Haqqnews.co.id – Chairman CT Corp, Chairul Tanjung (CT) berbagi pandangan soal bagaimana anak muda sebaiknya menentukan prioritas antara pendidikan dan membangun bisnis.
Menurutnya, keduanya bukanlah pilihan yang harus bertentangkan, melainkan sama-sama penting dan bisa berjalan secara bersamaan bersamaan.
“Kalau mau berhasil, harus kaki jadi kepala, kepala jadi kaki. Pertanyaannya, apa ada yang harus dikorbankan antara pendidikan dan bisnis? Jawabnya, tidak ada. Anda harus sekolah dengan baik, lulus dengan nilai istimewa, dan usaha Anda juga harus sukses,” kata CT saat berbicara di LPS Financial Festival 2025 Medan, Kamis (21/8/2025) lalu, sebagaimana kutip CNBC.
Namun CT menegaskan, keberhasilan tersebut tetap menuntut pengorbanan. “Pengorbanannya adalah waktu, tenaga, pikiran. Mungkin Anda tidak punya waktu main. Mungkin waktu tidur Anda kurang. Mungkin Anda tidak punya waktu untuk scrolling TikTok. That is the life,” paparnya.
Ia mencontohkan, dirinya sudah memulai usaha sejak masih duduk di bangku kuliah. Kala itu berbisnis bukan merupakan pilihan tapi kewajiban.
CT sempat bercerita bahwa dia bisa masuk kuliah di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia karena orang tuanya menggadai kain halus. Sejak dia mengetahui fakta tersebut, CT bertekad tidak akan meminta biaya kuliah dan hidup lagi kepada orang tuanya.
“Kesuksesan itu tidak seperti membalik telapak tangan. Dia harus diperjuangkan. Tidak mudah dengan keringat, air mata, sometimes perlu juga dengan darah.”
Setelah lebih dari 40 tahun berbisnis dan tercatat sebagai orang terkaya di Indonesia, CT mengatakan bahwa dirinya masih berkerja keras. “Saya (waktu muda) pulang ke rumah tidur bisa jam 2 pagi, jam 3 pagi. Jam 8 pagi sudah start kerja lagi. Sekarang usia saya sudah di atas 60 tahun, jadi nggak bisa lagi begitu. Jadi pelan dari 18 jam menjadi 16 jam, 16 jam menjadi 14 jam, tapi sekarang pun saya masih tidak kurang dari 12 jam setiap hari,” ungkap CT. (*/HQ1)
Panitia Kongres Persatuan PWI Tahun 2025 menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung dan ikut menyukseskan hajatan akbar tersebut. (Foto: Dokumen Panitia Kongres Persatuan PWI Tahun 2025)
Haqqnews.co.id – Panitia Pelaksana Kongres Persatuan PWI 2025 menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas dukungan berbagai pihak untuk kelancaran hajat akbar bersejarah organisasi wartawan terbesar dan tertua tersebut.
Suksesnya kongres bertema “Bangkit Bersatu” juga tidak terlepas dari tekad para peserta yang hadir, demi menjaga marwah PWI agar semakin baik, dalam bingkai persatuan yang kokoh.
“Sinergi dan kontribusi berbagai pihak, terutama para peserta yang berasal dari 39 provinsi di tanah air, serta perorangan dan mitra strategis, merupakan energi besar yang membuat Kongres Persatuan PWI 2025 ini berjalan lancar, aman dan nyaman untuk semua,” ujar Marthen Selamet Susanto, Ketua Organizing Committee (OC) Kongres Persatuan PWI 2025, Senin (1/9) di Jakarta.
Marthen juga mengapresiasi dukungan dari aparat keamanan yang membantu menjaga kelancaran pelaksanaan kongres di BPPTIK Komdigi, Bekasi. Pengamanan terpadu dilakukan oleh Mabes Polri, Polda Metro Jaya, lalu ditindaklanjuti Polres Metro Bekasi di bawah kepemimpinan Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Mustofa, S.I.K., M.H.
Dukungan solid juga diberikan oleh jajaran Korem 051/Wijayakarta, Cikarang, di mana Danrem Brigjen TNI Nugroho Imam Santoso aktif memantau jalannya kongres yang digelar Jumat dan Sabtu (29-30/8) di BPPTIK Komdigi, Cikarang, Kabupaten Bekasi.
Ia juga mengutarakan terima kasihnya kepada seluruh perangkat pelaksana kongres, termasuk mereka yang bertugas menjaga ketertiban. OC juga mendapat dukungan dari jajaran PWI Bekasi Raya. Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Mukhsin, mengerahkan ratusan anggotanya berjaga di gerbang luar BPPTIK Komdigi, Cikarang.
Kongres Persatuan PWI 2025 juga terselenggara dengan baik berkat partisipasi mitra strategis.
Dalam hal ini OC mengucapkan terima kasih kepada Triputra Group, Djarum Foundation, PT Bank Central Asia, Tbk, Danone Indonesia, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Harita Nickel, Nestlé, serta PT Pupuk Indonesia (Persero) dan Diskominfo DKI Jakarta
“Terima kasih telah membantu kami dengan menjadi sponsor dan mitra kongres,” kata Marthen.
Kongres PWI Persatuan 2025 menghasilkan keputusan penting bagi organisasi pers terbesar sekaligus tertua ini. Kongres secara demokratis memilih Akhmad Munir sebagai Ketua Umum PWI dan Atal S. Depari sebagai Ketua Dewan Kehormatan PWI untuk periode 2025-2030. Keduanya diharapkan dapat membawa PWI merajut masa depan yang lebih baik, solid, dan profesional. (*/HQ1)
Uniba memilih Bengkel Tanjak Rumahitam sebagai mitra dalam pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat.
Haqqnews.co.id – Universitas Batam (Uniba) melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM). Bengkel Tanjak Rumahitam, terpilih sebagai objek kegiatan kemitraan.
Tim PKM Uniba, ketuanya Assoc Prof Dr Ir Yuanita FD Sidabutar ST MSi, beranggotakan Dr Malahayati Rusli Bintang BSc MPH, dan Raymond SE MSc.
Program kemitraan ini sebagai bentuk pengabdian masyarakat dari Uniba sebagai institusi perguruan tinggi, yang juga mengemban amanah memberi manfaat tidak hanya kepada mahasiswa, tapi juga menunaikan aksi nyata kepada masyarakat, melalui kemitraan berkelanjutan dengan UMKM, dalam hal ini Bengkel Tanjak Rumahitam, Batam.
Prof Yuanita, kepada media, Senin (1/9) di aula lantai 8 kampus Uniba menyebutkan, tanjak dan persalinan Melayu sebagai produk budaya, dan memiliki nilai-nilai kearifan lokal, juga memiliki nilai ekonomis yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. Karenanya, Uniba sebagai lembaga pendidikan tinggi, harus mengambil peran, membina dan mendampingi pelaku UMKM, dalam hal ini Bengkel Tanjak Rumahitam, agar tumbuh dan berkembang, baik dari sisi kualitas produksi, jumlah produksi, dan pemasaran, sehingga berdampak pada nilai transaksi yang diproyeksikan juga mengalami peningkatan.
Yuanita lebih jauh menyebutkan, dari beberapa kali pertemuan dengan pengelola UMKM rumahitam, pihaknya mendapat informasi yang cukup menarik. Di mana keberadaan Bengkel Tanjak Rumahitan, memberi dampak langsung kepada masyarakat sekitar, dengan program kemitraan yang dilakukan Rumahitam.
“Pak Tarmizi selaku penggagas dan pengelola Bengkel Tanjak Rumahitam, membuka kesempatan ibu-ibu di lingkungannya untuk mendapatkan penghasilan. Penghasilan tersebut menurut kami sangat fantastis, sebagai mitra kerja Rumahitam. Sejumlah ibu-ibu, kerja di rumah saja, bisa dapat hasil dua ratus hingga empat ratus ribu sehari,” sebut Prof Yuanita.
Yuanita menegaskan, kemitraan Uniba dengan Rumahitam, diharapkan memiliki nilai tambah, di mana Uniba memberikan pelatihan manajemen produksi, pembukuan keuangan, branding produk, pemanfaatan teknologi, dan digitalisasi pemasaran, juga hal lainnya yang diharapkan memberi nilai tambah bagi Rumahitam.
Pengelola UMKM Rumahitam, Tarmizi pada kesempatan yang sama, usai menerima alat bantu produksi, dua mesin jahit, program hibah Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi di aula lantai 8 Uniba, atas keberhasilan proposal Uniba keluar sebagai pemenang program pengambdian masyarakat, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas upaya serius dari Uniba dalam membantu dan mendampingi UMKM Rmahitam.
”Kita tentunya sangat menghargai dan memberi apresiasi yang tinggi pada Uniba, yang memilih Bengkel Tanjak Rumahitam, sebagai objek pengambdian. Kita merasakan dampak positif dalam memajukan usaha UMKM Rumahitam,” jelas Tarmizi, yang juga dikenal sebagai penyair Rumahitam itu. (*/HQ1)
Ketua PWI Provinsi Kepri Saibansah Dardani saat menyerahkan surat dukungan kepada Ketua PWI Pusat Akhmad Munir di Jakarta, sebelum pelaksanaan Kongres Persatuan PWI Tahun 2025. (Foto: Dikumen Saibansah Dardani)
Haqqnews.co.id – Saibansah Dardani yang menakhodai Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi Kepulauan Riau (PWI Kepri) berhasil memberikan dukungan dan mengantarkan Akhmad Munir, terpilih sebagai Ketua Umum PWI Pusat periode 2025–2030.
Direktur Utama Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA itu meraih 52 suara, mengungguli kandidat petahana Hendry Ch. Bangun yang memperoleh 35 suara.
Kongres PWI 2025 berlangsung di Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK) Kominfo, Cikarang, Jawa Barat, Sabtu (30/8/2025).
“Alhamdulillah, dukungan yang kami berikan untuk Akhmad Munir bersama dengan teman-teman lain dari PWI berbagai Indonesia, berhasil mengantarkan Cak Munir memimpin PWI Kepri lima tahun mendatang,” ujar Saibansah Dardani.
Sebelumnya, dukungan terhadap Munir datang dari berbagai daerah, termasuk dari PWI Kepulauan Riau (Kepri) yang sebelumnya menggelar Konferensi Provinsi Luar Biasa (Konferprovlub) dan menetapkan dukungan melalui kepemimpinan Saibansah Dardani. Keberpihakan Kepri memperkuat posisi Munir dalam konstelasi politik organisasi wartawan tertua di Indonesia tersebut.
Atal S. Depari Pimpin Dewan Kehormatan
Selain pemilihan ketua umum, kongres juga menetapkan Atal S. Depari sebagai Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat. Atal unggul tipis dalam pemungutan suara, dengan perolehan 44 suara, mengalahkan Sihoni HT yang meraih 42 suara.
Setelah penghitungan suara, Munir dan Atal mendapat kalungan selendang sutra khas Bugis sebagai simbol kemenangan.
Sebagai agenda awal, Munir memimpin rapat pleno ketiga dan membentuk tim formatur untuk menyusun struktur kepengurusan PWI Pusat lima tahun ke depan. Tiga nama yang mendapat penunjukan sebagai formatur, yaitu Fathurrahman (wakil Sumatera), Lutfil Hakim (wakil Jawa), dan Sarjono (wakil Sulawesi). Tim ini mempunyai waktu 30 hari untuk merampungkan susunan pengurus baru.
Terpilihnya Akhmad Munir menandai babak baru kepemimpinan PWI yang dihadapkan pada tantangan menjaga integritas jurnalisme di tengah arus digitalisasi serta memperkuat konsolidasi organisasi di pusat dan daerah. (*/HQ1)
Haqqnews.co.id – Tim Penjaringan Kongres Persatuan PWI 2025 sudah menyelesaikan proses verifikasi berkas bakal calon Ketua Umum dan Ketua Dewan Kehormatan (DK).
Hasilnya, dua bakal calon Ketua Umum, Akhmad Munir dan Hendry Ch. Bangun, serta dua bakal calon Ketua DK, Atal S. Depari dan Sihono HT, resmi dinyatakan memenuhi syarat untuk maju pada kongres yang akan digelar di Cikarang, Bekasi, 29–30 Agustus 2025.
Ketua Tim Penjaringan, Zulkifli Gani Ottoh atau akrab disapa Zugito menegaskan bahwa seluruh dokumen yang masuk telah diperiksa secara menyeluruh.
“Setelah diverifikasi oleh Tim Penjaringan, maka dua calon ketua umum dan dua calon ketua DK memenuhi syarat untuk maju dan resmi sebagai calon pada Kongres Persatuan PWI 2025,” ujarnya, Selasa (26/8).
Untuk calon ketum, Akhmad Munir, yang awalnya didukung oleh 17 Provinsi, menjadi 15 Provinsi. Dukungan Riau dan Banten tidak sah. Riau karena tak bermaterai, Banten karena dukungan ganda.
Untuk Hendry Ch Bangun, dari 14 dukungan, menjadi 13. Dukungan Banten tidak sah karena ganda.
Untuk calon ketua DK, Atal S Depari mendapat dukungan dari 15 PWI Provinsi. Namun, setelah diverifikasi, menjadi 13. Dukungan Riau tidak sah karena tak bermaterai, Banten karena dukungan ganda.
Adapun untuk Sihono HT, dari jumlah dukungan semula 14 menjadi 13. Dukungan Banten tidak sah karena ganda.
Pada kontestasi ketua umum dan ketua DK PWI Pusat 2025-2030 ini Akhmad Munir berduet dengan Atal S Depari, sementara Hendry Ch Bangun bersama Sihono AT. Kedua pasangan memenuhi persyaratan karena mendapat dukungan lebih dari 20 persen PWI Provinsi, atau minimal menggaet delapan dukungan.
Selain verifikasi berkas, rapat tim juga membahas Pakta Integritas yang akan ditandatangani tidak hanya oleh panitia kongres (SC & OC), tetapi juga para calon Ketua Umum, calon Ketua DK, serta seluruh ketua PWI Provinsi.
Tim Penjaringan Kongres PWI 2025 yang diketuai Zulkifli Gani Ottoh dan beranggotakan IGMB Dwikora Putra, Totok Suryanto, Marah Sakti Siregar, Diapari Sibatangkayu, Zacky Antony, Lutfil Hakim, Marthen Selamet Susanto, Raja Parlindungan Pane, serta Tubagus Adhi, membahas Pakta Integritas secara terinci.
Zugito, yang juga ketua SC Kongres Persatuan PWI 2025, kembali menekankan jika kongres hanya menetapkan ketua umum dan ketua DK PWI Pusat periode 2025-2030. Tanpa agenda lain.
“InsyaAllah lancar. Beberapa hari lagi kita sudah punya ketua umum baru, maksudnya ketua umum PWI Pusat periode 2025-2030,” seloroh Zugito.
Dirinya juga kembali menekankan bahwa tujuan utama kongres bukan hanya pemilihan, tetapi juga menjaga kebersamaan.
“Semangat persatuan dan kesatuan PWI menjadi hal yang paling penting, selain pemilihan ketua. Setelah kongres, kita berharap seluruh anggota PWI bersatu kembali demi organisasi,” ujar Zugito. (*/HQ1)
Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepri Kota Batam dan ormas Melayu se-Batam usai mengikuti silaturahmi di Istana Besar Madani, Sabtu (16/8/2025). (Foto: Dokumen LAM Batam)
Haqqnews.co.id – Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepri Kota Batam menggelar silaturahmi bersama puluhan organisasi masyarakat dan paguyuban Melayu di Istana Besar Madani, Sabtu (16/8/2025).
Pertemuan yang diberi tajuk “Sembang Sesame Kite” ini menjadi ruang berbincang hangat antar-sesama, sekaligus pemanasan menuju hajatan besar Milad ke-25 LAM Batam di Dataran Engku Putri, Ahad (14/9/2025) mendatang.
Ketua Umum LAM Batam, YM Dato’ Wira Setia Utama Raja H. Muhammad Amin, dalam kesempatan itu menegaskan bahwa pertemuan ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah untuk menyatukan visi dan misi.
Ia menggambarkan suasana pertemuan sebagai “bebual anak beranak” dan“bebual adek-beradek”, sebuah cara duduk bersama yang penuh persaudaraan. “Mari kita jaga Bumi Melayu, menjadi tuan di negeri sendiri. Saya ingin sekali kita bersatu padu,” ujar Raja Amin di hadapan lebih dari 20 ormas yang hadir. Jangan sampai terjadi “Kere di hutan disusukan, anak di rumah mati tak makan”.
Hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Ketua Umum Rumpun Khazanah Warisan Batam (RKWB) Dato’ H. Machmur Ismail, perwakilan Melayu Raya, Keluarga Besar Masyarakat Riau (KBMR), Hulubalang Junjung Negeri, Perhimpunan Selingsing, PERPAT, Lang Laut, Gagak Hitam, Laskar Melayu Bersatu, Kerabat Barkad, Gerakan Mahasiswa Melayu (GMM), Aliansi Pemuda Melayu, Tajam, Pondok Warisan Budaya, Rumahitam, serta berbagai komunitas lainnya.
Sejumlah pengurus LAM Batam juga turut hadir, mulai dari YM Raja Erwan, Dato’ Taufik Muntashir, Dato’, Zulkifli Lukman, Dato’ Syamsudin Ja’far Tun Kelana, Dato’ Mustari, hingga Dato’ Ardiwinata bersama Ketua dan Pengurus LAM kecamatan se-Kota Batam.
Raja Amin dalam sambutannya yang bijak mengutip gurindam Melayu tentang pentingnya kepemimpinan dan marwah: “Bila negeri tidak beraja, bila kampung tak berpenghulu, bila rumah tidak bertuan, angin lalu tempias pun lalu, tuah hilang marwah terbuang, hidup celaka sengketa pun datang.”
Menurutnya, nilai yang terkandung dalam bait tunjuk ajar Melayu itu masih relevan dalam menjaga tatanan sosial hari ini. Karena itu, ia menekankan kembali slogan LAM Batam: “Tegak memelihara Tuah, berdiri menjalankan Amanah, Duduk menjaga Marwah.”
Momentum Milad ke-25 LAM Batam pada setiap tanggal 10 September menjadi istimewa. LAM Batam akan meluncurkan “Batam Bertanjak” yang diproyeksikan sebagai ikon budaya baru, sekaligus menetapkan 10 September sebagai Hari Bertanjak yang diperingati setiap tahun.
Puncak acara akan berlangsung Ahad, 14 September 2025, di Dataran Engku Putri, bersamaan dengan Silaturahmi Akbar Ormas dan Paguyuban se-Kota Batam.
Aktivis Melayu, M. Nur, menyebut acara ini harus menjadi ajang unjuk diri dan eksistensi Melayu, sementara Alin dari Melayu Raya mengusulkan perlunya dibentuk Perhimpunan Saudagar Muda Melayu agar kaum muda dapat memperkuat basis ekonomi.
Selain menyusun agenda budaya, LAM Batam juga mengumumkan sejumlah program kerja strategis untuk periode 2025–2028. Di antaranya adalah penyelesaian persoalan Rempang dan sertifikasi kampung tua, pembangunan Kampung Adat atau Taman Mini Batam Madani, serta memberi prioritas kerja bagi generasi muda Melayu.
LAM juga menekankan perlunya Peraturan Daerah (Perda) tentang LAM Batam. Dalam ranah simbolik, LAM meminta agar pembangunan patung di titik-titik strategis kota tidak dilakukan tanpa koordinasi dengan lembaga adat, serta mendorong pemutaran lagu Melayu di pelabuhan, hotel, dan pusat perbelanjaan.
Tidak berhenti di situ, tekad LAM Batam juga terlihat dalam sejumlah azam. Setiap acara resmi LAM diminta untuk diawali dengan sholawat, nama jalan dan simpang yang tidak tepat akan dikaji ulang, dan penamaan bundaran diarahkan pada identitas lokal seperti Taman Mustika Alam, Bundaran Ufuk Selatan, Bundaran Cik Puan Bulang.
“LAM juga meminta sekolah-sekolah di Batam untuk menampilkan foto pahlawan nasional asal Kepri : Sultan Mahmud Riayatsyah, Raja Haji Fisabilillah, dan Raja Ali Haji, sebagai bagian dari pendidikan sejarah dan kebanggaan daerah,” ujar YM H. Raja M Amin.
Di pengujung acara, LAM Batam juga menggulirkan tagar #BarelangKampungKite sebagai semangat kolektif. Sebuah seruan yang menyiratkan ajakan untuk kembali pada akar, menjaga marwah, dan memastikan Batam tetap menjadi rumah besar bagi Melayu yang hidup harmonis bersama suku bangsa lainnya. (*/HQ1)
Pemimpin Redaksi J5NEWSROOM.COM yang juga Ahli Pers Dewan Pers, Saibansah Dardani. (Foto: Dokumen J5NEWSROOM.COM)
Haqqnews.co.id – Sebuah majalah siber nasional dengan nama brand J5NEWSROOM terbit dan berpusat dari Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Di usia masih rintisan, mengalir ucapan selamat untuk kesuksesan media online tersebut.
Pada Minggu 17 Agustus 2025, J5NEWSROOM.COM genap berusia 3 tahun. Bersamaan dengan dirgahayu 80 tahun Indonesia merdeka. Media siber terakreditasi Dewan Pers ini mendapat ucapan doa dari berbagai kalangan. Mulai dari kalangan pembaca muda, pers, pengusaha, hingga akademisi sampai US Army.
Salah satu ucapan doa itu datang dari sosok wartawan senior, Datuk Seri Lela Budaya Rida K Liamsi (Ismail Kadir). Bagi Pemimpin Redaksi J5NEWSROOM.COM, Saibansah Dardani, sosok Datuk Rida K Liamsi adalah mentor dan guru jurnalistik pertamanya. Setidaknya, 5 tahun (1992-1997), Rida mendidik Saibansah menjadi wartawan profesional di Harian Pagi Riau Pos.
Lalu, ada wartawan senior Provinsi Kepri yang merupakan anggota PWI pertama di Batam, Marganas Nainggolan. Dari Pulau Samosir Sumatera Utara, Ketua Dewan Kehormatan PWI Provinsi Kepri itu menyampaikan ucapan selamat dan doanya untuk J5NEWSROOM.COM.
Dari Amerika Serikat, Letkol Rosita Baptiste, mantan wartawati yang kini jadi anggota US Army, juga mengucapkan selamatnya untuk J5NEWSROOM.COM. Sebagai sahabat lama yang pernah sama-sama bekerja di Majalah Warta Ekonomi, Ocit, demikian sapaan Letkol Rosita saat masih liputan bersama Saibansah, menyempatkan diri mengirim video ucapan selamat dalam perjalanannya menuju markas tempat kerjanya di Texas.
Serta puluhan nama-nama tokoh dari berbagai kalangan lain yang menyampaikan video ucapan selamat dan doanya untuk J5NEWSROOM.COM. Mereka itu adalah:
Dari Kalangan Sahabat Pers
1. Datuk Seri Lela Budaya Rida K Liamsi – Tokoh Pers Provinsi Kepri
2. Marganas Nainggolan – Ketua Dewan Kehormatan PWI Provinsi Kepri
3. DR Teguh Santosa – Ketua Jaringan Media Siber Indonesia Pusat
4. Ramon Damora – Ketua Dewan Pakar PWI Provinsi Kepri
5. Parna Edison Simarmata – Ketua Dewan Kehormatan PWI Provinsi Kepri
6. Rinaldi Samjaya – Ketua SMSI Kepri
7. Evy Syamsir – Wartawan Senior LKBN ANTARA
Dari Kalangan Akademisi
1. DR Agung Prabowo – Dosen UPN Veteran Yogyakarta
2. DR Suyono Saputra – Ketua ISEI Kota Batam
3. DR Lu Sudirman – Dekan Fakultas Hukum UIB Batam
4. DR Muchid Al Bintani – Dosen Pasca Sarjana UNRI Pekanbaru
5. Drs. Zamzami A Karim, M.A – Dosen Stisipol Raja Haji Tanjungpinang
Dari Kalangan Tokoh Masyarakat
1. Surya Makmur Nasution – Anggota DPRD Batam & Ketua PKB Batam
2. Raja Rafiza, ST, MM – Ketua DPRD kabupaten Karimun
3. Jadi Rajagukguk – Ketua Kadin Kota Batam
4. Ariseno Ridhwan – VP Corporate Communications Arsari Group
5. Yudi Kurnain – Tokoh Masyarakat Kota Batam
6. Rozi Juhendra – Pelatih Kepala Tim Jujitsu Kepri
7. Merson Sirait – Lawyer Jakarta
8. Nur Wafiq Warodat – Lawyer Edy Hartono & Warodat Law Firm
1. Krisna Dianta – Koresponden SINDO di Swiss
2. Letkol Rosita Baptiste – Anggota US Army
3. Birger Gebehart – Warga Jerman
4. Max Leon – Warga Jerman
5. Nisya Yalkivia – Mahasiswa Indonesia di Brisbane Australia
6. Vivian – Warga Jerman
Ucapan selamat mereka dapat Anda simak di link ini:
“Kami manajemen Majalah Siber Indonesia J5NEWSROOM.COM sangat mengapresiasi dan menyampaikan terimakasih kepada para pihak yang selama ini memberikan kontribusinya dan bersedia menjalin kerjama dengan kami. Tidak lupa, ucapan yang sama untuk para tokoh dan rekan yang telah menyampaikan video ucapan selamat mereka. Sekali lagi, terimakasih,” ujar Saibansah Dardani.
J5NEWSROOM.COM lahir di hari dan tanggal yang sakral, Rabu 17 Agustus 2022. Mengusung tagline: Mencerdaskan & Mencerahkan. (*/HQ1)
Haqqnews.co.id – Cabang olahraga angkat berat kembali mencatatkan sejarah bagi Kota Batam di panggung nasional. Tama Bertus Naibaho, atlet muda kebanggaan Persatuan Angkat Berat Seluruh Indonesia (PABERSI) Kota Batam Provinsi Kepri, sukses menunjukkan kualitasnya dengan meraih prestasi membanggakan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PABERSI 2025.
Berlaga di GOR Veteran Basketball & Badminton Medan pada Kamis (07/08/2025) silam, Tama tampil penuh semangat dan percaya diri. Hasilnya, ia berhasil membawa pulang dua medali sekaligus, sebuah pencapaian luar biasa mengingat ini merupakan debut perdananya di ajang tingkat nasional. Keberhasilan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Batam memiliki potensi atlet yang siap bersaing dengan daerah-daerah lain di Indonesia.
Persaingan di Kejurnas ini terbilang ketat karena diikuti atlet-atlet terbaik dari seluruh provinsi. Namun, Tama mampu membuktikan dirinya dengan penampilan gemilang di dua kategori berbeda. Ia sukses merebut medali emas di kelas -66 kg Senior Putra setelah mengungguli lawan tangguh asal Sumatera Barat yang dikenal berpengalaman di nomor tersebut.
Tama Bertus Naibaho, (2) atlet muda angkat besi kebanggaan Kota Batam saat meraih dua medali sekaligus.
Prestasi yang ditorehkan Tama bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga mengangkat nama PABERSI Batam dan Provinsi Kepulauan Riau di mata nasional. Keberhasilan ini diharapkan dapat memacu semangat atlet-atlet muda lainnya di Batam untuk terus berlatih dan berjuang, sekaligus menjadi motivasi bagi daerah untuk memberikan dukungan penuh terhadap perkembangan olahraga angkat berat.
Tak hanya itu, ia juga mengamankan medali perak di kelas -66 kg Junior Putra (Under 23), usai pertarungan sengit dengan atlet tuan rumah Sumatera Utara. Hasil ini menjadikan Tama sebagai satu-satunya atlet debutan yang berhasil berdiri di dua podium sekaligus di kejuaraan tersebut.
Keberhasilan ini tentu menjadi catatan penting bagi pembinaan olahraga angkat berat di Batam, khususnya di bawah naungan PABERSI. Tama bukan hanya sekadar menambah koleksi medali, tetapi juga memperlihatkan bahwa dengan latihan serius, disiplin tinggi, dan semangat juang yang kuat, atlet daerah bisa bersaing di level tertinggi. Ini menjadi prestasi perdana Tama di ajang nasional, dan langsung mencuri perhatian.
Ketua PABERSI Kota Batam Bendri Sitourus menyampaikan rasa bangga atas pencapaian Tama. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras tim pelatih, dukungan orang tua, dan tentu saja kegigihan Tama sendiri. “Prestasi ini membuktikan bahwa Batam punya talenta besar yang bisa dibina untuk event-event nasional bahkan internasional ke depan,” ujarnya.
Dengan torehan emas dan perak di Kejurnas perdananya, Tama Bertus Naibaho kini menjadi salah satu aset berharga dunia angkat berat Batam dan Kepri. Dukungan berkelanjutan, fasilitas latihan yang memadai, serta partisipasi aktif dalam kejuaraan-kejuaraan lainnya diharapkan bisa menjadikan Tama sebagai atlet andalan Indonesia di masa depan.
Ketua PABERSI Batam Bendri Sitourus: Fokus Bangun Fondasi Angkat Berat
Ketua PABERSI Kota Batam Bendri Sitourus
Ketua Umum PABERSI Batam, Benri Sitorus, menyatakan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen dalam pengembangan atlet angkat berat, meskipun PABERSI sendiri masih tergolong sebagai cabang olahraga yang relatif muda di Kota Batam. Namun demikian, semangat juang dan keseriusan pengurus dalam membina atlet telah membawa hasil nyata.
“Kami tidak main-main dalam membangun PABERSI. Fokus kami bukan hanya mencetak prestasi sesaat, tetapi membangun fondasi yang kuat untuk regenerasi atlet. Kami ingin menciptakan atlet-atlet potensial dari Batam yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” ujar Benri.
PABERSI Batam juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Ketua Umum KONI Kota Batam, Rani Rafitriyani, yang selama ini memberikan dukungan penuh terhadap program-program pembinaan dan pengembangan yang dijalankan PABERSI Batam.
Tak lupa, penghargaan juga diberikan kepada Ketua PABERSI Provinsi Kepulauan Riau, Anwar Naro, yang telah memberikan dukungan moril maupun teknis dalam setiap program kerja yang dilakukan oleh PABERSI Kota Batam.
Ketua PABERSI Kepri Optimis Cabor Angkat Berat Bakal Gemilang
Ketua PABERSI Provinsi Kepulauan Riau, Anwar Naro.
Capaian prestasi perdana anak anak muda Kepri yang diwakili Tama dari PABERSI Kota Batam mendapatkan apresiasi dari Ketua PABERSI Provinsi Kepulauan Riau, Anwar Naro. Anwar Naro memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian gemilang atlet angkat berat Kota Batam, Tama Bertus Naibaho, yang telah membawa nama Provinsi Kepri beraksi dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PABERSI 2025 di Medan.
Dalam debutnya mewakili Provinsi Kepri, Tama sukses mempersembahkan medali emas di kelas -66 kg Senior Putra dan medali perak di kelas -66 kg Junior Putra. Menurut Anwar, ini adalah bukti nyata bahwa atlet angkat berat di Kota Batam memiliki potensi besar di cabang olahraga angkat berat mewakili Kepri untuk mengukir prestasi di ajang nasional hingga internasional.
“Di tengah keberadaan PABERSI di Kota Batam Kepri yang belum genap 2 tahun, keberhasilan Tama tak hanya menjadi kebanggaan bagi Kota Batam, tetapi juga menjadi pencapaian penting bagi Provinsi Kepulauan Riau. Kami mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran PABERSI Batam yang terus konsisten dalam pembinaan atlet muda,” kata Anwar lagi.
Menurutnya, prestasi ini adalah buah dari dedikasi, disiplin, dan kekompakan tim. Tama adalah gambaran nyata hasil pembinaan yang serius yang dilakukan PABERSI Kota Batam dan Kepri di bawah naungan KONI Batam dan KONI Kepri.
Keberhasilan di Kejurnas 2025 ini menjadi motivasi tersendiri bagi seluruh jajaran pengurus dan atlet PABERSI Batam untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan. Mereka berharap, lebih banyak lagi atlet-atlet muda berbakat yang bisa lahir dan berkembang dari Kota Batam, serta mampu membawa nama Kepulauan Riau bersinar di pentas nasional maupun internasional.
Dengan semangat kebersamaan, profesionalisme dalam pembinaan, serta dukungan dari berbagai pihak, Anwar Naro optimistis PABERSI Batam akan menjadi salah satu kekuatan utama olahraga angkat berat di Indonesia. Ia juga menegaskan komitmen PABERSI Kepri untuk terus mendukung setiap potensi dan memperluas jangkauan pembinaan hingga ke kabupaten/kota lainnya di Kepri.
Ketua Umum KONI Kepri Usep RS
Ketua Umum KONI Provinsi Kepulauan Riau, Usep RS, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan Tama Bertus Naibaho, atlet angkat berat asal Kota Batam yang berhasil meraih medali emas dan perak dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PABERSI 2025 di Medan. Ia menilai prestasi Tama menjadi bukti bahwa Kepulauan Riau memiliki potensi besar di cabang angkat berat, yang harus terus dibina dan diarahkan dengan baik.
Usep RS berharap, ke depan lebih banyak event kejuaraan angkat berat yang digelar secara rutin dan terstruktur di tingkat daerah. Menurutnya, melalui kompetisi-kompetisi seperti ini, bibit-bibit unggul dapat ditemukan sejak dini, dilatih secara berjenjang, dan disiapkan untuk mewakili Kepri di ajang-ajang lebih tinggi seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), Pekan Olahraga Wilayah (Porwil), hingga Pekan Olahraga Nasional (PON).
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara PABERSI, KONI kabupaten/kota, serta stakeholder olahraga lainnya dalam menciptakan sistem pembinaan yang berkesinambungan. “Dengan pembinaan yang konsisten dan kompetisi yang terukur, kita optimistis Kepri bisa meloloskan lebih banyak atlet angkat berat ke PON, bahkan berprestasi di level nasional dan internasional,” ujarnya.
KONI Kepri, lanjut Usep, berkomitmen untuk terus mendukung cabang-cabang olahraga potensial, termasuk angkat berat. Ia mengajak seluruh insan olahraga di Kepri untuk menjadikan prestasi Tama sebagai pemicu semangat membangun generasi atlet tangguh dan membanggakan di masa depan.
Dengan sokongan penuh dari KONI Kota Batam, PABERSI mampu melaksanakan program strategis pembinaan prestasi ke Medan, Sumatera Utara, pada 1–7 Agustus 2025. Program ini mencakup tiga agenda utama: try out atlet, penataran wasit, dan pelatihan pelatih. Fokus utamanya adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan mental tanding atlet dalam suasana kompetisi yang lebih menantang di luar daerah.
Awalnya, keberangkatan ini tidak difokuskan untuk meraih medali, melainkan sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan kapasitas. Para atlet dijadwalkan mengikuti uji tanding non-formal, sementara pelatih dan wasit menjalani pelatihan dan sertifikasi nasional yang diikuti peserta dari berbagai provinsi. Namun, sebuah kesempatan terbuka ketika satu atlet PABERSI Batam, Tama Bertus Naibaho, mendapat izin khusus untuk turun di dua nomor resmi Kejurnas PABERSI 2025.
Kesempatan ini dimanfaatkan maksimal oleh Tama. Turun di kelas -66 kg Senior dan Junior Putra, Tama menunjukkan performa luar biasa hingga berhasil menyabet medali emas dan perak sekaligus. Ini bukan hanya kemenangan pribadi, tetapi juga menjadi kejutan manis dan prestasi perdana yang membanggakan bagi kontingen Batam dalam ajang nasional yang awalnya tidak ditargetkan untuk prestasi medali.
Hasil luar biasa yang diraih Tama menjadi bara semangat baru bagi seluruh tim. Para pelatih dan wasit yang mengikuti pelatihan merasa semakin percaya diri dan termotivasi, bahwa pembinaan berjenjang yang mereka lakukan selama ini berada di jalur yang tepat. Momen ini menjadi penyatu semangat bagi PABERSI Batam untuk terus memperkuat sistem pembinaan terpadu dan membangun sinergi lintas peran.
PABERSI Batam pun menyampaikan terima kasih kepada KONI Kota Batam atas dukungan nyata yang diberikan. Keberhasilan ini menjadi inspirasi bahwa program-program pembinaan, termasuk try out dan pelatihan non-pertandingan, tetap memiliki potensi besar mencetak prestasi. Ke depan, PABERSI akan terus memperluas cakupan kegiatan serupa, demi mencetak lebih banyak lifter tangguh yang siap bersaing di Porprov, Porwil, hingga PON mendatang.
Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) PABERSI Batam, Tomy Chandra mengatakan hasil gemilang yang diraih Tama merupakan buah dari proses pembinaan yang serius, konsisten, dan dukungan pendanaan yang memadai. Tomy yang turut mendampingi atlet ke kejuaraan tersebut bersama official tim, Wesly, menyatakan bahwa keberhasilan ini juga menjadi bukti bahwa program kerja PABERSI Batam berada di jalur yang tepat.
“Prestasi ini adalah hasil dari kerja keras atlet, pelatih, dan dukungan penuh dari semua pihak, terutama KONI Kota Batam. Kami tidak hanya fokus pada latihan, tapi juga pembinaan jangka panjang dan pengembangan kapasitas SDM seperti pelatih dan wasit,” ujar Tomy.
Anwar Naro Sebut Kota Batam Ditunjuk jadi Tuan Rumah Kejurnas Angkat Berat
Keberhasilan di Kejurnas 2025 ini menjadi motivasi tersendiri bagi seluruh jajaran pengurus dan atlet PABERSI Batam untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan. Mereka berharap, lebih banyak lagi atlet-atlet muda berbakat yang bisa lahir dan berkembang dari Kota Batam, serta mampu membawa nama Kepulauan Riau bersinar di pentas nasional maupun internasional.
Dengan semangat kebersamaan, profesionalisme dalam pembinaan, serta dukungan dari berbagai pihak, PABERSI optimistis bisa menjadi salah satu kekuatan utama olahraga angkat berat di Indonesia.
Untuk meningkatkan sumber daya manusia bagi pengurus terutama pelatih dan wasit, PABERSI Kota Batam mewakili Kepri mencatat partisipasi terbanyak dalam pelatihan dan sertifikasi wasit serta pelatih angkat berat tingkat nasional.
Ketua PABERSI Kepri, Anwar Naro, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah penting dalam penguatan kapasitas SDM angkat berat Kepri. “Tiga orang ikut sertifikasi wasit level 3 nasional dan dua lainnya di level 2 nasional. Ini menjadi modal dasar yang sangat strategis untuk mempersiapkan Kepri sebagai tuan rumah even nasional di masa depan,” ujarnya.
Anwar Naro menyebutkan , sebelum adanya PABERSI di Batam, anak anak muda yang sebelumnya bergerak sendiri-sendiri dalam berlatih kini mulai merasakan manfaat dari kehadiran organisasi resmi. “Sekarang mereka merasa punya arah, punya wadah, dan itu membangkitkan semangat baru. Kehadiran struktur PABERSI yang aktif memberikan energi positif bagi atlet-atlet kita, ditambah lagi sudah muncul atlet peraih emas tingkat nasional,” tambahnya.
Lebih lanjut Anwar menjelaskan, sesuai ketentuan nasional, setiap provinsi idealnya memiliki 9 hingga 12 personel teknis yang mencakup pelatih dan wasit bersertifikat sebagai syarat untuk menyelenggarakan Kejurnas secara mandiri. “Kepri sudah memiliki 5 pelatih dan wasit. Batam ditunjuk jadi tuan rumah Kejurnas, namun kita harus terlebi dahulu siap secara SDM dan juga infrastruktur yang saat ini masih sangat minim, untuk itu kami berharap dukungan baik pemerintah dan KONI Kepri untuk membantu pengadaan tersebut,” tegasnya.
Tak hanya fokus di level nasional, PABERSI Kepri juga memiliki visi jauh ke depan. Anwar optimistis, dengan posisi strategis Kepulauan Riau yang dekat dengan negara-negara tetangga, daerah ini sangat layak untuk menggelar kejuaraan angkat berat tingkat Asia Tenggara atau bahkan Asia. “Saya sangat yakin. Kita sedang siapkan SDM-nya, semangatnya sudah ada, tinggal kita perkuat sistem dan sinergi dukungan,” tutupnya. (hq2)
Haqqnews.co.id – Oknum Jenderal TNI-Polri serta partai yang selama ini membeking aktivitas tambang ilegal kena ultimatum dari Presiden Prabowo Subianto. Pasalnya aktivitas tambang ilegal tersebut berpotensi merugikan negara mnimal Rp300 triliun.
Prabowo dengan tegas mewanti-wanti orang-orang “besar” dan “kuat”, khususnya Jenderal dari TNI, Polri, maupun partai politik untuk tidak membekingi atau mendukung kegiatan pertambangan ilegal.
Prabowo menyebut, pihaknya sudah mendapatkan laporan bahwa kini terdapat 1.063 tambang ilegal di Tanah Air. Akibat tambang ilegal ini, negara berpotensi merugi minimal sebesar Rp 300 triliun.
“Kita akan tertibkan juga tambang-tambang melanggar aturan. Saya telah diberi laporan oleh aparat bahwa terdapat 1.063 tambang ilegal, dan potensi kekayaan yang dihasilkan oleh 1.063 tambang ilegal ini dilaporkan potensi kerugian negara adalah minimal Rp 300 triliun. Saya minta dukungan seluruh MPR, saya minta dukungan seluruh parpol, untuk mendukung ini demi rakyat kita,” ungkapnya pada Sidang Tahunan MPR, DPR, dan DPD 2025 di Gedung DPR MPR, Jakarta, Jumat (15/08/2025).
“Dan saya beri peringatan apakah ada orang besar orang-orang kuat jenderal-jenderal dari mana pun, apakah jenderal dari TNI dan dari polisi atau mantan jenderal, tidak ada alasan, kami akan bertindak atas nama rakyat,” tegasnya.
“Dan sebagai sesama pimpinan partai, sebagai sesama pimpinan partai saya ingatkan anggota partai, termasuk partai saya, Gerindra, kalau Anda terlibat, Anda jadi justice kolaborator, Anda laporkan saja, karena walaupun kau Gerindra tidak akan saya lindungi. Saudara-Saudara, kalau ada yang berani, saya telah perintahkan Panglima TNI dan Kapolri kalau Anda mau ke provinsi ini pakai pasukan dari provinsi lain, jangan-jangan ada anak buah mu di kebun-kebun itu,” bebernya.
“Saudara-Saudara Wakil Rakyat tahu keadaan sebenarnya, bener? Saya sudah lama jadi orang Indonesia. Segala ulah, apalagi saya mantan tentara jadi junior itu jangan macem-macem ya. Kalau rakyat yang nambang, ya sudah kita bikin koperasi, kita legalkan, kita atur, tapi jangan alasan rakyat tau-tau nyelundup ratusan triliun,” pungkasnya. (*/HQ1)
Ketua PWI Kepri Hasil Konferprov Luar Biasa, Saibansah Dardani kembali ditegaskan sebagai pemilik suara sah mewakili Kepri dalam Kongres PersatuanPWI 2025.
Pleno Panitia Kongres Persatuan PWI Tegaskan Lagi, Saibansah Pemegang Hak Suara!
Haqqnews.co.id – Andi Gino, Ketua PWI Kepri hasil konferprov (bukan konferprov luar biasa/LB) boleh kok datang ke Kongres Persatuan PWI 2025. Namun Rapat Panitia Pengarah (Steering Committee/SC) menegaskan Andi tidak punya hak suara.
Rapat Panitia Pengarah (Steering Committee/SC) Kongres Persatuan PWI 2025, Rabu (13/8/2025), menyepakati tiga keputusan baru terkait peserta. Yakni, diakomodirnya Ketua PWI Kepri hasil Konferprov, Andi Gino. Dua lainnya, saran agar ketua DKP dilibatkan sebagai peserta resmi, dan diundangnya Pelaksana Tugas (Plt) sejumlah PWI Provinsi sebagai peninjau pada kongres yang digelar 29-30 Agustus di BPPTIK Komdigi, Cikarang.
“Ketua PWI Kepulauan Riau hasil Konferprov, Andi Gino, akan diundang sebagai peserta kongres tanpa hak suara. Sementara undangan resmi sebagai peserta penuh tetap diberikan kepada Saibansah, ketua PWI Kepri dari Konferprovlub,” demikian dikemukakan Ketua SC Kongres Persatuan PWI 2025 Zulkifli Gani Ottoh seusai rapat di Hall Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
Kesepakatan diikutkannya dua wakil dari PWI Kepri merujuk pada disertakannya dua wakil dari PWI Banten, yang sudah diputuskan sebelumnya. Namun, untuk pemberian suara saat pemilihan di kongres, SC memutuskan Saibansyah.
“PWI Kepri hanya punya satu suara,” tegas Zulkifli yang akrab disapa Zugito.
Rapat khusus SC diikuti oleh tujuh anggotanya baik secara luring maupun daring. Empat anggota SC hadir secara langsung, yakni Zugito, Totok Suryanto, Marah Sakti Siregar, dan Diapari Sibatangkayu. Tiga anggota SC hadir secara daring, yakni Sekretaris SC IGMB Dwikora Putra, serta Zacky Antoni dan Lutfil Hakim.
Tiga keputusan terbaru SC tersebut kemudian disampaikan kembali dalam rapat Tim Verifikasi, yakni SC dan tiga perwakilan dari Organizing Committee (OC).
Ketua OC, Marthen Selamet Susanto, hadir secara daring. Sementara, Wakil Ketua OC Raja Parlindungan Pane dan Sekretaris OC Tb Adhi hadir secara langsung.
Mengenai saran agar ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) resmi dilibatkan sebagai peserta, Zugito menjelaskan bahwa SC secara khusus akan menyurati ketua-ketua PWI Provinsi yang telah ditetapkan.
“Setiap provinsi jatahnya kan hanya dua, alangkah bagusnya yang hadir itu Ketua PWI Provinsi dan Ketua DKP,” ujarnya.
Terkait diundangnya sejumlah Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PWI Provinsi, baik Plt bentukan Ketua Umum PWI Pusat Kongres 2023 Bandung, Hendry Ch Bangun, maupun bentukan Ketum PWI Pusat hasil KLB 2024 Zulmansyah Sekedang, hanya akan dijadikan peninjau.
“Dengan status peninjau tersebut mereka dapat menghadiri kegiatan kongres di ruangan lain, namun tidak memiliki hak bersuara maupun memberikan pendapat dalam forum resmi,” Zugito menegaskan.
Ketua SC menjelaskan alasan di balik keputusan tersebut. “Kebijakan ini kami ambil karena mereka-mereka (Plt-Plt) ini tidak berdosa, tidak punya kesalahan, dan tidak ada keinginan sendiri menjadi Plt. Mereka ditunjuk akibat adanya dualisme kepengurusan PWI Pusat. Jadi kebijakan ini supaya mereka merasa dihargai, walaupun sebagai peninjau. Jangan lupa juga mereka terlanjur punya hubungan dengan kepala daerah dan mitra-mitranya di daerah,” papar Zugito.
Zugito juga kembali menegaskan jika Kongres Persatuan PWI 2025 hanya beragendakan pemilihan Ketua Umum PWI Pusat dan Ketua Umum Dewan Kehormatan PWI Pusat periode 2025-2030. “Tidak ada agenda lain di luar itu,” tegasnya. (*/HQ1)