27.8 C
Riau Islands
Selasa 28 Juli 2026
Beranda blog Halaman 21

Siapa Komaruddin Hidayat, Ketua Dewan Pers 2025-2028 ?

Haqqnews.co.id  – Siapa Komaruddin Hidayat ? Berikut terangkum mengenai sosok Komaruddin Hidayat, Ketua Dewan Pers terpilih untuk periode tahun 2025 – 2028 :

Melansir laman Pusat Pengkajian Islam & Masyarakat UIN Jakarta, Komaruddin Hidayat terlahir di Magelang, Jawa Tengah, pada 18 Oktober 1953. Ia pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta selama dua periode, yakni 2006–2010 dan 2010–2015. Selain terkenal sebagai akademisi, Komaruddin aktif menulis opini di berbagai media nasional seperti Kompas, Seputar Indonesia, dan Republika serta media lainnya. Ia juga terlibat dalam berbagai lembaga penelitian.

Sejak kecil, Komaruddin akrab dengan lingkungan pesantren. Ia pernah menempuh pendidikan di Pesantren Modern Pabelan, Magelang (1969), dan Pesantren Al-Iman, Muntilan (1971). Pendidikan tingginya ia lanjutkan di IAIN Jakarta, meraih gelar sarjana muda (BA) dan sarjana lengkap (Drs.) dalam bidang Pendidikan Islam masing-masing pada tahun 1977 dan 1981.

Komaruddin kemudian melanjutkan studi doktoral di luar negeri dan meraih gelar doktor di bidang Filsafat Barat dari Middle East Technical University, Ankara, Turki, pada 1990.

Sebagai dosen, Komaruddin mengajar di berbagai institusi, antara lain Pascasarjana IAIN Jakarta (sejak 1990), Pascasarjana Universitas Indonesia (sejak 1992), dan Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara (sejak 1993). Komaruddin juga aktif di dunia penerbitan ilmiah, menjadi dewan redaksi Ulumul Qur’an (sejak 1991), Studia Islamika (sejak 1994), serta terlibat dalam penyusunan Encyclopedia of Islamic World. Sejak 1995, ia menjabat sebagai Direktur Pusat Kajian Pengembangan Islam Kontemporer di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Susunan Dewan Pers 2025 – 2028

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah meneken surat keputusan pengangkatan anggota Dewan Pers 2025-2028. Pada Rabu, 14 Mei 2025, Komaruddin Hidayat ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pers menggantikan Ninik Rahayu. Serah terima jabatan berlangsung di Kantor Dewan Pers, Jakarta Pusat, pada Rabu, 14 Mei 2025, sekaligus menandai mulainya masa kerja kepengurusan baru.

Pada acara serah terima jabatan, turut hadir sejumlah pejabat negara, antara lain Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan, Ketua Komisi Yudisial Amzulian Rifai, serta Kepala Divisi Humas Polri Irjen Sandi Nugroho.Melalui rilis resmi pada Selasa, 4 Maret 2025, Dewan Pers menyetujui secara aklamasi sembilan anggota terpilih untuk periode 2025–2028. Keputusan ini sekaligus menandai pembubaran Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) Dewan Pers.

Sebelumnya, pada 19 Februari 2025, BPPA telah menyaring para pelamar menjadi 18 calon dari tiga unsur: wartawan, pimpinan perusahaan pers, dan tokoh masyarakat—masing-masing enam orang. Dari hasil seleksi itu, sembilan nama ditetapkan sebagai anggota Dewan Pers yang baru.

Berikut susunan kepengurusan Dewan Pers 2025-2028:

Ketua Dewan Pers : Komaruddin Hidayat

Wakil Ketua Dewan Pers: Totok Suryanto

Komisioner Bidang Pengaduan dan Penegakan Etika Pers: Muhammad Jazuli

Komisioner Bidang Hukum dan Perundang-undangan: Abdul Manan

Komisioner Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi: Busyro Muqoddas

Komisioner Kemitraan Hubungan Antarlembaga: Rosarita Niken Widiastuti

Komisioner Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi: Yogi Hadi Ismanto

Komisioner Informasi dan Komunikasi: Maha Eka Swasta

Komisioner Digital dan Sustainability: Dahlan Dahi

(HQ1)

Pemerintah Kota Batam Punya 15 Program Prioritas

Wali Kota Batam H Amsakar Achmad, saat menghadiri halal bihalal Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam bersama masyarakat Kecamatan Lubukbaja, di aula Universitas Ibnu Sina, Lubukbaja, Selasa (13/5/2025) malam.

Haqqnews.co.id  – Wali Kota Batam H Amsakar Achmad, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kekompakan dalam membangun Kota Batam. Ini, agar Batam semakin maju dan sejahtera.

Hal itu Amsakar sampaikan saat menghadiri halal bihalal Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam bersama masyarakat Kecamatan Lubukbaja, di aula Universitas Ibnu Sina, Lubukbaja, Selasa (13/5/2025) malam.

“Mari terus kita jaga kekompakan dan kebersamaan, karena dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, kita bisa mewujudkan Batam yang lebih baik,” ajak Amsakar.
Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir dan menekankan bahwa momen halalbihalal merupakan kesempatan memperkuat tali silaturahmi dan mempererat persatuan antar-sesama.
Dalam kesempatan itu, Amsakar juga menyampaikan berbagai capaian pembangunan serta program prioritas yang tengah dan akan Pemerintah Kota bersama jajaran, jalankan.
“Ada 15 program prioritas dan tujuh di antaranya bersentuhan dengan masyarakat,” ujarnya.

𝟏𝟓 𝐏𝐫𝐨𝐠𝐫𝐚𝐦 𝐏𝐫𝐢𝐨𝐫𝐢𝐭𝐚𝐬 𝐀𝐦𝐬𝐚𝐤𝐚𝐫

Adapun, 15 program prioritas tersebut, yakni Optimalisasi pengembangan dan pelayanan air bersih, Optimalisasi penanganan banjir, Pengobatan gratis masyarakat ber-KTP Batam dan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan.
Selanjutnya, Pinjaman modal tanpa bunga maksimal Rp20 juta untuk UMKM, Seragam sekolah gratis bagi siswa baru SD dan SMP, Bantuan lansia, Peningkatan kualitas pelatihan tenaga kerja dan industri kreatif.
Selain itu, Beasiswa perguruan tinggi masyarakat hinterland dan siswa berprestasi tidak mampu, Penataan sistem transportasi publik terintegrasi (pengembangan BRT dan pembangunan LRT), Percepatan pembangunan jalan lingkar.
Kemudian, Penyediaan pusat seni budaya panguyuban se-Kota Batam, Pengelolaan pasokan dan stok kebutuhan pokok, Pengelolaan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan, Pembangunan sekolah baru dan ruang kelas baru, terakhir, Peningkatan investasi dan destinasi MICE.

“Kami (Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra) mohon doa agar selalu diberi kesehatan, istiqomah dan agar cita-cita kami untuk Batam bisa terlaksana dengan baik,” katanya. (HQ1)

Pakar Sebut Bisnis dan Tiga Skill Diperlukan untuk Bertahan

Foto ilustrasi

Haqqnews.co.id  – Daya beli masyarakat tercatat menurun sejak pertengahan tahun 2024. Di tengah kelesuan tersebut, usaha apa yang masih cenderung akan bertahan ?

Berikut penjelasan seorang pakar ekonom Universitas Gadjah Mada (UGM), Eddy Jurnasin. Menurutnya, usaha-usaha di beberapa bidang akan cenderung lesu dan mengalami rendahnya permintaan.

“Saya kasih contoh, kalau misalnya usaha kecil di bidang warung, makanan, atau toko ritel. Dalam kondisi ekonomi dan daya beli yang lesu, permintaan akan rendah sekali,” jelas Eddy dalam sebuah wawancara dengan Kompas.com, dikutip pada Rabu, (14/5/2025).

Eddy menjelaskan bahwa orang-orang akan cenderung akan berhemat dengan memasak makanan sendiri di rumah, serta membeli bahan dengan harga yang minimalis atau termurah.

Penjualan bahan baku makanan, lanjut Eddy, juga tidak akan bisa bertahan lama di situasi tersebut. Orang-orang juga akan mengurangi permintaan makanan atau jajanan dari luar rumah.

“Namun untuk jasa-jasa yang spesifik dengan keahlian tertentu, permintaan akan tetap jalan,” tambah Eddy.

Eddy mencontohkan jasa spesifik seperti jasa reparasi, seperti reparasi barang elektronik, kendaraan, rumah. Selain itu, jasa kontraktor yang menawarkan pembangunan dan perbaikan rumah juga dapat tetap berjalan.

Jasa mengajar juga dapat menjadi opsi di bidang pendidikan, baik pendidikan formal maupun nonformal seperti kursus atau bimbingan.

Selain itu, Eddy menjelaskan bahwa sangat penting bagi masyarakat Indonesia untuk meningkatkan skill dan pengetahuan di bidang tertentu. Selain peningkatan skill dan pengetahuan, masyarakat juga harus mengikuti perkembangan teknologi.

“Teknologi akan terus berkembang, semua usaha pada akhirnya harus berbasis teknologi,” tambah Eddy.

Ia menambahkan bahwa terdapat tiga skill yang harus ditingkatkan oleh masyarakat demi mencapai usaha yang dapat bertahan dan memberikan keuntungan.

Tiga skill tersebut, yaitu:

1. Technical skills: Kemampuan seseorang untuk menggunakan teknologi.

2. Strategic skills: Kemampuan seseorang dalam mengelola bisnis.

3. Interpersonal skills: Kemampuan seseorang dalam mengelola relasi.

Namun, Eddy juga menambahkan bahwa solusi terbaik ada pada upaya pemerintah dalam mengatur perekonomian di Indonesia. “Solusi terbaik adalah pemerintah yang membawa Indonesia agar tidak masuk ke dalam situasi perekonomian lesu,” pungkasnya. (HQ1)

Doa dan Syukur Warnai Pelepasan Haji Dr. Syarifah Normawati di Sei Beduk

Syarifah Normawati didampingi suami Said An Nahri saat memberi sambutan.

HAQQNEWS.CO.ID – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti kediaman Dr. Syarifah Normawati, MPDI, Ph.D di Fasum Pancur Biru Lestari, Blok F Nomor 10, Kelurahan Duriangkang, Kecamatan Sungai Beduk, Ahad (11/5/2025). Puluhan tamu undangan hadir dalam acara tasyakuran dan doa bersama yang digelar dalam rangka walimatussafar, menjelang keberangkatan Dr. Syarifah ke Tanah Suci Mekkah.

Acara ini merupakan ungkapan syukur sekaligus permohonan doa restu atas rencana keberangkatan Dr. Syarifah Normawati menunaikan ibadah haji tahun ini. Tidak hanya sebagai jamaah haji, ia juga akan mengemban amanah sebagai Petugas Penyelenggaraan Haji Daerah (PHD) Provinsi Kepulauan Riau, bertepatan dengan momen istimewa Haji Akbar 2025.

Keberangkatan ini menjadi momen penting, bukan hanya bagi Dr. Syarifah secara pribadi, tetapi juga bagi masyarakat Sei Beduk yang mengenalnya sebagai sosok aktif dalam kegiatan keagamaan. Dengan hati yang lapang, ia mohonkan doa agar seluruh rangkaian ibadahnya diberi kelancaran, keselamatan, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.

Membersamai  Syarifah Normawati, yang akan berangkat menunaikan ibadah haji pada 19 Mei 2025 mendatang adalah Amin bin Haji Basir beserta istri, Muzdalifah binti Haji Abdul Syukur.

Acara semakin semarak dengan penampilan hadrah dari grup Hubbunnabi Masjid At Toriq serta iringan shalawat dari puluhan ibu-ibu majelis taklim yang tergabung dalam Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Sungai Beduk. Diketahui, selain mengetuai BKMT Kecamatan Sungai Beduk, Syarifah Normawati sendiri merupakan sosok yang aktif dan turut membina kegiatan BKMT di wilayah tersebut.

Acara diawali dengan pembukaan oleh Ustaz Mukti Ali Yahya, S.Pd.I, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustad Dede Hidayatullah.  Dalam sambutannya,  Syarifah Normawati  mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran para tamu yang telah mendoakan keberangkatannya.

Selain sudah mendapatkan ridlho dan izin dari sang suami yaitu Said Annahri Alatas, dengan penuh doa dan harapan, Syarifah mengharapkan para tamu yang hadir mendoakan agar para calon  jamaah haji yang akan berangkat diberikan kemudahan, keselamatan, dan kesehatan selama menjalankan ibadah, serta kembali ke tanah air dalam keadaan selamat dan menjadi haji dan hajjah yang mabrur.

“Kami memohon keikhlasan bapak ibu, merentangkan jemari 10 untuk membukakan pintu maaf seluas luasnya atas khilaf yang saya lakukan terhadap bapak ibu. Kami juga memohon doa restu agar para jamaah haji yang akan berangkat diberikan kemudahan, keselamatan, dan kesehatan selama menjalankan ibadah, serta kembali ke tanah air dalam keadaan selamat dan menjadi haji dan hajjah yang mabrur dan mabruroh,” kata Syarifah Normawati.

Syaifah Normawati juga mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Kepri Ansar Ahmad SE MM , Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Harris Pratamura, SE MSi  Ketua Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Nenny Dwiyana Nyanyang Harris Pratamura dan Staf Khusus Bidang Kesra Mahadi Rahman SQ MPdI atas dukungannya.

Sampaikan Pesan Gubernur Ansar, Wagub Nyanyang Hadiri Walimatussafar Dr. Syarifah Normawati

Wagub Kepri Nyanyang Harris dan istri berpose bersama ibu ibu BKMT Seibeduk

Turut hadir dalam acara tasyakuran dan walimatussafar tersebut Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Harris Pratamura bersama istri tercinta, Nenny Harris Pratamura. Kehadiran mereka disambut hangat oleh tuan rumah dan para tamu undangan, menambah kehangatan dan kehormatan tersendiri dalam momen istimewa tersebut.

Dalam sambutannya, Wagub Nyanyang menyampaikan salam hangat dan permohonan maaf dari Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, SE, MM, yang sedianya ingin hadir secara langsung namun berhalangan karena harus menghadiri kegiatan lain di waktu yang bersamaan yang tidak bisa ditinggalkan.

“Kami mewakili Bapak Gubernur Ansar yang menitip salam kepada bapak ibu sekalian. Beliau ingin hadir langsung, namun karena ada agenda yang tak bisa ditinggal, kami diamanahi untuk hadir mewakili beliau,” ujar Nyanyang.

Lebih lanjut, Nyanyang juga mengucapkan selamat kepada dr. Syarifah Nurmawati dan para calon jamaah haji lainnya yang akan berangkat ke Tanah Suci. Ia mendoakan agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar, penuh keberkahan, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji dan hajjah yang mabrur dan mabruroh.

“Kami turut mendoakan agar Ibu Syarifah dan semua jamaah calon haji dari Kepri diberikan kelancaran, kesehatan, dan kekuatan dalam menunaikan ibadah. Semoga semua kembali dalam keadaan sehat wal afiat dan menjadi haji dan hajjah yang mabrur dan mabruroh,” tambahnya.

Tak hanya menyampaikan amanah Gubernur, Nyanyang juga mengungkapkan rasa syukurnya bisa kembali hadir dan bersilaturahmi langsung dengan warga Sei Beduk, yang menurutnya memiliki peran penting dalam pembangunan dan kehidupan sosial Kepri yang rukun serta religius.

“Saya pribadi merasa senang bisa hadir dan menyapa warga Sei Beduk yang selama ini dikenal sebagai masyarakat yang agamis dan kompak. Terima kasih juga atas dukungannya kepada pasangan Ansar-Nyanyang, sehingga kami kembali dipercaya memimpin Kepri untuk periode kedua ini. Kami akan terus berupaya menjaga amanah ini dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.

Acara dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh H. Nursyafriwan, Lc., yang memberikan tausiah penuh makna seputar keutamaan ibadah haji, pentingnya keikhlasan dalam menjalankan rukun Islam kelima, serta bekal spiritual dan moral yang harus dibawa sebagai calon tamu Allah. (HQ2)

Solusi Profesor Jurnalistik AS Hadapi Disrupsi Media

Grafis

Haqqnews.co.id Profesor jurnalisme dari George Washington University, Janet E. Stella, punya solusi dalam menghadapi disrupsi media akibat teknologi digital atau inovasi lainnya. Salah satunya dalam menghadapi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di media massa.

Menurutnya, media massa, bahkan di Indonesia lebih berani memakai AI daripada di Amerika Serikat.

Steele menuturkan, media massa di AS menggunakan AI untuk membantu merangkum laporan yang panjang, lalu mencari data lama tentang topik tertentu. Kemudian juga untuk membuat laporan cuaca dan pertandingan olahraga. Menurut Steele, pemakaian AI seperti itu masih bisa ia terima.

Steele kaget dengan penggunaan AI di media massa Indonesia yang berkembang pesat. Ia mengaku sulit memahami bagaimana penggunaan AI bisa untuk menjadi presenter berita di TV. Ia juga heran bagaimana bisa menugasi AI menjadi pewawancara yang mewawancarai nasa sumber di sebuah radio di Indonesia.

Wow presenter AI? Saya belum pernah melihat presenter AI. Apakah seperti orang-orang palsu?” ujar penulis buku Wars Within: The Story of Tempo, an Independent Magazine in Soeharto’s Indonesia tersebut dalam sebuah wawancara dengan detik.com.

Ketika gambaran tentang presenter AI dan tautan tentang presenter AI di sebuah TV di Indonesia, Steele melihatnya, ia pun takjub.

Wow. Ya ampun. Itu luar biasa. Sangat menarik dan aneh. Ini aneh. Orang Indonesia jauh lebih berani memakai AI,”” kata perempuan yang pernah tinggal di Jakarta itu.

Steele menyoroti banyaknya pendapat yang mengatakan kalau media massa mau tidak mau harus memakai AI. Ia mengungkap penerapan AI di media massa akan membawa terlalu banyak kerusakan bagi jurnalisme. Ia berharap perusahaan platform AI bersedia menanggung kerusakan tersebut.

Di sisi lain, Steele mengakui AI memberikan manfaat untuk meringankan tugas jurnalis dalam reportase sehingga jurnalis bisa lebih fokus melakukan investigasi.

AI Tak Bisa Gantikan Fungsi-Fungsi Jurnalis

Steele kemudian mengingatkan jurnalisme bukan hanya soal media. Karya yang hasilnya oleh AI 100 persen, meskipun media massa memublikasikannya, bukanlah sebuah karya jurnalistik.

Jurnalis berfungsi melihat peristiwa, mencari informasi, dan memberi pemahaman tentang kebenaran. Fungsi-fungsi tersebut tidak bisa AI menggantikannya. Seorang jurnalis semestinya turun ke lapangan, menyaksikan sendiri sebuah peristiwa, mewawancarai orang-orang yang terkait, melihat dan merasakan apa yang ada di lapangan, untuk kemudian membuat sebuah berita.

Tugas jurnalis bukan sekadar meringkas apa yang sudah tertulis di media sebelumnya. Tugas tersebut bisa oleh AI melakukannya. Namun jika hanya berada di balik laptop dan menuliskan ulang apa yang sudah ada, maka tidak akan ada lagi kebaruan berita padahal salah satu inti dari berita adalah kebaruan.

“Kalau fungsi-fungsi jurnalisme itu AI yang melakukannya. Saya tidak bisa menerima, benar-benar tidak menerima,” tegas profesor yang memelopori jurnalisme naratif atau jurnalisme sastrawi tersebut.

Steele menduga alasan AI berkembang lebih cepat dalam dunia jurnalistik di Indonesia daripada di AS berkaitan dengan definisi tentang jurnalisme. Steele konsisten dengan konsep jurnalisme naratif, yang mengharuskan reporter turun ke lapangan dan mendapatkan data yang detail untuk bisa membuat laporan naratif yang bagus. Berita di media massa Indonesia, menurut Steele, belum memenuhi standar definisi jurnalisme sepenuhnya.

Lebih lanjut Steele mengeritik jurnalis di Indonesia terlalu sering berakhir hanya menulis ulang siaran pers dari kementerian atau lembaga, atau pernyataan seorang tokoh dan lalu menambahkan satu kutipan dari pihak lain kemudian memublikasikannya sebagai berita. Ia memeringatkan kerja jurnalistik seperti itu akan sangat mudah tergantikan oleh AI.

“Di Indonesia, terlalu banyak laporan yang hanya mengandalkan ingatan atau pernyataan orang lain. Itu bukan benar-benar jurnalisme,” kata profesor yang banyak memberikan pelatihan penulisan di media massa di negara-negara Asia Tenggara tersebut.

Perkuat Jurnalisme Sejati

Steele meyakini AI akan menggantikan jurnalisme yang buruk. Tetapi tidak bisa menggantikan jurnalisme yang baik. Untuk bisa bertahan dalam menghadapi era AI, media harus memperkuat jurnalisme sejati.

Jalan tengahnya, AI bisa mendapat tugas untuk memproses siaran pers dan informasi yang masuk. Sementara jurnalis harus bertugas untuk lebih banyak bekerja di lapangan, melakukan liputan yang sesungguhnya dan membuat laporan-laporan investigasi yang kuat dan mendalam.

“Mungkin itu solusi terbaik yang bisa saya pikirkan. Saya tidak tahu, tapi itu yang saya pikirkan saat ini,” pungkas Steele. (HQ1)

PWI Bangkit, PSB Bergerak: Kolaborasi untuk Kepri yang Lebih Kuat

Ketua PSB Kota Batam Syaiful Bahtiar

HAQQNEWS.CO.ID – Kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sisa masa bakti 2023-2028 dengan Syaibansyah Dardani sebagai Ketua dan Pengurus PWI Kota Batam masa bakti 2025 – 2028 dengan Ketuanya M Khavi Asnyari, resmi dilantik.

Acara yang digelar pada Rabu (07/05) di Ballroom Planet Holiday Hotel Batam ini sekaligus melantik kepengurusan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Provinsi Kepri masa bakti 2023 – 2028.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat, Sasongko Tedjo, dan Ketua IKWI Pusat, Indah Kirana.

Wakil Ketua PSB Kota Batam , Muhammad Ali

Pelantikan ini menjadi tonggak sejarah keberlangsungan PWI di daerah yang diapresiasi sejumlah pihak. Muhammad Ali  satu tamu undangan dari Perkumpulan Setokok Bersatu (PSB) Kota Batam, turut memberikan apresiasi atas pelantikan pengurus PWI dan IKWI tersebut. Ia menilai kehadiran PWI harus menjadi kekuatan positif bagi masyarakat.

“Pelantikan ini bukan hanya seremonial, tapi menjadi awal baru bagi PWI untuk lebih dekat dengan masyarakat. Harapan kami dari PSB dan masyarakat umum, PWI tidak hanya mengawal informasi dan demokrasi, tapi juga memberi manfaat langsung bagi kehidupan sosial masyarakat. Misalnya, lewat kegiatan edukatif, sosial, dan kolaboratif,” ujar Muhammad Ali usai acara.

Lebih lanjut, Ali berharap PWI dapat menjadi mitra strategis dalam menyuarakan aspirasi masyarakat akar rumput, terutama di daerah-daerah hinterland seperti pulau-pulau kecil di Batam dan Kepri.

“Kami yakin, di tangan pengurus baru yang semangat dan terbuka, PWI bisa menjadi jembatan yang memperkuat komunikasi antar elemen bangsa,” imbuhnya.

Ketua Umum PSB Kota Batam, Syaiful Bahtiar bersama Jajaran Pengurus PSB Kota Batam mengucapkan selamat atas pelantikan pengurus PWI Kota Batam

Terpisah, Ketua Umum PSB Kota Batam, Syaiful Bahtiar, menyampaikan pandangannya. Ia membuka ruang kerjasama antara PWI Kota Batam dan PSB Kota Batam untuk kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

“Kami sangat terbuka untuk bersinergi dengan PWI Kota Batam khususnya, karena peran media sangat strategis dalam menyuarakan potensi lokal, memperkuat nilai kebersamaan, dan mendorong perubahan positif.
Harapan kami, PWI semakin eksis dan bermanfaat, tidak hanya bagi insan pers tapi juga bagi masyarakat luas,” ucapnya.

Syaiful juga menambahkan bahwa kolaborasi dengan media dapat mempercepat tercapainya pembangunan berbasis partisipasi. “Kami percaya, wartawan bukan hanya penyampai berita, tapi juga agen perubahan. Kami optimis, dengan pelantikan ini, energi baru akan mengalir ke tubuh PWI Kepri dan Batam,” ujarnya.

Ia juga menaruh keyakinan besar terhadap integritas dan profesionalisme wartawan yang tergabung dalam PWI Kota Batam. Menurutnya, wartawan PWI telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjaga independensi dan objektivitas pemberitaan, terutama di tengah tantangan era digital saat ini.

“Kami melihat wartawan PWI selama ini cukup konsisten menjaga etika jurnalistik. Ini menjadi modal penting untuk terus membangun kepercayaan publik terhadap media,” ujar Syaiful. (HQ2)

PWI Batam Dorong Kolaborasi Kemaritiman, Tahap Awal dengan Organisasi Nelayan

Ketua PWI Batam, Kavi Ansyari melakukan MoU dengan tiga organisasi nelayan Belakangpadang, pada Rabu (7/5/2025) di Planet Holiday Hotel, Batam.

Haqqnews.co.id  – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Batam ikut mendorong terjadinya kolaborasi kemaritiman antar berbagai pihak atau pemangku kepentingan. Tahap awal PWI telah meneken nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan organisasi nelayan.  

Bersempena pelantikan pengurus PWI Batam masa bakti 2025–2028, organisasi tertua wartawan ini telah meneken nota kesepahaman (MoU) bersama tiga organisasi nelayan di Belakangpadang, yaitu PENTAS, PNIP3R, dan ANST.

Ketua PWI Batam, Muhammad Kavi Anshary, yang juga terkenal dengan nama pena “Jhon Kavi”, menyebutkan bahwa langkah ini adalah bagian dari komitmen kolektif jurnalis untuk berperan aktif dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir, khususnya nelayan tradisional.

“Sudah terlalu lama nelayan tradisional hanya jadi angka dalam laporan, hanya kena eksploitasi. Padahal mereka penopang utama pangan laut kita. PWI ingin hadir menjembatani mereka agar lebih berdaya,” ujar Kavi pada Rabu (7/5/2025) di Hotel Planet Holiday, Batam.

Ia menegaskan bahwa MoU ini bukan sekadar simbolis, melainkan menjadi awal dari perubahan sistemik yang mendorong nelayan lokal agar mandiri secara ekonomi dan terlindungi secara hukum. Tiga aspek utama yang akan menjadi fokus kolaborasi adalah akses pasar, informasi yang berimbang, dan perlindungan hukum bagi nelayan.

“Program pemberdayaan tidak boleh lagi bersifat sporadis atau sekadar proyek jangka pendek. Harus jadi bagian dari ekosistem ekonomi maritim lokal yang berkelanjutan dan berbasis komunitas,” tambahnya.

Penandatanganan MoU terjadi dengan Ketua Perkumpulan Nelayan Tangguh Solidaritas (PENTAS) Ascharudin, Ketua Perkumpulan Nelayan Insan Pesisir Pulau Penawar Rindu (PNIP3R) Iskandar, dan Ketua Armada Nelayan Sejati Tempatan (ANST) Rustam Effendy.

Inisiatif ini merupakan langkah awal untuk menyinergikan peran media dan masyarakat pesisir, khususnya dalam memperjuangkan hak-hak nelayan serta mendorong pembangunan ekonomi maritim yang lebih inklusif di wilayah perbatasan seperti Belakangpadang, Batam.

Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan nelayan tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga pelaku utama dalam pembangunan ekonomi lokal yang adil dan berkelanjutan. (HQ1)

Kesejahteraan Indonesia Paling Tinggi Sebut Studi Harvard

Foto Ilustrasi Indonesia

Jika Gunakan Elemen Kesejahteraan Secara Menyeluruh

Haqqnews.co.id – Sebuah studi dari peneliti Harvard hasilnya menggembirakan bagi masyarakat Indonesia. Betapa tidak, masyarakat Indonesia ternyata paling sejahtera di antara negara-negara maju sekalipun.

Hasil penelitian tersebut menyebutkan Indonesia-lah, negara dengan tingkat flourishing atau kesejahteraan yang tertinggi di dunia. Hal itu tentu saja jika penelitiannya menyangkut seluruh elemen-elemen kesejahteraan. Indonesi mengungguli negara-negara maju yang selama ini menjadi tolok ukur kemajuan global.

Berdasarkan laporan Global Flourishing Study di mana para peneliti Harvard University  melakukannya terhadap lebih dari 200.000 responden dari 22 negara di enam benua dan merepresentasikan 64 persen populasi dunia. Indonesia kemudian memperoleh skor flourishing tertinggi, yakni 8,47 dari skala 10.

Indonesia (8,47) berada di peringkat pertama, mengungguli negara-negara lain seperti Meksiko (8,19), Filipina (8,11), hingga Amerika Serikat (7,18), bahkan Jepang (5,93).

Indikator “Flourishing” Skor flourishing sendiri bukanlah sekadar ukuran kebahagiaan atau kesejahteraan ekonomi.

Peneliti Harvard mengartikannya sebagai keadaan di mana “semua aspek kehidupan seseorang berada dalam kondisi yang baik”. Artinya kehidupan yang baik melampaui sekadar kesehatan dan kebahagiaan semata.

Mereka mengukur indikator flourishing melalui enam elemen, yaitu kebahagiaan dan kepuasan hidup, kesehatan mental dan fisik, makna dan tujuan hidup, karakter dan kebajikan, hubungan sosial yang dekat, serta keamanan finansial dan material.

Peringkat pertama yang Indonesia raih dalam penelitian tersebut menunjukkan bahwa orang Indonesia memiliki kondisi kesehatan mental dan fisik yang positif, hubungan sosial yang kuat, serta rasa makna dan tujuan hidup yang mendalam. (HQ1)

Pelantikan PWI Kepri 3 Jam Lebih, Bertabur Program Kolaborasi

Prosesi Pelantikan PWI Kepri, pada Rabu (7/5/2025).

Batam, Haqqnews.co.id  – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggelar pelantikan pengurus baru, pada Rabu (7/5/2025). Perhelatan ini tercatat sebagai pelantikan terpanjang dan sukses dalam sejarah PWI.

Ketua PWI Pusat Zulmansyah Sekedang yang menghadiri pelantikan di Planet Holiday Hotel, Seijodoh Batam itu, mengakui hal tersebut. ”Baru kali ini ada pelantikan yang terpanjang dalam sejarah PWI. Saya mengucapkan selamat dan sukses kepada pengurus yang baru,” ujar Zulmansyah.

Betapa tidak, acara yang mulai pukul 09.30 WIB baru selesai setelah pukul 12.30. Terpanjang karena rangkaian acara yang saling terkait dan mendukung antara satu dengan lainnya. Mulai dari tarian persembahan sekapur sirih, pelantikan PWI Kepri , pelantikan PWI Batam, dan pelantikan IKWI.

Pengurus PWI Kepri juga mengisinya dengan peluncuran bertabur program yang memungkinkan untuk kolaborasi dengan berbagai pihak ke depan. Program tersebut antara lain peluncuran Buku 20 Tahun Sejarah PWI Kepri, peluncuran badan usaha PWI, peluncuran event bisnis PWI, sampai ke peluncuran website hingga forum pemred Kepri.

Para pejabat penting turut hadir di Provinsi Kepri, perwakilan Forkopimda, serta organisasi media. Selain itu, hadir pula Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat, Sasongko Tedjo, dan Pelaksana Tugas Ketua IKWI Pusat, Indah Kirana.

Pelantikan pengurus PWI Kepri dilakukan langsung oleh Ketua PWI Pusat Zulmansyah Sekedang, disusul dengan pelantikan PWI Kota Batam periode 2025–2028 oleh Ketua PWI Kepri, Saibansah Dardani. Sementara itu, pengurus IKWI Kepri dilantik oleh Indah Kirana.

Usai pelantikan, bahkan berlanjut dengan acara dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PWI dengan sejumlah pihak terkait.

Kritik Boleh, Jangan Merusak Karakter

Deputi Badan Pengusahaan Batam, Ariastuty Sirait yang hadir pada pelantikan menyoroti pentingnya kerja sama PWI dengan BP Batam dalam menarik dan menjaga investasi di Pulau Batam. BP Batam sendiri akan sangat terbuka untuk bersinergi dan berkolaborasi untuk sama-sama menjaga Batam.

Dalam pada itu, Hasan, Kadiskominfo Kepri, juga membawa pesan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad agar saling mendukung dalam pembangunan daerah Kepri. ”Teman-teman PWI adalah sahabat saya semua, mari kita saling mendukung untuk pembangunan Kepri,” ujarnya.

Ketua PWI Pusat Zumansyah juga menenkankan pentingnya menyatu dengan pemerintah daerah, dari dulu PWI selalu mendukung program-program pemerintah daerah. “PWI punya DNA mendukung pemerintah. Kritik boleh jika ada penyimpangan, tapi jangan sampai merusak karakter orang. Kita harus menjunjung tinggi etika jurnalistik dan aturan organisasi,” imbuh Zulmansyah. (HQ1)

Mei Time, Fun Time: Staycation Makin Seru di Harris Barelang Batam!

Promo HARRIS Barelang untuk para tamu yang ingin menikmati pengalaman menginap yang menarik.

Batam, Haqqnews.co.id – Menyambut bulan penuh keceriaan, HARRIS Barelang Batam menghadirkan dua promo spesial yang siap memanjakan tamu. Dua promo ini akan memberikan pengalaman menginap dan bersantap yang tak terlupakan

Apa saja dua promo tersebut? Simak berikut ini :

1. Stay & Slice! – Kombinasi Menginap Nyaman & Lezatnya Pizza

Dengan harga mulai dari IDR 950.000 nett/ malam, promo ini memberikan pengalaman menginap di HARRIS Room Garden View, lengkap dengan sarapan untuk 2 orang dewasa dan 2 anak (di bawah 6 tahun), serta pilihan 1 pizza lezat di Rocksalt Beach Club. Tamu dapat memilih antara varian Mediterranean Vegetables, Parmigiana, atau Meat Lovers (8 potong ukuran medium), cocok untuk para tamu sambil menikmati pemandangan pantai tropis.

Promo berlaku dari 1 – 31 Mei 2025, dengan opsi upgrade ke kamar Sea View dan Pool Access tersedia untuk pengalaman lebih berkesan.

2. Beer Tower & Nachos – Santai Seru di Tepi Pantai

Promo ini menyuguhkan Beer Tower (pilihan Heineken, Carlsberg, atau Bintang) lengkap dengan crispy nachos kaya topping yang menggugah selera. Tersedia di Rocksalt Beach Club mulai 1 Mei – 31 Agustus 2025, hanya dengan IDR 550.000 nett. Promo ini menjadi pilihan sempurna untuk bersantai menikmati suasana di Rocksalt Beach Club

“Kami ingin menawarkan lebih dari sekadar akomodasi. Kami mengundang para tamu untuk menikmati rasa nyaman, hangat, dan keseruan khas HARRIS dengan sentuhan cita rasa yang menyenangkan,” ujar Bart Van Jan Den Brink, General Manager HARRIS Barelang Batam.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa klik link berikut: http://bit.ly/HARRISBARELANG 

(*/HQ1)