back to top
27.4 C
Riau Islands
Rabu 4 Maret 2026
Beranda blog Halaman 24

Rudi Ingin Beri Beasiswa Kedokteran, Prioritas Anak Kepri di KEK Kesehatan

Rudi ingin beri beasiswa kedokteran, prioritas anak kepri di KEK Kesehatan.
Rudi (kiri) yang menjadi calon Gubernur Kepri dalam suatu kesempatan bersama, H. Aunur Rafiq, yang menjadi calon wakilnya, dalam kontestasi Pilgub Kepri 2024.

Tanjungpinang, Haqqnews.co.id – Calon Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), H. Muhammad Rudi memajukan Batam tak hanya dari sisi pembangunan infrastruktur dan perekonomian. Namun mengembangkan sisi persepsi kewilayahan berupa Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Kesehatan Internasional Batam. Rudi ingin anak-anak Kepri ikut menikmatinya.

Saat silaturahmi dan kampanye dialogis dengan masyarakat RW 20 Kelurahan Tanjungbuntung, Bengkong, Batam, Kamis (31/10/2024), Rudi membocorkan sedikit keinginannya memprioritaskan anak-anak Kepri di KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam. Khususnya bagi anak-anak yang mampu kuliah di fakultas kedokteran berstandar internasional dalam KEK tersebut.

Rudi ingin memberikan beasiswa kuliah kedokteran bagi anak-anak Kepri yang mempunyai keinginan dan kemampuan lebih. ”Rumah sakit dan perguruan tinggi di KEK akan saya jadikan contoh. Saya ingin anak-anak Kepri prioritas untuk sekolah kedokteran di sana. Nanti kalau sudah lulus bisa bekerja dan mengabdikan diri untuk masyarakat Kepri,” ungkap Rudi, seperti kutip Keprikini.com. 

Dalam pada itu, Candra Ibrahim, juru bicara tim pemenangan Rudi Rafiq di kontestasi pemilihan Gubernur Kepri 2024, menjelaskan KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam akan terisi oleh dokter-dokter asing karena standar internasional. ”Jika dokter-dokter dan perawat kita sudah terbiasa standar internasional, barulah dokter-dokter asing kembali ke negara asal,” ujar Candra.

Untuk itu, Candra menambahkan, anak-anak Kepri terbaik nantinya akan diterima di sekolah kedokteran internasional dalam KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam. ”Pemerinah daerah akan membiayainya,” imbuh Candra.

Perkembangan Teranyar Batam

Perkembangan teranyar dan gemilang Batam saat ini, adalah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyetujui pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Kesehatan Internasional Batam. Penetapan telah memenuhi persyaratan pembentukan KEK sebagaimana dalam Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Kawasan Ekonomi Khusus.

Melansir situs resmi BP Batam, proses pengusulan KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam telah menjadi concern BP Batam beberapa tahun terakhir. Kehadiran KEK Pariwisata Kesehatan Internasional bakal membawa keuntungan bagi Batam.

KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam total luas 47,17 hektare. Akan berada di wilayah Sekupang dengan luas 23,10 hektare, yang fokus pada wisata kesehatan terpadu. Kemudian wilayah Nongsa seluas 24,08 hektare untuk pariwisata. KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam menargetkan investasi Rp6,91 triliun sampai dengan 2032, dan akan menyerap 105.406 tenaga kerja selama 80 tahun.

Investor Utama, Kolaborasi Apollo Hospital India dan Mayapada Group

Pengusulan KEK telah memenuhi syarat karena telah menguasai lahan 100 persen dengan investor utama, yakni Apollo Hospitals India dan Mayapada Group untuk rumah sakit internasional.

Pada lokasi Sekupang akan terpusat kegiatan utama kesehatan dengan rencana bisnis Rumah Sakit Internasional (Mayapada Apollo Batam International Hospital), Nursing Academy International, MedTech Park yang dilengkapi MICE (meetings, incentive, convention & exhibition), perumahan dokter, dormitory, hotel dan retail.

Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam beserta sarana pendukungnya akan menjadi bagian dalam KEK yang layanannya terintegrasi dengan Mayapada Apollo Batam International Hospital.

Sementara pada lokasi Nongsa akan menjadi kegiatan utama pariwisata dengan rencana bisnis retirement village & clinic dan akomodasi penunjang berupa cottages, bungalow, motel yang diperuntukan bagi wisatawan, pasien, dan keluarga pendamping. (*/KK1)

BACA JUGA :

BP Batam Usung ”Batam Baru”, Beri Anugerah Investasi ke-10 Entitas Bisnis

Kisah Rasulullah Memberi Jabatan: Kuat Bekerja dan Amanah

Warga Batam Bersatu untuk Antarkan Rudi Rafiq Pimpin Kepri 2025-2030

Kolaborasi Menwa Polibatam dan Alumni Menwa Gelar Seminar Wawasan Kebangsaan

Tiga pemateri dalam Seminar Wawasan Kebangsaan bersama peserta di Auditorium Polibatam.
Sekretaris Kesbangpol  Damanhuri, SE., MM.,  menekankan pentingnya wawasan kebangsaan di tengah derasnya arus informasi global.

HAQQNEWS.ID –  Anggota Satuan Resimen Mahasiswa (Menwa) Politeknik Negeri Batam bersama Ikatan Alumni Polibatam sukses menyelenggarakan tentang Wawasan Kebangsaan.

Seminar Wawasan Kebangsaan kali ini berisi tema besar, “Dampak Geopolitik, Digitalisasi, Media Sosial, dan Kecerdasan Buatan terhadap Identitas Nasional.”

Acara yang digelar di Auditorium Gedung Utama Kampus Polibatam, Jumat (25/10/2024) ini, menghadirkan peserta dari kalangan mahasiswa yang berasal dari Batam dan Tanjungpinang, akademisi, dan masyarakat yang peduli akan pentingnya nilai kebangsaan dan cinta tanah air di era globalisasi.

Ada tiga narasumber yang telah berkompeten dibidangnya yaitu Kolonel Laut (KH) Uus Rohimat, S.Ag., M.Han., selaku Aspotmar Lantamal IV Batam, Dr. Fendi Hidayat, S.T., M.Kom., Akademisi Universitas Batam serta pemateri ketiga yaitu Agus Wibowo, M.M., Wakil Ketua Ikatan Keluarga Alumni Kebangsaan Lemhannas (IKABNAS). Ketiga pemateri adalah alumni Menwa yang telah sukses berkarir dibidang masing masing .

Saat membuka acara, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Batam Riama Manurung yang diwakili Sekretaris Kesbangpol  Damanhuri, SE., MM.,  menekankan pentingnya wawasan kebangsaan di tengah derasnya arus informasi global.

Damanhuri  mengingatkan agar peserta waspada terhadap berita palsu (hoaxs) di media sosial, khususnya menjelang Pemilu. Dia juga mengajak warga  untuk menggunakan hak pilih pada Pilkada serentak 27 November 2024 sebagai wujud cinta tanah air.

“Mari kita perangi berita hoax dengan meningkatkan kewaspadaan kita saat mendapati informasi dari medsos,” ujar Damanhuri.

 

Pembicara  Tekankan Nasionalisme dan Cinta Tanah Air 

Dalam pelaksanaannya, Seminar Wawasan Kebangsaan  menghadirkan pembicara yang ahli di bidangnya: Kolonel Laut (KH) Uus Rohimat, S.Ag., M.Han., Dr. Fendi Hidayat, S.T., M.Kom., dan Agus Wibowo, M.M.

Ketiga pemateri ini merupakan alumni Menwa yang sengaja dihadirkan untuk  berbagi pengetahuan demi meningkatkan semangat kebangsaan. Kolonel Laut (KH) Uus Rohimat, S.Ag., M.Han. yang saat ini menjabat Aspotmar Lantamal IV Batam mengapresiasi kepada para peserta dari kalangan mahasiswa yang dengan semangat tinggi mengikuti seminar yang bertujuan meningkatkan wawasan kebangsaan.

Kolonel Laut (KH) Uus Rohimat juga mengajak peserta untuk memperkuat jiwa nasionalisme dan cinta tanah air khususnya di kalangan mahasiswa dan bisa menerapkan dalam kehidupan sehari hari.

“Kegiatan seminar seperti ini bukan hanya menjadi sarana belajar, tetapi juga memperkokoh tekad generasi muda untuk menjaga kedaulatan bangsa di tengah pengaruh global,” ujar Uus Rohimat.

Dr. Fendi Hidayat, S.T., M.Kom., Akademisi Universitas Batam ini  juga hadir sebagai pembicara. Fendi Hidayat yang merupakan salah satu Alumni Menwa Angkatan Pertama di Politeknik Batam Provinsi Kepri  mendorong peserta untuk menyebarluaskan pengetahuan yang mereka dapatkan dari seminar ini ke lingkungan sekitar mereka.

Menjadi alumni Menwa yang terus memperdalam pengetahuan dan dunia pendidikan, Fendi Hidayat menitipkan pesan agar mahasiswa tidak hanya belajar di kelas saja saat berada di kampus. Salah satu contohnya adalah dengan ikut berorganisasi seperti Menwa.

“Di tengah arus digitalisasi ini Menwa menjadi contoh bahwa mahasiswa tidak hanya aktif di kelas, tetapi juga peduli pada nilai-nilai kebangsaan dan siap membagikannya kepada masyarakat untuk menghadapi tantangan global,” ujar Fendi Hidayat.

Sementara itu pemateri ketiga Ir. Agus Wibowo, M.M., yang merupakan Wakil Ketua Ikatan Keluarga Alumni Kebangsaan Lemhannas (IKABNAS), menekankan pentingnya membekali generasi muda dengan wawasan kebangsaan agar cinta tanah air semakin tumbuh kuat.

Alumni Menwa  dari Jawa Barat ini mengajak peserta untuk lebih mengedepankan bagaimana pentingnya pengetahuan Wawasan Kebangsaan saat ini.

“Wawasan kebangsaan adalah benteng penting di tengah arus globalisasi yang kian deras,” kata Agus. Ia berharap kegiatan ini bisa dilaksanakan secara rutin di kampus, sekolah, maupun instansi pemerintah untuk menanamkan jiwa nasionalisme.

Seminar ini juga dilengkapi dengan sesi tanya jawab seputar materi yang diikuti oleh peserta . Dengan antusias mereka mengajukan pertanyaan pertanyaan .

 

Menwa Polibatam, Wadah Pembinaan Generasi Patriotik 

Keberhasilan pelaksanaan Seminar di Polibatam ini tak lepas dari kekompakan panitia yang dikomandoi oleh Dicky Hermanto yang saat ini menjabat Komandan Satuan Resimen Mahasiswa Polibatam.

Dicky menyampaikan bahwa Menwa memiliki peran besar dalam membina karakter generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berjiwa nasionalisme.

“Menwa adalah wadah yang lebih dari sekadar latihan baris-berbaris. Kami menanamkan wawasan kebangsaan, kepemimpinan, dan ketahanan mental yang sangat dibutuhkan generasi muda untuk menghadapi tantangan era digital dan globalisasi,” jelas Dicky.

Ia juga mengajak mahasiswa lain untuk bergabung dengan Menwa agar bisa mengembangkan diri sebagai pemuda yang cinta tanah air dan siap menjaga bangsa.

“Lewat seminar ini, Menwa membuktikan komitmennya dalam memperkokoh jati diri bangsa dan membentuk pemimpin masa depan yang patriotik. Kami berharap lebih banyak mahasiswa di Batam yang mengenal Menwa dan ikut bergabung untuk bersama-sama memperkokoh Indonesia,” tutup Dicky.

Dengan kegiatan ini, Menwa Polibatam menunjukkan perannya sebagai organisasi yang tidak hanya membina disiplin dan keterampilan fisik, tetapi juga mengokohkan jiwa nasionalisme bagi generasi penerus. (HQ2) 

Catat Ya! Prabowo Jamin Tidak Akan Intervensi Pilkada 2024

Prabowo jamin tidak akan mengintervensi Pilkada 2024. Siapa pun yang menang, semua harus hormati pilihan rakyat.
Prabowo Subianto

Jakarta, Haqqnews.co.id – Prabowo Subianto menjamin pihaknya tidak akan pernah mengintervensi Pilkada tahun 2024. Maka itu, siapapun yang rakyat pilih, harus hormati karena itu merupakan suara rakyat.

Jaminan tidak mengintervensi itu, Prabowo Subianto, bahkan, sudah mengingatkan jauh hari sebelum dirinya sah atau resmi pelantikan sebagai Presiden RI. Ia menegaskan jaminan itu di Kongres ke-VI PAN, Jakarta, Sabtu, 24 Agustus 2024 lalu

Selain itu, orang nomor satu di Republik Indonesia itu menyatakan mantan Presiden Jokowi tidak pernah melakukan intervensi dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2024. Bahkan, ia mengungkapkan, Jokowi tak pernah menitipkan nama siapa pun untuk menjadi calon di pilkada.

“Saya jamin enggak ada itu. Pak Jokowi, saya bertemu berkali-kali, dia enggak pernah nitip ‘tolong ini… jadiin ini’, enggak ada. Saya jamin tidak ada,” tegas Prabowo.Menurut Prabowo, untuk urusan pilkada 2024 sendiri, Gerindra telah menyerahkannya kepada kader-kader yang lebih muda. Dia mengaku tak akan mempermasalahkan siapa pun nantinya calon kepala daerah yang akan terpilih.

“Siapa pun yang terpilih, enggak ada masalah. Enggak ada (masalah) kita. Silakan,” imbuh Prabowo.

Dia menambahkan, pihaknya juga tak pernah mengintervensi partai politik lain dalam mengambil keputusan. Menurut Prabowo, setiap partai memiliki kedaulatannya masing-masing dalam menentukan calon yang akan mereka usung di Pilkada 2024.

Dia mencontohkan, antara Partai Gerindra dan PAN, pasangan calon yang diusung tak selalu sama di setiap daerah. Artinya, setiap partai memiliki keputusan masing-masing untuk menentukan pilihan.
“Kadang-kadang kita sama PAN, kadang-kadang enggak, ya monggo, iya kan? Enggak ada urusan, silakan. Enggak ada intervensi,” ujar Prabowo. (*/KK1)
BACA JUGA YA :

Pidato Perdana Presiden Prabowo yang Menggetarkan: Pemimpin yang Harus Bekerja untuk Rakyat

Jakarta, Haqqnews.co.id – Pidato perdana Presiden RI, Prabowo Subianto seusai pelantikan dan resmi menjadi presiden. Antara lain Prabowo mengingatkan bahwa pekerjaan seorang pemimpin harus untuk rakyat.

Berikut cuplikan pidato yang cukup menggetarkan tersebut:

 

BP Batam Usung ”Batam Baru”, Beri Anugerah Investasi ke-10 Entitas Bisnis

Pemberian penghargaan Anugerah Investasi kepada 10 entitas bisnis di Batam.
Pemberian penghargaan kepada 10 entitas bisnis di Batam, dari BP Batam, pada Selasa (21/10/2024).

Batam, Haqqnews.co.id – Sebanyak 10 entitas bisnis meraih Anugerah Investasi tahun 2024 dari Badan Pengusahaan Batam (BP Batam). Entitas bisnis tersebut terdiri dari perusahaan, penanaman modal asing (PMA), kawasan industri, dan tokoh bisnis.

Penganugerahan BP Batam melalui Biro Humas, Promosi, dan Protokol tersebut berlangsung di Radisson Golf and Convention Center, Sukajadi, Batam, pada Selasa (22/10/2024). Penganugerahan kepada 10 entitas bisnis tersebut merupakan rangkaian dari Hari Bakti Ke-53 BP Batam, yang mengusung tema “Batam Baru, Indonesia Maju”.

Adapun 10 entitas bisns yang mendapat anugerah investasi BP Batam Tahun 2024, sebagai berikut :

1. PMA dengan Kepatuhan Pelaporan Penyampaian LKPM di raih oleh PT Volex Indonesia Batam;

2. PMA dengan Penyusunan Certificate of Origin (COO) Terbesar di raih oleh PT SMOE Indonesia;

3. PMA dengan Nilai TKDN Tertinggi di raih oleh PT Yokohama Industrial Products Manufacturing Indonesia;

4. Perusahaan Inklusif di raih oleh PT Flextronics Technology Indonesia;

5. PMA dengan Realisasi Investasi Terbesar di Bidang Industri Kapal di raih oleh PT United Sindo Perkasa;

6. Perusahaan dengan Tenaga Kerja Terbanyak di raih oleh PT McDermott Indonesia Batam;

7. Kawasan Industri Terbaru di raih oleh Kawasan Industri Tunas Prima;

8. PMA dengan Realisasi Investasi Terbesar di raih oleh PT Xiaomi Technology Indonesia;

9. Tokoh Pengembang Kawasan Wisata Inovatif di raih oleh Tek Po (Abi) selaku pemilik kawasan Golden Prawn;

10. Tokoh Inspirasi Pengembangan Batam di raih oleh Johanes Kennedy Aritonang selaku Chairman Panbil Group.

Plh Kepala BP Batam, Purwiyanto yang membuka acara penganugerahan, mengatakan ke-10 entitas bisnis mendapat penghargaan, telah memberikan kontribusi memajukan perekonomian Batam. Kepala BP Batam, H. Muhammad Rudi sendiri sedang noaktif atau cuti pilkada.

Dalam pada itu, Sekretaris Kemenko Perekonomian selaku Ketua Dewan Pengawas BP Batam, Susiwijono Moegiarso menuturkan pihaknya yang mengemban tugas dan wewenang dalam menetapkan kebijaksanaan umum, membina, mengawasi, serta mengkoordinasikan kegiatan di BP Batam, mendukung penuh langkah strategis yang sejauh ini diambil BP Batam dalam mengembangkan kawasan investasi berstandar internasional.

Tentunya dukungan dari Pemerintah Pusat kepada BP Batam, dalam mengembangkan Batam sebagai kawasan manufaktur yang modern serta transformasi sebagai pusat data di Indonesia, akan terus berjalan.”Mengingat letak kawasan ini sangat strategis berada di Selat Melaka sebagai salah satu jalur perdagangan tersibuk di dunia,” terang Susiwijono.

Susiwijono turut mengapresiasi BP Batam sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Pusat, yang selama ini telah mengawal jalannya iklim investasi yang kondusif di Batam, bersama pelaku usaha. Ia berharap, apresiasi dari BP Batam kepada pelaku usaha dapat memberikan semangat dalam mewujudkan pembangunan Batam yang lebih pesat ke depannya.

“Terima kasih kepada BP Batam selaku pengelola KPBPB Batam atas perannya dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif dimana hal ini turut berkontribusi dalam peningkatan perekonomian nasional,” kata Susiwijono.

Melalui kegiatan ini, ia berharap seluruh stakeholder di Batam dapat terus semangat berkarya, terinspirasi, dan termotivasi untuk bersama-sama membangun Batam, sebagai kawasan industri modern terkemuka di Asia Tenggara.

Batam Memesona di Dunia Internasional

Meneruskan arahan Susiwijono, Plh. Kepala BP Batam, Purwiyanto menjelaskan pesona Batam sebagai destinasi investasi yang menjanjikan dari sisi kualitas dan kuantitas terus mengemuka di dunia internasional.

Bagaimana tidak, catatan peningkatan investasi yang signifikan pada semester 1 tahun 2024 sebesar Rp 12,31 triliun mencermikan peningkatan sebesar 55,70% dibandingkan periode yang sama di tahun 2023 dengan pertumbuhan jumlah proyek sebesar 69,65% yang di dukung dengan realisasi nilai ekspor tahun 2023 sebesar USD 14,6 miliar dan nilai impor sebesar USD 13,8 miliar.

“Selain catatan peningkatan investasi, ekspor, dan impor, BP Batam terus menggesa berbagai proyek pembangunan dengan salah satu tujuannya adalah memperlancar investasi yang sudah berdiri sekaligus memberikan daya tarik tersendiri bagi investor di seluruh belahan dunia,” jelas Purwiyanto.

Melalui kesempatan ini, Purwiyanto turut mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kesuksesan pembangunan Batam. “Terima kasih kami ucapkan kepada FKPD Kepri dan Kota Batam serta seluruh asosiasi usaha dan pelaku usaha di Batam yang telah bersinergi mewujudkan iklim investasi yang kondusif serta peningkatan perekonomian yang positif di Batam,” pungkas Purwiyanto. (*/HQ1)

Kisah Rasulullah Memberi Jabatan: Kuat Bekerja dan Amanah

Ilustrasi pemberian jabatan.
Haqqnews.co.id – Seorang sahabat, Abu Dzar al-Ghifari, bertanya kepada Nabi Muhammad SAW. Ketika itu, ia ingin mengetahui alasan di balik tidak adanya jabatan yang beliau berikan untuknya.

“Ya Rasulullah, mengapa engkau tidak memberikan jabatan apa-apa kepadaku?” tanya sang sahabat.

Sambil menepuk bahu lelaki yang zuhud itu, Rasulullah SAW menjawab, “Wahai Abu Dzar, kau seorang yang lemah, sedangkan jabatan itu adalah amanah.”

“Sebagai amanah, jabatan kelak pada hari kiamat hanya akan menjadi penyesalan dan kehinaan, kecuali bagi orang yang dapat menunaikan kewajiban dan tanggung jawabnya,” kata Nabi SAW lagi.

Pesan Rasulullah SAW itu tidak hanya tertuju untuk Abu Dzar, melainkan juga seluruh umatnya. Nadanya seperti mengancam, tetapi sesungguhnya Nabi SAW peduli dan mewanti-wanti kaum Muslimin.
Ada tiga kriteria pejabat atau pemikul jabatan yang tersirat dalam pesan di atas. Ketiganya adalah amanah, mengambil dengan benar, dan menunaikan dengan baik. Kriteria di atas bukanlah sederhana. Sebab, pejabat dalam gambaran Nabi adalah pekerja bagi orang banyak, bukan sekadar penguasa.
Dan pekerja seperti Alquran gambarkan haruslah orang yang kuat dan terpercaya. “Sesunguhnya orang yang paling baik yang kamu ambil untuk bekerja ialah orang yang kuat lagi dapat dipercaya,” (QS al-Qashas: 26).
Makna kuat pada ayat di atas adalah kuat bekerja dalam memimpin. Adapun maksud amanah (dapat dipercaya) adalah tidak berkhianat dan tidak menyimpang, dengan motif karena takut kepada Allah. Maka, sebagai pekerja untuk umat, sifat kuat bekerja adalah prasyarat penting pejabat. Tetapi, yang lebih penting lagi adalah menjaga sifat amanah yang bisa hilang karena tuntutan pekerjaannya.

Nabi SAW pun konsisten dengan kriterianya. Khalid bin Walid dan ‘Amr bin Ash yang baru masuk Islam diberi jabatan pimpinan militer, padahal ilmu keislaman mereka berdua belum mamadai.

Namun, ternyata keduanya dianggap kuat bekerja dan mampu menjaga amanah. Sebaliknya, orang sealim Abu Hurairah yang sangat kuat hafalan hadisnya dan banyak mendampingi Rasulullah SAW tidak diberi jabatan apa-apa.

Semangat Hasan bin Tsabit membela Islam juga tidak masuk kriteria orang yang layak memegang pimpinan atau jabatan. Tentu lagi-lagi karena tidak masuk kriteria pemimpin yang dicanangkan Nabi.

Masalahnya, seseorang bisa gagal menunaikan tugas jabatannya dan kepemimpinannya karena tidak mampu mempertahankan amanah (khiyanat) atau karena tidak ada ilmu untuk itu (jahil). Maka Alquran memberi pelajaran dari kisah Nabi Yusuf.

Dikisahkan bahwa ia diberi kedudukan tinggi oleh raja karena dapat dipercaya (amin), pandai menjaga (hafiz), dan berpengetahuan (alim) (QS Yusuf: 54-55). Ini berarti kriteria pemimpin ditambah satu syarat lagi, yaitu hafiz, artinya menjaga amanah.

Hal ini disinggung Nabi dalam hadis yang lain: “Sesungguhnya Allah akan menanyai setiap pemimpin tentang rakyatnya, apakah menjaganya (hafiza) atau menyia-nyiakannya” (HR Nasa’i dan Ibnu Hibban).

Syarat yang satu lagi adalah sifat al-‘alim, artinya mengetahui apa yang menjadi tanggung jawabnya, mengetahui ilmu tentang tugasnya. Adalah malapetaka suatu bangsa jika pejabat dan pemimpin yang dipilih dan dipercaya rakyat ternyata tidak cukup ilmu tentang tugasnya. Inilah yang diwanti-wanti Umar bin Khattab bahwa amal tanpa ilmu itu lebih banyak merusak daripada memperbaiki.

Di sini, kita akan mafhum apa kira-kira sebabnya Abu Dzar tidak diberi jabatan oleh Nabi. Pemimpin atau pejabat Muslim yang sesuai dengan ajaran Islam adalah yang bersifat amanah, memperolehnya dengan benar, menunaikan dengan baik, kuat, dapat dipercaya (amin), pandai menjaga (hafiz) amanahnya dan berpengetahuan (alim) tentang tugas jabatan dan kepemimpinannya. (*/HQ1)

Warga Batam Bersatu untuk Antarkan Rudi Rafiq Pimpin Kepri 2025-2030

Warga Batam Mulai Bersatu untuk Antarkan Rudi Rafiq Pimpim Kepri 2025-2025.
Rudi saat berkampanye di Kota Batam, Rabu (16/10/2024).

Batam, Haqqnews.co.id – Warga Batam mulai bersatu untuk mendukung Rudi Rafiq. Salah satunya warga Kelurahan Mangsang dan Mukakuning, Batam menyatakan siap dan kompak untuk mengantarkan Haji Muhammad Rudi dan Haji Aunur Rafiq (Rudi Rafiq) menjadi Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) periode 2025- 2030.

Hal ini, Idris, tokoh masyarakat setempat tegaskan dalam acara Silaturahmi dan Kampanye Dialogis Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri nomor urut 2, Rudi Rafiq di BTC, Mangsang, Seibeduk, Kota Batam, Rabu (16/10/2024).

“Kami masyarakat Mangsang dan Mukakuning siap bersatu untuk mengantarkan bapak HMR menjadi Gubernur Kepri mendatang,” imbuhnya.

Kenapa harus pilih Rudi Rafiq ? Menurut Idris, HMR selama dua periode menjabat sebagai Wali Kota Batam sudah melakukan banyak perubahan. “Selain pandai membangun dan memajukan Batam. Beliau (HMR) juga memperhatikan kesejahteraan masyarakatnya. Beruntung kita punya pemimpin seperti beliau,” ujarnya.

Dalam pada itu, Rudi mengatakan akan menjadikan Ibu Kota Tanjungpinang lebih baik dan maju dari yang sekarang. “Kota Tanjungpinang harus saya prioritaskan, karena merupakan ibu kota provinsi. Saya ingin Tanjungpinang nanti masyarakat luar mengenalnya. Jadi tak hanya Kota Batam yang terkenal,” tegasnya.

Rudi mengungkapkan sebentar lagi akan mengakhiri jabatannya sebagai Wali Kota dan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam. Akan tetapi, menurutnya, pembangunan yang sudah terencana  belum selesai. Itu sebabnya, ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan mengawal keberlangsungan pembangunan Kota Batam.

Terlebih mengenai pembangunan-pembangunan strategis yang tak menggunakan APBD, seperti pembangunan Bandara Terminal II Hang Nadim Batam, Pelabuhan Logistik di Batuampar, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan di Sekupang, dan pembangunan lainnya.

“Itu duitnya sudah ada, tidak menggunakan APBD Kota Batam. Jadi tak ada alasan untuk tidak melanjutkan pembangunan,” ujarnya

HMR mengatakan untuk membantu dan mendorong pembangunan Batam selesai, saat terpilih menjadi Gubernur akan mengambil kembali jalan provinsi yang sudah Pemprov Kepri kembalikan ke Kota Batam.

“Jalan di depan ini (Mangsang) yang Pemprov Kepri tak kerjakan, nanti akan saya bangun menjadi dua lajur hingga ke ujung pantai,” tutupnya.

Terdapat sebanyak 26 ruas jalan provinsi di Kota Batam. Namun lewat Surat Keputusan (SK) Gubernur Kepri Nomor 485 tahun 2023 tentang ruas jalan provinsi yang diterbitkan pada 3 April 2023 lalu, Pemprov Kepri telah memangkas jumlah jalan provinsi di wilayah ini. Kota Batam, tidak ada lagi menyandang status jalan provinsi. Padahal kota ini menjadi penyumbang pajak terbesar untuk Provinsi Kepri. (*/HQ1)

Daftar Calon Menteri, Prabowo Sudah Panggil

Presiden Prabowo Subianto

Jakarta, Haqqnews.co.id – Presiden terpilih Prabowo Subianto memanggil puluhan nama calon menteri untuk kabinetnya lima tahun ke depan. Prabowo menyebut puluhan calon menteri yang ia panggil menyatakan sanggup untuk mengemban jabatan.

Pemanggilan para calon Menteri itu di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (14/10) siang hingga malam. Para calon menteri ini memiliki beragam latar belakang.

Prabowo mengatakan semua tokoh yang ia undang ke kediamannya telah menyatakan kesediaannya menjadi menteri. Pemanggilan para calon menteri itu Prabowo menyebutnya sebagai konfirmasi.

“Mereka sudah menyatakan bersedia membantu saya. Jadi sebetulnya hari ini hanya mengkonfirmasi, saya konfirmasi, saya yakinkan mereka bersedia atau tidak bantu saya di bidang yang saya tawarkan kepada mereka,” kata Prabowo usai pemanggilan calon menteri hari pertama.

“Alhamdulillah semuanya menyatakan sanggup,” sambungnya.

Prabowo juga memberikan sejumlah arahan kepada calon menteri yang datang. Menurut Prabowo, para menteri di kabinetnya nanti harus mengedepankan semangat kerja secara tim.

“Saya memberi beberapa penekanan, kira-kira ya arah kebijakan kita, secara garis besar saya puas ya dan suasana sangat baik, semuanya mengerti bahwa kita harus bekerja dengan baik, bekerja dengan keras, bekerja sebagai tim dalam suasana dunia penuh ketidakpastian. Kita benar-benar harus bekerja dengan teamwork yang sangat baik,” ujar Prabowo.

Daftar Nama Calon Menteri yang Prabowo sudah panggil pada hari pertama :

1. Prasetyo Hadi
2. Natalius Pigai
3. Widiyanti Putri Wardhana
4. Yandri Susanto
5. Fadli Zon
6. Nusron Wahid
7. Saifullah Yusuf atau Gus Ipul
8. Maruarar Sirait
9. Teuku Riefky Harsya
10. Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY
11. Satryo Soemantri Brodjonegoro
12. Arifatul Choiri Fauzi
13. Yassierli
14. Zulkifli Hasan atau Zulhas
15. Tito Karnavian
16. Bahlil Lahadalia
17. Yusril Ihza Mahendra (Menko Hukum dan HAM)
18. Abdul Mu’ti (Mendikdasmen)
19. Iftitah Sulaiman
20. Sugiono
21. Muhaimin Iskandar
22. Wihaji
23. ⁠Abdul Kadir Karding
24. Agus Andrianto
25. Raja Juli Antoni
26. Agus Gumiwang Kartasasmita
27. Pratikno
28. Maman Abdurrahman (Menteri UMKM)
29. Ribka Haluk
30. Dudy Purwagandhi
31. Sakti Wahyu Trenggono
32. Budi Santoso
33. Rachmat Pambudy
34. Raden Dodi Priyono
35. Hanif Faisol Nurofiq
36. Nasaruddin Umar
37. Amran Sulaiman
38. Sultan B Najamudin
39. Erick Thohir
40. Dito Ariotedjo
41. Budi Gunadi Sadikin
42. Airlangga Hartarto
43. Sri Mulyani (Menkeu)
44. Veronica Tan
45. Supratman Andi Agtas
46. Rosan Roeslani
47. M Herindra
48. Donny Ermawan
49. Meutya Hafid

Prabowo menceritakan soal calon menteri yang pengajuannya oleh ketua umum partai koalisi. Prabowo menyebut banyak ketua umum partai yang mengirimkan orang professional, bukan kader partai.

“Jadi begini, beberapa, saya terus terang saja, saya menyatakan apresiasi para ketua umum, banyak ketua umum yang mengajukan orang-orang profesional,” ujar Prabowo.

Sehingga dinilai luput untuk mengidentifikasi nama calon menteri yang hadir di rumah Prabowo. Bisa saja, calon menteri yang dari kalangan profesional diusung oleh salah satu partai.

“Jadi saya kira itu yang saya sampaikan, jadi mungkin Anda tidak perhatikan bahwa yang mengajukan itu adalah partai A, partai B karena yang diajukan justru orang-orang teknokrat,” katanya. (HQ1)

Polda Kepri Minta Laporkan Jika Ada Oknum Polri Tak Netral di Pilkada 2024

Batam, Haqqnews.co.id – Netralitas Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan TNI dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) di seluruh Indonesia menjadi sebuah keharusan alias wajib. Tak terkecuali untuk Pilkada di Provinsi Kepri.

”Soal netralitas, kami di Polri sudah berkomitmen untuk netral dan tidak terlibat pasangan calon manapun dalam Pilkada serentak di Provinsi Kepri,” tegas Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, melalui Kasub Bidpenmas Kompol Gokma Uliate Sitompul, saat dihubungi awak media melalui sambungan telepon, Senin (30/9/2024) pagi.

Polri sebagai pelayan dan pengayom masyarakat harus melaksanakan tugas dan kewajibannya dengan baik dan benar, serta tanpa memihak salah satu pasangan calon yang berlaga dalam Pilkada 2024.

“Kami sangat berharap, kehadiran kami ini bisa memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di Pilkada ini,” jelasnya.

Selanjutnya disampaikan, jika memang ada yang “bermain”, di Polri sudah ada Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) yang akan langsung bertindak.

“Mengingat, Netralitas Polri dalam Pilkada itu penting. Oleh karena itu, Propam akan memastikan netralitas dan obyektivitas Polri dalam pelaksanaan Pilkada,” tegasnya.

Untuk masyarakat, pihaknya mempersilakan melaporkan jika mengetahui ataupun melihat adanya ketidaknetralan tersebut, dengan melengkapi bukti-bukti.

Sebelumnya, Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Kapolda Kepri) Irjen Pol. Yan Fitri Halimansyah menekankan kepada seluruh jajarannya terkait pentingnya menjaga netralitas di Pilkada 2024, sebagaimana arahan pimpinan Polri agar pesta demokrasi berjalan aman dan damai.

“Pentingnya menjaga netralitas bagi seluruh anggota Polri selama proses Pilkada 2024 ini agar tidak terjadi kecemburuan atau potensi konflik di masyarakat,” kata Yan Fitri di Batam, Jumat lalu

Yan Fitri juga mengimbau kepada semua pihak kala memasuki tahapan Pilkada ini dapat menahan diri dari potensi konflik.

“Calon-calon yang ada adalah saudara-saudara kita. Mari dukung mereka dengan cara yang positif, menjaga persatuan, dan memastikan proses Pilkada berjalan dengan aman dan damai,” ujarnya. (*/HQ1)

Dua Jenderal Mendampingi, Soerya di Kampanye Perdana 2R: Jangan Ganggu Kami!

Batam, Haqqnews.co.id – Ketua Dewan Pengarah Tim Pemenangan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nomor Urut 2, H Muhammad Rudi dan H Aunur Rafiq (Rudi Rafiq), memberi pengarahan yang berapi-api saat kampanye perdana,Sabtu (28/9/2024) di Batam.

Soerya yang akrab dengan sapaan Romo, menekankan kepada seluruh kader, simpatisan, relawan dan pendukung Rudi Rafiq agar memberikan informasi terbaik kepada masyarakat.

“Jangan ada yang menjelek-jelekkan lawan, jangan ada yang menyebarkan kebohongan, fitnah, dan ujaran kebencian. Kita tidak mau mengganggu orang, kita mau menang bermartabat!” tegas Romo. Namun, mantan Wakil Gubernur Kepri itu kembali menegaskan dengan mengatakan, jika ada yang mengganggu, maka hanya ada satu kata “lawan!”.

“Kita tak mau ganggu pasangan lain, tapi jangan ganggu kita juga. Jika ada yang mengganggu, maka wajib kita lawan. Jangan ragu, jangan gundah, kita LAWAN,” imbuhnya.
Romo juga juga mengingatkan, khusus untuk pengurus PDI Perjuangan, jangan ada yang main dua kaki, apalagi sampai terang-terangan mendukung pasangan lain.
“Kalau ada, terima risikonya,” tegas Romo yang ketika itu turut mendampingi Anggota DPR RI Dapil Kepri, Jenderal (Purn) Sturman Panjaitan dan Jenderal Polisi (Purn) Dermawan selaku Ketua Tim Pemenangan Rudi Rafiq. (*/HQ1)