adalah Dzat yang maha memaafkan, menyukai memaafkan maka maafkanlah aku.” (HR. Imam Ahmad)

Dari paparan yang dikutip dari NU Online di atas, maka dapat diketahui, amalan paling utama malam lailatul qadar adalah dengan menggabungkan empat amalan sunah Nabi sebagai berikut: shalat malam atau shalat tahajud; membaca Al-Quran; berdoa dengan doa yang diajarkan Nabi untuk lailatul qadar, dan tafakur.

Wallahu a’lam bisshawab. (hq1)