back to top
27.3 C
Riau Islands
Rabu 4 Maret 2026
Beranda blog Halaman 26

UAH Sebut Jumlah Bilangan Salat yang Membentuk 3 Kekuatan Seseorang

Ustad Adi Hidayat (Foto: Wikipedia)

HAQQNEWS.CO.ID – Inilah bilangan salat yang menurut Ustad Adi Hidayat dapat membentuk 3 kekuatan utama bagi diri seseorang. Kekuatan itu berupa spiritual, mental, dan kekuatan intelektual. UAH menyebut menyebut amalan ini salat 40 rakaat.

“Para ulama meriset ternyata ada 40 (rakaat) yang pokok. Bukan pokok dalam masalah fardhu dan sunnah. Pokok, maksudnya membantu kita dalam kehidupan dengan tiga kekuatan: kekuatan spiritual, intelektual, dan mental,” ungkap UAH dikutip dari YouTube Adi Hidayat Official, Kamis (1/8/2024).

Pertama, salat fardhu lima waktu sebanyak 17 rakaat. Kedua, salat Tahajud dan Witir malam 11 rakaat. Dan, Ketiga,  12 rakaat salat Rawatib yang mendampingi salat fardhu.“Tahajud dalilnya Alquran surah 17 ayat 79-80. Yang Rawatib hadisnya dari Imam At-Tirmidzi,” imbuh UAH.

Ustad Adi Hidayat (Foto: Wikipedia)

Kemudian UAH membeberkan hadis At-Tirmidzi bahwa yang 12 rakaat Rawatib terdiri dari empat rakaat sebelum Dzuhur, dua rakaat setelah Dzuhur, dua rakaat setelah Maghrib, dua rakaat setelah Isya, dan dua rakaat sebelum Subuh.

“Jadi, kalau orang sudah konsisten 40 rakaat selama hidupnya mampu mengerjakannya semaksimal mungkin dia berlatih. 17 (rakaat) dulu yang pokok. Lalu sertakan dengan yang dekat waktunya, Rawatib. Dikerjakan sampai konsisten,” kata UAH.

Menurutnya, jika seorang muslim telah rutin mengamalkannya, maka ia akan merasakan kenikmatan luar biasa. “Kalau sudah nikmat gak akan tertinggal. Sebab kenikmatan itu kalau tertinggal akan gelisah. Nanti akan tercipta keadaan, jangankan fardhu, tertinggal sunnah bisa gelisah. Kalau sudah begitu, Anda merasakan kenikmatan iman,” tambah UAH. (*/HQ1)

Lihat Juga :

Sukseskan Anak dengan Amalan Ini

Buya Yahya Bagikan Resep Jitu Tangkal Efek Negatif Media Sosial

Pesan Keimanan Buya Yahya kepada Para Calon Pemimpin

Pemerintah Setujui 3 KEK Baru, Termasuk Batam

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
HAQQNEWS.CO.ID – Pemerintah pusat menyetujui tiga kawasan ekonomi khusus (KEK) baru, salah satunya di Pulau Batam. Di pulau industri itu mendapat persetujuan KEK bidang kesehatan dan swasta bakal mengelolanya. Swasta tersebut adalah grup bereputasi internasional, yaitu The Apollo Hospitals Group asal India.

Hal itu terungkap dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Selain KEK Kesehatan Batam, imbuh Menko Perekonomian, dua lagi KEK yang pemerintah pusat sudah setujui. Keduanya adalah KEK kesehatan, pendidikan, dan teknologi di BSD (Bumi Serpong Damai) dan KEK pengembangan nikel di Morowali.

Dengan persetujuan KEK Kesehatan itu, lanjut Airlangga, harapannya kesehatan akan meningkat untuk masyarakat di Riau, Kepulauan Riau, dan Sumatera umumnya. “Swasta murni semuanya,” ungkap Airlangga pada Rabu (29/5/2024).

Kemudian, untuk pembangunan pusat pengembangan nikel di Morowali, PT Vale adalah perusahaan swasta yang akan terlibat. Dengan keterlibatan perusahaan-perusahaan tersebut, pendanaan pembangunan KEK seluruhnya berasal dari swasta pula.Pada kesempatan yang sama, Menteri Agraria, Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono, memastikan sudah tidak akan ada lagi permasalahan lahan di KEK, di kemudian hari. Sebab, pihaknya ingin menghadirkan kepastian hukum hak atas tanah di KEK. “Ini memberikan keyakinan juga bagi para investor kita untuk menanamkan modalnya,” imbuh Agus.

Dengan mengalirnya investasi, dia berharap KEK dapat menghadirkan pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan pekerjaan, hingga menggerakkan ekonomi lokal di berbagai bidang. Apalagi KEK yang telah disetujui adalah kawasan-kawasan ekonomi yang dikhususkan untuk bidang kesehatan, pendidikan, pariwisata, dan industri, termasuk industri kreatif.

Seperti KEK kesehatan di Pulau Batam misalnya, yang menurut AHY, bisa menarik lebih banyak masyarakat yang sebelumnya memilih berobat ke negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Pada saat yang sama, keberadaan pusat kesehatan di sana juga dinilai akan membuat wisatawan lebih nyaman untuk berwisata di Pulau Batam. (hq1)

Pengangguran Kepri Terparah Kedua Se-Indonesia

Foto Ilustrasi

HAQQNEWS.CO.ID – Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ternyata mempunyai masalah tingkat pengangguran terbuka yang mengkhawatirkan. Di Indonesia saat ini tingkat pengangguran terbuka Kepri merupakan yang tertinggi kedua setelah Provinsi Banten. Sebanyak 74,78 ribu orang atau 6,94 persen angkatan kerja Kepri saat ini menganggur.

Mengutip Badan Pusat Statistik (BPS) pada Selasa (28/5/2024), tingkat pengangguran terbuka Kepri mencapai 6,94 persen pada Februari 2024. Angka ini hampir saja menyamai Provinsi Banten dengan tingkat pengangguran terbuka sebesar 7,02 persen. Tidak sampai selisih 1 persen, hanya 0,8 persen. Padahal Banten tingkat pengangguran terbukanya paling tinggi se-Indonesia.

Sekadar diketahui BPS mendefinisikan tingkat pengangguran terbuka (TPT) adalah merupakan persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.

Dibandingkan periode sebelumnya, angka tingkat pengangguran terbuka Kepri ini mengalami peningkatan sebesar 0,14 persen, dari 6,8 persen pada Agustus 2023 naik menjadi 6,94 persen pada Februari 2024. Namun angka ini mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu pada Februari 2023 sebesar 7,61 persen.

Angka tingkat pengangguran terbuka seperti menjadi momok mengkhawatirkan bagi Provinsi Kepri. Periode yang sama tahun 2023 Kepri juga menempati ranking ketiga besar untuk tingkat pengangguran terbuka. Sekarang Kepri makin parah menempati ranking kedua dengan tingkat pengangguran tertinggi kedua di Indonesia. Sedangkan ranking ketiga adalah Jawa Barat.

Padahal Kepri selama ini terkenal sebagai daerah tujuan investasi seperti untuk wilayah Batam dan Bintan. Belum lagi selama ini Kepri juga diketahui sebagai daerah tujuan wisata bagi turis-turis asing karena kedekatannya secara geografik dengan negara Singapura dan Malaysia. (hq1)

sumber: keprikini.com

Wali Kota Batam Rudi : Warga Batam Siapkan Diri Sambut Kota Baru yang Modern

H. Muhammad Rudi, Wali Kota Batam saat mengimbau agar Warga Batam mempersiapkan diri menyambut Kota Baru yang modern, pada Selasa (14/5/2023).

HAQQNEWS.CO.ID – Warga Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau diimbau dari sekarang mempersiapkan diri menyongsong kota baru yang modern tahun 2029-2030. Untuk mewujudkan hal tersebut, dari sisi pemerintah sudah mempersiapkan dan menyatukan dua sumber mata anggaran.

Imbauan tersebut Wali Kota Batam, H. Muhammad Rudi kemukakan saat acara Halal Bihalal Tingkat Kecamatan Bengkong di Golden Prawn, Bengkonglaut, Kota Batam, Selasa (14/5/2024).

”Persiapkan diri untuk menyambut buah pembangunan Batam. Bapak dan ibu tak usah balik kampung, di Batam saja. Batam akan menjadi kota moderen pertama di Republik ini,” umbuh Rudi.

Selaian Warga Kecamatan Bengkong, Rudi saat menyampaikan imbauan tersebut, juga hadir Wakil Gubernur Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Batam, ketua RT/RW, dan tokoh masyarakat se-Kecamatan Bengkong.

Rudi kemudian melanjutkan bahwa Batam adalah milik seluruh warga Batam. ”Batam milik Bapak dan Ibu. Oleh sebab itu, kita harus kompak bersatu-padu untuk melanjutkan pembangunan Kota Batam,” ajak Rudi yang secara ex-officio merangkap Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam..

Menurut dia, saat ini pihaknya terus melakukan pembangunan, mulai dari pengembangan dan pembangunan Terminal II Bandara Internasional Hang Nadim Batam, pelabuhan Batuampar, hingga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan di Sekupang.

“Dua sumber anggaran sudah disatukan untuk pembangunan Batam. Mudah-mudahan sesuai perencanaan, tahun 2029-2030 Batam Kota Baru bisa dipersembahkan untuk masyarakat Kota Batam yang kita cintai,” ujarnya.

Selain itu, pembangunan infrastruktur jalan juga terus digesa. Tak lama lagi pembangunan jalan ini akan mulai masuk ke daerah Sagulung dan Batuaji atau kecamatan-kecamatan Batam. (HQ1)

Kalau Mau Kuliah, Dua Jurusan Ini Berpenghasilan Besar

Foto Ilustrasi

HAQQNEWS.CO.ID – Siapa yang tidak mau berpenghasilan besar setelah lulus kuliah? Nah, ternyata ada jurusan tertentu yang saat ini dunia usaha sangat membutuhkannya dan bisa berpenghasilan besar. Dua jurusan itu adalah bisnis dan tehnik.

Baru-baru ini riset terbaru National Bureau of Economic Research berjudul “College Majors and Skills: Evidence from the Universe of Online Job Ads” (2021) berupaya memberi jawaban yang mengurai korelasi antara jurusan kuliah dengan pendapatan ketika sudah bekerja.

Riset tersebut menganalisa data dari berbagai lowongan pekerjaan di Amerika Serikat selama periode 2010-2018 untuk melihat jurusan mana saja yang paling dibutuhkan perusahaan dan proyeksi gaji yang bakal diterima.

Hasilnya menunjukkan ada dua jurusan yang berpeluang memperoleh hal itu, yakni jurusan bisnis untuk ranah sosial-humaniora dan jurusan teknik untuk ranah sains-teknologi. Ini bisa terjadi karena berkuliah di dua jurusan tersebut membuat mahasiswa banyak belajar tentang keterampilan dunia kerja, seperti berpikir logis dan berpikir kritis.

Sejak awal berkuliah, mahasiswa jurusan bisnis dan teknik apapun itu sudah dilatih berpikir kritis, sehingga ketika lulus sudah terbiasa menghadapi berbagai tantangan. Alhasil, ketika dihadapkan pada berbagai macam masalah pekerjaan, lulusan dua jurusan tersebut bisa mengatasinya.

Dalam riset tersebut, diketahui jurusan bisnis dan teknik berhasil menumbuhkembangkan keterampilan, seperti kognitif, manajerial, organisasi, proyek manajemen, hingga sosial.  Menariknya, apabila lulusan bisnis dan teknik bekerja tak sesuai jurusannya mereka bisa memperoleh gaji lebih besar. Tentu, ini bisa terjadi karena mereka telah mendapat keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja.

Jika bisnis dan teknik paling diuntungkan, riset tersebut juga mengungkap kebalikannya. Jurusan keperawatan, perpustakaan, seni keagamaan, hingga filsafat jadi jurusan yang paling jarang dibutuhkan dunia usaha.

“Jurusan lain seperti keperawatan yang lebih spesifik mempelajari suatu keterampilan jadi yang tidak banyak dicari di pasar kerja bagi lulusan perguruan tinggi,” ungkap riset tersebut.

Atas dasar inilah, tim riset dari National Bureau of Economic Research menganjurkan bahwa sudah seharusnya para pembuat kebijakan dan pimpinan pendidikan tinggi mengadopsi pandangan lebih luas ihwal bagaimana memenuhi kompetensi seseorang dengan kualifikasi dunia kerja. (HQ1)

Umat Muslim Indonesia Bakal Serentak Rayakan Idul Fitri 2024

Foto ilustrasi

HAQQNEWS.CO.ID – Umat muslim Indonesia diperkirakan bisa merayakan secara bersama-sama Lebaran 2024. Lantaran lebaran atau Hari Raya Idul Fitri 1445 H kemungkinan besar akan berlangsung serentak. Hal ini sesuai prediksi yang dikemukakan Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki bahwa Lebaran Idul Fitri 2024 akan jatuh pada 10 April.

Meskipun NU dan pemerintah belum menetapkan tanggal Hari Raya Idul Fitri 1445 H, namun lebaran 2024 ini diprediksi akan terlaksana serentak. “Dengan kondisi seperti itu insya Allah di Hari Raya Idul Fitri akan diselenggarakan secara bersama-sama bagi seluruh umat muslim di seluruh Indonesia,” imbuh Wamenag yang dikutip Haqqnews pada Selasa (9/4/2024).

Namun kemungkinan prediksi ini nantinya baru akan terbukti  dan ditetapkan dalam sidang isbat penentuan Hari Raya Idul Fitri 2024 oleh Kemenag RI.

Sidang Isbat baru akan diadakan pada hari ini atau Selasa 9 April 2024. Mengutip laman resminya, Kemenag RI akan melaksanakan sidang isbat penentuan Syawal atau Idul Fitri 1445 H pada tanggal 29 ramadhan. Artinya, dalam kalender Masehi sidang isbat akan dilaksanakan pada 9 April 2024.

“Sebagaimana biasa, sidang isbat awal Syawal selalu dilaksanakan pada 29 Ramadhan. Tahun ini, bertepatan dengan 9 April 2024,” ungkap Dirjen Masyarakat Islam, Kamaruddin Amin.

Hari Raya Idul Fitri 2024 Versi NU

Organisasi Islam Nahdlatul Ulama (NU) sampai saat ini belum menetapkan tanggal Hari Raya Idul Fitri 1445 H. Akan tetapi, apabila mengacu pada tahun-tahun sebelumnya, NU menetapkan 1 Syawal menunggu hasil sidang isbat oleh kemenag RI.

Dengan begitu, organisasi Islam NU akan menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1445 H atau 1 Syawal setelah hasil sidang isbat dikeluarkan Kemenag RI.

Hari Raya Idul Fitri 2024 Versi Muhammadiyah

Organisasi Islam Muhammadiyah tidak menunggu sidang isbat untuk menentukan Hari Raya Idul Fitri atau 1 Syawal 1445 H. Muhammadiyah telah menetapkan Hari Raya Idul Fitri dalam Maklumat Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah tentang Penetapan hasil Hisab Ramadan, Syawal, Dzulhijjah 1445 H.

Mengutip maklumat tersebut, PP Muhammadiyah menetapkan Idul Fitri 2024 jatuh pada Rabu, 10 April 2024. Berbeda dengan pemerintah, penetapan ini menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal.

Berdasarkan hasil hisab tersebut, ditemukan bahwa pada 9 April 2024 di Yogyakarta hilal sudah kelihatan begitu Matahari terbenam. Bersamaan dengan itu, bulan juga sudah berada di atas ufuk.

Maka dari itu, Idul Fitri 2024 atau 1 Syawal 1445 H versi Muhammadiyah jatuh pada Rabu, 10 April 2024. Sebagaimana tertulis dalam Maklumat PP Muhammadiyah.

“1 Syawal 1445 H jatuh pada hari Rabu Pahing, 10 April 2024 M,” bunyi keterangan Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada maklumat yang dirilis pada tanggal 12 Januari 2024. (hq1)

PWI Pusat Kembali Lanjutkan Program UKW Gratis PWI se-Indonesia

HAQQNEWS.CO.ID – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat melalui Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) PWI kembali menggelar kelanjutan UKW gratis di 38 Provinsi se-Indonesia dan satu daerah PWI khusus yaitu PWI Surakarta, pasca lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah 2024.

 

Ketua PWI Pusat Hendry Ch Bangun didampingi Sekjen PWI Pusat Sayid Iskandarsyah, Rabu (3/4), mengatakan lanjutan UKW gratis telah terjadwal di PWI Provinsi sesuai dengan pengajuan pengurus PWI Provinsi tersebut.

 

Beberapa PWI daerah yang telah siap melaksanakan UKW gratis ini, ujar Hendry, yaitu Provinsi Papua Tengah yang akan menggelar UKW di ibukota Nabire sebanyak lima kelas pada 18-19 April 2024, dilanjutkan di Provinsi Riau enam kelas pada 23-24 April 2024 dan selanjutnya di Sumsel sebanyak 8 kelas pada 26-27 April 2024 dan di Provinsi Kepri lima kelas, pada 3-4 Mei 2024.

 

Dengan keberlanjutan UKW PWI gratis, para ketua PWI Provinsi menyambut antusias. Ketua PWI Kepri, Andi Gino, menyatakan berterima kasih kepada sponsor dan PWI pusat yang memahami kebutuhan anggota untuk meningkatkan kualitas wartawan. Hal senada diungkapkan oleh Ketua PWI Sulawesi Tenggara, Sarjono. Menurutnya, program terobosan PWI Pusat sangat tepat terkait untuk meningkatkan kualitas wartawan anggota PWI. “Apalagi ini program gratis yang telah ditunggu-tunggu anggota PWI,” ujar Sarjono.

 

Bahkan Ketua PWI Sumsel Kurnaidi, menyatakan, UKW PWI Pusat ini sangat membantu dalam meningkatkan kualitas wartawan di daerah.

 

Menurut Hendry Ch Bangun yang biasa dipanggil HCB, minimal tahap periode April – Mei 2024 ini akan dilaksanakan UKW di 10 Provinsi. Beberapa daerah Provinsi telah melakukan proses uploud data peserta UKW.

 

Di antaranya PWI Provinsi Sultra, PWI Sulteng, PWI Jawa Timur, PWI Sumbar, dan satu Provinsi dari Kalimantan, pilihannya di Kalsel atau di Kaltara.

 

Dengan dilaksanakan UKW PWI gratis di 10 PWI Provinsi ini, menurut HCB, maka secara simultan akan meneruskan program UKW gratis PWI Pusat bersama BUMN yang telah digelar di 10 PWI Provinsi pada waktu sebelum ini. Dengan demikian jadi total PWI Provinsi yang telah melaksanakan program UKW gratis PWI Pusat sebanyak 20 PWI provinsi.

 

“Setelah kick off pada akhir Desember 2023, UKW PWI Pusat gratis bersama BUMN yang telah sukses dilaksanakan di 10 PWI Provinsi yaitu di Papua Induk, Papua Selatan, Sulawesi Utara, Aceh, Yogyakarta, NTB, NTT, Bengkulu, Lampung, dan PWI Provinsi Kalteng.”jelas HCB.

 

Selain pelaksanaan program UKW PWI gratis juga dalam tahun anggaran 2024, menurut Direktur LUKW PWI Pusat, Firdaus Komar, melalui usulan PWI Provinsi, sebanyak 21 PWI Provinsi mendapat kesempatan UKW gratis dengan fasilitas Dewan Pers. Gelaran UKW fasiiitas DP ini telah dimulai oleh LUKW PWI pada 7-8 Maret 2024 di PWI Sumut.

 

Pada bagian lain, Direktur UKW Firdaus Komar, menyampaikan, terima kasih kepada pihak Kementerian BUMN yang selama ini telah membantu gelaran UKW gratis. Terkait keberlanjutan dengan UKW gratis ini, Firdqus menyampaikan tetap akan digelar kompetisi jurnalistik.

 

Menurut Firko, peserta UKW PWI Pusat gratis tetap memiliki kesempatan mengikuti lomba kompetisi jurnalistik seperti halnya UKW PWI gratis bersama BUMN dengan memperebutkan total hadiah Rp50 juta.

 

Kompetisi jurnalistik khusus bagi peserta yang mengikuti UKW PWI gratis tidak terpisahkan dengan peserta yang telah kebih awal ikut UKW PWI gratis yang kick-off-nya, pada Kamis-Jumat (28-29/12), serentak di tiga daerah sekaligus, yaitu di Manado, PWI Sulawesi Utara (Sulut), di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan di Banda Aceh, PWI Provinsi Aceh.

 

Secara teknis mengenai kompetisi jurnalistik bagi peserta UKW PWI pusat ini, ujar Firdaus, wajib memenuhi kriteria sebagai berikut, tema tulisan lomba tetap mengacuh pada topik terkait BUMN yaitu “peran BUMN terhadap kemajuan pers melalui UKW’, seiring dengan lanjutan program UKW gratis ini maka topik lomba dapat juga mengenai “peran stretegis UKW meningkatkan kualitas pers Indonesia”.

 

Karya jurnalistik yang diikutkan dalam lomba berupa feature dengan minimal 1.500 karakter.

 

Selanjutnya karya yang dilombakan dikirimkan ke link yang telah disediakan oleh admin PWI Pusat setelah tiga hari pelaksanaan UKW yang digelar di masing-masing daerah.

 

Terkait pelaksanaan UKW PWI gratis ini, yang lebih digelar di 38 PWI Provinsi dan PWI Surakarta, maka PWI daerah yang akan melaksanakan UKW gratis perlu menyiapkan administrasi berkas peserta sesuai ketentuan yang berlaku di LUKW PWI, kemudian PWI Provinsi melakukan koordinasi untuk memastikan teknis pelaksanaan UKW dengan LUKW PWI berkaitan dengan waktu dan tempat pelaksanaan.

 

Kemudian PWI Provinsi diwajibkan memberitakan atau mempublikasikan rilis berita berkaitan dengan penyelenggaraan UKW PWI gratis tersebut. (*)

Empat Amalan pada Malam Teristimewa Lailatul Qadar

Foto Ilustrasi

HAQQNEWS.COM – Malam paling istimewa adalah Lailatul Qadar. Malam yang lebih utama dari 1000 bulan. Setiap muslim menginginkan bertemua dengan malam istimewa ini.

Berikut amalan apa yang bisa dikerjakan, dan amalan apa yang paling utama menurut sunah Nabi?

Terkait dengan amalan sunah Nabi pada malam lailatul qadar telah dijelaskan dalam hadits riwayat Imam Al-Bukhari. Nabi Muhammad saw bersabda:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِه، وَمَنْ قَامَ لَيْلَةَ القَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya, “Barangsiapa melaksanakan puasa Ramadhan karena iman kepada Allah dan mengharapkan pahala (hanya dari-Nya), maka akan diampuni dosa-dosa yang telah dikerjakannya, dan barangsiapa menegakkan malam lailatul qadar (mengisi dengan ibadah) karena iman kepada Allah dan mengharapkan pahala (hanya dari-Nya) maka akan diampuni dosa-dosa yang telah dikerjakannya.” (HR Al-Bukhari).

Al-Hafizh Ibnu Rajab mengatakan bahwa menegakkan malam lailatul qadar adalah menghidupkan malamnya dengan shalat tahajud. Menurut Sufyan At-Tsauri amalan sunah Nabi yang paling utama pada malam lailatul qadar adalah berdoa:

قال سفيان الثوري: الدعاء في تلك الليلة أحب إلي من الصلاة، قال: وإذا كان يقرأ، وهو يدعو، ويرغب إلى الله في الدعاء والمسألة، لعله يوافق. انتهى

Artinya, “Berdoa di malam itu lebih aku sukai dibanding shalat.” Dan jika ia membaca (al-Qur’an) dan memohon dengan bersungguh-sungguh kepada Allah di dalam doa dan permintaan hajatnya maka semoga Allah mengabulkannya.”

Terkait ungkapan Sufyan At-Tsauri, Al-Hafizh Ibnu Rajab berkata:

ومراده أن كثرة الدعاء أفضل من الصلاة التي لا يكثر فيها الدعاء وإن قرأ ودعا كان حسنا. وقد كان النبي صلى الله عليه وسلم يتهجد في ليالي رمضان ويقرأ قراءة مرتلة لا يمر بآية فيها رحمة إلا سأل ولا بآية فيها عذاب إلا تعوذ. فيجمع بين الصلاة والقراءة والدعاء والتفكر. وهذا أفضل الأعمال وأكملها في ليالي العشر وغيرها والله أعلم

Artinya, “Maksudnya adalah memperbanyak doa lebih utama dibanding shalat yang di dalamnya tidak terdapat banyak doa. Dan jika ia membaca (Al-Quran) dan berdoa maka lebih bagus.”

Beliau berdalil dengan realita bahwa Nabi Muhammad saw melaksanakan shalat tahajud di malam-malamnya bulan Ramadhan dan membaca Al-Quran dengan tartil. Ketika beliau membaca ayat tentang rahmat maka beliau berdoa, dan bila membaca ayat azab maka beliau meminta perlindungan kepada Allah. Sebab itu maka mengombinasikan antara shalat, membaca Al-Quran, berdoa dan tafakur, adalah amal yang paling utama dan paling sempurna dikerjakan pada malam-malam sepuluh akhir bulan Ramadhan dan malam-malam selainnya”. (Ibnu Rajab al-Hambali, Lathaiful Ma’arif, [ Beirut, Darul Ibnu Hazm,2004], halaman 204).

Sedangkan doa yang diajarkan Nabi saw adalah:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwan fa’fu ‘anni.

Artinya, “Sesungguhnya Engkau dzat yang maha memaafkan, menyukai memaafkan maka maafkanlah aku.” Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan Imam Ahmad sebagai berikut:

وَعَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ: قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ، أَرَأَيْتَ إنْ وَافَقْت لَيْلَةُ الْقَدْرِ مَا أَقُولُ فِيهَا؟ قَالَ: قُولِي: اللَّهُمَّ إنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Artinya, “Dari ‘Aisyah, beliau berkata, “Aku bertanya, Wahai Rasulullah apa pandangamu jika saya bertepatan dengan malam lailatul qadar?.

Beliaupun bersabada: “Berdoalah engkau dengan doa “اللَّهُمَّ إنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي “Sesungguhnya Engkau adalah Dzat yang maha memaafkan, menyukai memaafkan maka maafkanlah aku.” (HR. Imam Ahmad)

Dari paparan yang dikutip dari NU Online di atas, maka dapat diketahui, amalan paling utama malam lailatul qadar adalah dengan menggabungkan empat amalan sunah Nabi sebagai berikut: shalat malam atau shalat tahajud; membaca Al-Quran; berdoa dengan doa yang diajarkan Nabi untuk lailatul qadar, dan tafakur.

Wallahu a’lam bisshawab. (hq1)

Tepis Isu Pembongkaran Masjid, FKDM Ajak Warga Tak Mudah Termakan Berita Hoax

Sekretaris FKDM, Fendi Hidayat

HAQQNEWS.CO.ID – Pengurus Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Batam mengajak semua pihak dan masyarakat untuk tidak menyebar berita bohong alias hoax untuk menjaga kondusifitas Kota Batam.

Menyikapi isu yang ramai beredar beberapa hari ini, Sekretaris FKDM, Fendi Hidayat mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesucian bulan Ramadhan dengan tidak menyebar isu yang mengarah ke fitnah.

“Terkait isu yang ramai kemaren, itu tidak benar karena fakta di lapangan adalah pemberian bantuan senilai Rp. 200juta untuk pembangunan Masjid Bukrota Wa Ashila, Seibeduk” ujar Fendi Minggu (24/3/2024).

Menurut Fendi, sebagai wadah yang dibentuk untuk menjaga kewaspadaan dini masyarakat, FKDM memiliki tanggungjawab untuk mengingatkan dan mengajak semua elemen masyarakat Batam agar ikut serta menjaga kondusifitas dan ketentraman kota Batam.

“Pertumbuhan ekonomi yang signifikan di Batam, mencapai 7,04 persen yang merupakan hasil dari sinergi antara Pemerintah Kota Batam dan BP Batam adalah suatu prestasi yang harus kita pertahankan dengan bersama-sama memastikan agar Batam tetap aman, kondusif dan tidak membiarkan isu mengganggu stabilitas kota, apalagi jika hal tersebut cenderung fitnah dan tendensius” lanjut Fendi.

Dalam upaya menjaga stabilitas dan kondusifitas kota Batam, FKDM akan terus mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh isu yang tidak jelas sumbernya.

Semua pihak, tambahnya, diharapkan dapat bekerja sama untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Batam.

“Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan kita bersama tidak hanya menjadi tugas aparat dan pemerintah, tapi kita semua sebagai masyarakat memiliki tanggungjawab yang sama,” tuturnya. (ojt)

PNTI Kepri Dukung Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah Jadi Gubernur Kepri

HAQQNEWS.CO.ID – Persatuan Nelayan Tradisional Indonesia (PNTI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyatakan siap mendukung Kapolda Kepri, Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah maju sebagai calon Gubernur Kepri pada Pilkada 2024.

“Kami berharap Bapak Kapolda Irjen Yan Fitri Halimansyah sebagai tokoh masyarakat Kepri untuk maju dalam pemilihan Gubernur pada November mendatang,” kata Ketua PNTI Kepri, Yusril usai rapat pengurus di Tanjungpinang, Kamis (21/3) malam.

Menurut Yusril, Yan Fitri adalah salah satu putra terbaik Kepri yang saat ini menjabat Kapolda dan dipastikan sangat memahami kompleksitas Kepri dan menjadi beranda terdepan NKRI dengan berbagai keunggulan dan tantangannya.

“Beliau pasti sangat memahami tanah kelahirannya dengan segala potensi yang ada agar bisa dikelola dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat Kepri,” kata Yusril.

Kondisi geografis Kepri dengan 96 persen lautan dan potensi sumber daya maritim yang sangat besar diharapkan bisa dikelola secara optimal, jika Yan Fitri memimpin Kepri 5 tahun mendatang.

“Masyarakat nelayan terutama yang tradisional juga butuh sentuhan agar bisa sejahtera di wilayah yang 96 persen lautan. Kami akan menitipkan harapan itu kepada Yan Fitri yang kami yakini memahami persoalan itu sebagai pemimpin,” imbuh Yusril.

Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah, M.H. adalah seorang perwira tinggi Polri yang sejak 7 Desember 2023 ditugaskan Kapolri sebagai Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau. Yan Fitri merupakan lulusan Akpol 1989 dan berpengalaman dalam bidang Reserse. (hq3)