back to top
27.4 C
Riau Islands
Rabu 4 Maret 2026
Beranda blog Halaman 10

HARRIS Barelang Batam Hadirkan “Merdeka Escape” dan Barelang Night Market untuk Rayakan Kemerdekaan

HARRIS Barelang Night Market

Haqqnews.co.id  – Pada momen perayaan Kemerdekaan Indonesia, HARRIS Barelang Batam menghadirkan promo spesial ”Merdeka Escape” yang menawarkan pengalaman menginap penuh kenyamanan dengan harga menarik. Para tamu juga akan diundang untuk menikmati sajian kuliner autentik di Barelang Night Market.

Promo Merdeka Weekday Escape mulai dari IDR 950.000 nett berlaku untuk menginap Minggu–Jumat, termasuk 1 malam menginap di HARRIS Room Garden View, sarapan buffet untuk 2 dewasa & 2 anak (<6 tahun), 1 pizza pilihan dari menu Rocksalt (dine-in), serta 1 jam penggunaan skuter listrik di area resort.

Sementara itu, Merdeka Weekend Escape mulai dari IDR 1.250.000 nett berlaku setiap Sabtu, termasuk 1 malam menginap di HARRIS Room Garden View, sarapan buffet untuk 2 dewasa & 2 anak (<6 tahun), voucher Barelang Night Market senilai IDR 150.000, dan 1 jam penggunaan skuter listrik.

Sebagai pelengkap pengalaman menginap, Barelang Night Market hadir dengan beragam hidangan khas nusantara yang menggugah selera, seperti: Beef atau Chicken Satay dengan saus kacang atau colo-colo, Martabak Mesir dengan saus cuko, Rendang Rice Bowl, Mawut (nasi dan mi goreng dengan udang dan telur), Soto Medan atau Soto Padang, Fritters (bakwan jagung dan perkedel kacang), hingga Grilled Corn on the Cob. Tak lupa pilihan pencuci mulut seperti Cendol dan Es Teler, serta minuman khas seperti Teh Tarik dan Pletok Betawi.

Acara ini semakin istimewa dengan promo eksklusif untuk anggota Ascott Star Rewards (ASR), yaitu potongan harga Rp80,000 untuk pembelian minimal Rp200,000* selama bulan agustus.

“Kami ingin memberikan pengalaman yang tidak hanya berfokus pada akomodasi, tetapi juga mengajak tamu untuk merasakan kehangatan budaya Indonesia melalui kuliner lokal. Barelang Night Market menjadi wujud komitmen kami menghadirkan suasana meriah, hangat, dan penuh kebersamaan di HARRIS Barelang Batam,” ujar Bart Van Den Brink, General Manager HARRIS Barelang Batam.

Dengan perpaduan kenyamanan menginap, promo spesial kemerdekaan, dan sajian kuliner autentik, HARRIS Barelang Batam mengajak para tamu untuk merayakan momen ini dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi +62 815 3409 1111 atau email reservation.hbrl@the-ascott.com. Ikuti terus update kami di bit.ly/HARRISBARELANG dan instagram @HARRIS_barelang. (*/HQ1)

Ada dari Kepri yang Coba Ganggu Jalannya Kongres Persatuan PWI

Grafis

Panitia Kongres PWI Pusat Geram: Kepri Final, Jangan Diganggu Lagi!

Haqqnews.co.id – Ada sekelompok orang yang ngaku Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mencoba mengganggu jalannya Kongres Persatuan PWI 2025.

Hal tersebut terungkap dari Anggota Steering Committee (SC) Kongres Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Marah Sakti Siregar, pada Selasa (12/8/2025). Merah kemudian mengecam aksi sekelompok orang yang mengatasnamakan PWI Kepri itu. Pasalnya sekelompok orang tersebut terus mempersoalkan keputusan penetapan peserta kongres dari daerah tersebut.

Menurut Marah, beberapa hari lalu pihaknya menerima surat dari pihak yang mengklaim sebagai pengurus PWI Kepri. Surat itu meminta agar keputusan panitia yang menetapkan Ketua PWI Kepri, Saibansah Dardani, sebagai peserta penuh Kongres Persatuan, ditinjau ulang.

“Kenapa masih diungkit-ungkit lagi? Ini semua sudah final. Hargailah keputusan bersama. Nama Sdr. Saibansah Dardani itu ditetapkan mewakili Kepri secara kolektif melalui sidang pleno dan pertimbangan yang sangat ketat. Kami capek kalau diganggu terus. Waktu kita pendek, masih banyak yang harus kita persiapkan,” tegas Marah Sakti dengan nada tinggi, Selasa (12/8).

Sebelumnya, Panitia Bersama Kongres PWI 2025 telah menetapkan Saibansah sebagai peserta penuh mewakili Provinsi Kepri. Keputusan itu tertuang dalam Surat Undangan Resmi Nomor 058/PWI-P/KP-SP/VIII/2025 yang dikirim 7 Agustus 2025 kepada Saibansah selaku Ketua PWI Kepri hasil Kongres Luar Biasa (KLB). Penetapan ini sekaligus mengakui kepengurusan PWI Kepri di bawah Saibansah sebagai peserta sah kongres.

Menurut Marah Sakti, Panitia SC dan OC telah melangkah jauh, yakni menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebagai dasar sah pemilihan ketua umum, menyusun mekanisme pencalonan, dan membentuk Tim Penjaringan Calon Ketua Umum yang terdiri dari tujuh anggota SC dan tiga anggota OC.

“SC dan OC adalah gabungan harmonis dari semua unsur PWI, kombinasi dua kubu yang berbeda, perwakilan Dewan Pers, dan orang-orang berpengalaman. Kami bekerja menyingkirkan ego demi memulihkan martabat PWI. Jangan lagi diganggu dengan surat tak jelas seperti dari Kepri ini. Pesan ini juga berlaku untuk semua provinsi,” kata Marah Sakti, mantan wartawan Tempo itu.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Dewan Penasihat PWI Kepri, Marganas Nainggolan, meminta seluruh anggota PWI Kepri tidak mengganggu proses kongres yang sudah berjalan sesuai jalur.

Bagi Marganas, penunjukan Saibansah bukan hanya menegaskan keabsahan kepengurusan PWI Kepri versi KLB, tapi juga menjadi momentum mengakhiri dualisme kepengurusan.

“Daripada kirim surat ke panitia SC dan OC yang kredibilitasnya tak diragukan, lebih produktif bergabung baik-baik bersama kami. Kami terbuka. Kalau masih tak senang, bikin saja organisasi sendiri, jangan bawa nama PWI,” tegas penerima Press Card Number One tersebut. (*/HQ1)

PWI Kepri Pertama Beri Dukungan Resmi, Zulmansyah Layak Lanjut Pimpin PWI

Saibansah Dardani (kanan), Ketua PWI Kepri, Minggu (8/8/2025) memberikan dukungan secara resmi kepada Zulmansyah Sekedang untuk melanjutkan kepemimpinan di PWI Pusat, Jakarta,

Haqqnews.co.id – Ketua PWI Kepri, Saibansah Dardani, bergerak cepat. Begitu menerima surat undangan resmi dari Panitia Bersama Kongres Persatuan, ia langsung terbang ke Jakarta. Di ibu kota, Saiban menyerahkan surat dukungan PWI Kepri kepada Ketua Umum PWI Pusat hasil KLB, Zulmansyah Sekedang.

Panitia Bersama Kongres Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) 2025 telah menetapkan Saibansah sebagai peserta penuh mewakili Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Kongres Persatuan PWI yang akan digelar 29–30 Agustus 2025 di BPPTIK Komdigi, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Penetapan itu tertuang dalam Surat Undangan Resmi Nomor 058/PWI-P/KP-SP/VIII/2025 yang dikirim Kamis malam (7/8) lalu. Surat tersebut ditujukan langsung kepada Saibansah sebagai Ketua PWI Kepri hasil KLB. Dengan ini, kepengurusan PWI Kepri di bawah Saiban sah sebagai peserta penuh kongres.

Dukungan Penuh untuk Zulmansyah

Menurut Saiban, pemberian surat dukungan ini bukan tanpa latar belakang. Nama Zulmansyah Sekedang sejak lama digadang-gadang sebagai kandidat kuat Ketua Umum PWI pada Kongres Persatuan mendatang.

“Surat dukungan saya serahkan langsung kepada yang bersangkutan, Saudara Zulmansyah Sekedang, di kantor sekretariat PWI Pusat, Jalan Rasuna Said, Jakarta, siang ini,” kata Saiban, Minggu (9/8).

Zulmansyah resmi terpilih sebagai Ketua Umum PWI Pusat periode 2023–2028 melalui Kongres Luar Biasa (KLB) di Hotel Grand Paragon, Jakarta, Minggu (18/8/2024). Ia terpilih secara aklamasi melalui proses yang harmonis, meski sebelumnya PWI sempat diwarnai ketegangan internal.

Menakhodai PWI di Masa Sulit

Hampir setahun memimpin PWI Pusat di masa transisi, Zulmansyah dinilai berhasil membawa organisasi pers tertua di Indonesia kembali solid di tengah keterbatasan sumber daya dan dinamika internal. Dengan pendekatan yang mengedepankan komunikasi lintas generasi, ia mampu menjembatani perbedaan dan memulihkan kepercayaan anggota, sekaligus membangun kembali hubungan harmonis dengan berbagai pihak di luar PWI.

“Tak salah bila pada Kongres Persatuan ini masyarakat pers PWI memberikan laluan kepadanya untuk melanjutkan kepemimpinan sebagai ketua umum hasil kongres,” harap Saiban.

Leadership ala Zulmansyah

Menurut Saibansah, Zulmansyah dikenal dengan gaya kepemimpinan berkarakter kuat namun rendah hati. Besar di Riau, tanah Melayu yang sarat adab, ia paham benar bagaimana mendahulukan orang selangkah dan meninggikannya seranting. Kepada senior, ia memberi penghormatan; kepada yang lebih muda, ia memberi bimbingan dan kesempatan berkembang.

Dalam literatur, gaya ini dikenal sebagai servant leadership (kepemimpinan pelayan), yang menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi, membangun rasa percaya, dan memberdayakan (empowering) orang di sekitarnya.

“Andai Zulmansyah mementingkan egonya, tak akan terjadi Kongres Persatuan. Kongres ini lahir karena ia mengutamakan pemulihan marwah organisasi yang sempat terkoyak,” tegas Saiban.

Dukungan Pertama dari Kepri

Bagi Zulmansyah, dukungan dari Kepri memiliki arti khusus. Ia menyebutnya sebagai dukungan daerah pertama yang diserahkan langsung secara fisik.

“Banyak provinsi lain sudah memberi dukungan melalui surat, tapi Kepri menjadi yang pertama mengantarkannya langsung dengan bertatap muka. Terima kasih dari hati yang dalam,” ujarnya.

Visi “PWI HEBAT”

Zulmansyah mencuri perhatian ketika, sebagai Ketua PWI Riau dua periode, ia diundang Dewan Kehomatan PWI Pusat ke Jakarta dua tahun lalu untuk silaturahmi dan menyampaikan visi-misi PWI 2023–2028.

Saat itu, ia memperkenalkan gagasan PWI HEBAT—bukan sekadar slogan, tetapi akronim dari misi organisasi:

•H – Harmonis

•E – Empowering; Ekonomi wartawan harus Ditolong

•B – Bargaining power: PWI bermanfaat untuk semua

•A – Amanah

•T – Tempat silaturahmi, edukasi, proteksi, dan kebersamaan

Ia juga menggagas program fellowship jurnalisme, memberi insentif Rp1–2 juta per bulan bagi anggota PWI berkompeten, merujuk pada program FJPP yang pernah dijalankan pemerintah.

Tokoh pers H. Ilham Bintang kala itu bahkan menyebut Zulmansyah menjadi trending topic di kalangan wartawan karena program PWI HEBAT ini.

Jejak Karier

Zulmansyah mengawali perjalanan profesionalnya sebagai Direktur Utama Harian Sumut Pos, sebelum kemudian dipercaya menjadi Komisaris Utama Harian Posmetro Medan, Komisaris Harian Rakyat Aceh, Komisaris Harian Metro Siantar, dan Komisaris Pekanbaru Pos. Ia juga menakhodai Riau Televisi (RTV) sebagai Direktur Utama, lalu melanjutkan kiprahnya sebagai Komisaris di stasiun televisi tersebut.

Di ranah organisasi, ia pernah menjabat sebagai Ketua Lembaga Pers HMI (LAPMI) Cabang Pekanbaru, Ketua Forum Pemimpin Redaksi Jawa Pos Group (JPG), Ketua Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau, serta Ketua Penasehat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Riau. Reputasinya makin menguat ketika ia memimpin PWI Riau selama dua periode berturut-turut (2017–2022 dan 2022–2027), sebelum kemudian dipercaya menakhodai PWI Pusat periode 2023–2028.

Mandat yang Layak Diperpanjang

Saibansah Dardani berharap, Kongres Persatuan PWI 2025 bukan sekadar agenda pemilihan ketua umum, melainkan momentum mengukuhkan kembali arah organisasi pers ini. Di masa transisi yang penuh tantangan, katanya, Zulmansyah telah membuktikan bahwa dengan visi jelas, kepemimpinan rendah hati, dan kemampuan merangkul semua pihak, PWI dapat berdiri tegak kembali.

Jika kepemimpinan adalah soal kepercayaan dan rekam jejak, maka Zulmansyah Sekedang telah menunjukkan keduanya. “Tak berlebihan bila suara-suara dari daerah, seperti kami yang datang dari Kepulauan Riau, mendorongnya untuk terus melanjutkan peran, agar PWI tidak hanya bertahan, tetapi juga melangkah lebih jauh menuju masa depan yang lebih kokoh dan berintegritas,” demikian Saibansah. (*/HQ1)

Menaker Minta Perusahaan dan Pekerja Dialog Terkait Cuti Bersama 18 Agustus 2025

Menaker RI, Yassierli.

Haqqnews.co.id – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengimbau perusahaan swasta tetap memberikan hak para buruh untuk merayakan HUT ke-80 RI pada 18 Agustus 2025. Untuk itu ia meminta agar perusahaan dan pekerja berdialog.

Cuti bersama bersifat fakultatif atau pilihan, tapi Yassierli mengimbau perusahaan swasta harus memberikan ruang seluas-luasnya bagi pekerja untuk ikut dalam berbagai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan RI.

“Cuti bersama (18 Agustus 2025) ini maksudnya untuk memperkuat persatuan, kesatuan, dan nasionalisme. Kami berharap seluruh masyarakat, termasuk para pekerja atau buruh dapat berpartisipasi aktif memeriahkan peringatan HUT ke-80 RI,” kata Yassierli dalam rilis resmi, yang dikutip Senin (11/8/2025).

Yassierli meminta perusahaan dan para buruh berdialog terkait mekanisme cuti bersama tersebut. Ia berharap peringatan HUT ke-80 RI tetap semarak, tanpa mengganggu kelancaran kegiatan usaha.

Anak buah Presiden Prabowo Subianto itu mengatakan peringatan Hari Proklamasi sudah menjadi tradisi bangsa Indonesia. Pelaksanannya diwarnai sederet kegiatan, seperti lomba, karnaval seni, hingga aktivitas masyarakat lainnya.

“Kami ingin kemeriahan HUT ke-80 RI tetap terjaga, sambil memastikan dunia usaha dan industri tetap berjalan,” tegasnya.

“Peringatan HUT RI adalah momen bersama untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Semangat ini harus kita rawat agar Indonesia terus bergerak maju,” sambung Yassierli.

Menurutnya, peringatan HUT RI mesti terus dijaga sebagai sarana memupuk persatuan, kesatuan, dan rasa nasionalisme. Ia menegaskan agenda tersebut juga akan berdampak positif pada produktivitas kerja.

18 Agustus 2025 Cuti Bersama 

Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro awalnya memberi angin segar kepara para pekerja di Indonesia. Ia menyebut pemerintah memberikan libur pada H+1 HUT ke-80 RI agar masyarakat lebih leluasa menggelar perlombaan.

Akan tetapi, Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri yang ditandatangani Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Rini Widyantini menganulir euforia tersebut.

Pemerintah akhirnya menetapkan 18 Agustus 2025 hanya sebagai cuti bersama, bukan libur nasional. Surat itu merevisi SKB sebelumnya, yakni SKB Nomor 1017 Tahun 2024, Nomor 2 Tahun 2024, dan Nomor 2 Tahun 2024 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025. (*/HQ1)

PWI Saiban Wakili Kepri ke Kongres Persatuan, Semua Pengurus Merasa Bahagia

Grafis

Haqqnews.co.id – Semua Pengurus Persatuan Wartawan (PWI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) hasil Konferensi Provinsi Luar Biasa (Konferprov LB) merasa lega dan bahagia.

Kebahagiaan ini menyusul keputusan Panitia Bersama Kongres Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) 2025 yang menetapkan Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani sebagai peserta penuh yang mewakili Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dalam Kongres Persatuan PWI yang akan digelar pada 29–30 Agustus 2025 di BPPTIK Komdigi, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Penetapan tertuang dalam surat undangan resmi bernomor 058/PWI-P/KP-SP/VIII/2025, yang dikirim pada Kamis malam (7/8/2025). Surat itu ditujukan langsung kepada Saibansah Dardani selaku Ketua PWI Kepri hasil Kongres Luar Biasa (KLB). Dengan ini, kepengurusan PWI Kepri yang dipimpin Saibansah dinyatakan sah sebagai peserta penuh Kongres Persatuan 2025.

Dalam surat tersebut, Panitia Bersama (Steering Committee dan Organizing Committee) menyampaikan bahwa peserta penuh Kongres terdiri dari dua orang pengurus harian PWI provinsi. Mereka diwajibkan melampirkan pas foto dan kartu anggota biasa (KTA-B), serta akan ditanggung biaya akomodasi dan transportasi oleh panitia, termasuk reimbursement tiket pesawat ekonomi dan layanan antar-jemput dari Bandara Soekarno-Hatta ke lokasi kongres di Cikarang .

Provinsi Kepri, seperti halnya Banten, sempat mengalami dualisme kepengurusan. Namun berbeda dengan Banten yang memiliki dua suara dan akhirnya disepakati untuk dibagi 1:1 kepada dua pengurus, Kepri yang hanya memiliki satu suara diputuskan hanya akan diwakili oleh satu kepengurusan, yakni PWI Kepri hasil Kongres Luar Biasa (KLB) yang dipimpin Saibansah Dardani.

Panitia menyatakan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan berbagai pertimbangan mendalam, termasuk kesepakatan antara dua Ketua Umum: Hendry Ch. Bangun (hasil Kongres Bandung 2023) dan Zulmansyah Sekedang (hasil KLB Jakarta 2024), yang dimediasi Ketua Komisi Digital dan Sustainability Dewan Pers, Dahlan Dahi.

Saibansah: Kita Harus Jaga Marwah Organisasi

Menanggapi keputusan tersebut, Ketua PWI Kepri, Saibansah Dardani, menyambutnya dengan penuh syukur dan mengajak seluruh jajaran pengurus untuk segera mensosialisasikan keputusan ini ke seluruh anggota PWI di Kepulauan Riau.

“Saya minta semua pengurus menyampaikan keputusan ini secara internal maupun eksternal dengan bahasa yang baik dan penuh hikmah. Sebab spirit dari Kongres Persatuan ini adalah mengembalikan marwah organisasi yang selama ini terkoyak,” ujar Saibansah.

Ia juga menyatakan membuka ruang selebar-lebarnya kepada rekan-rekan pengurus PWI sebelumnya yang ingin bergabung dan bersatu kembali dalam semangat persatuan yang diusung oleh kongres ini.

“Kepada rekan-rekan pengurus sebelumnya, kami membuka diri jika ingin bergabung ke PWI Kepri hasil KLB. Bersama-sama kita sukseskan Kongres Persatuan,” ujarnya.

Dalam rapat koordinasi antara SC dan OC, panitia juga secara resmi menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebagai dasar sah dalam proses pemilihan Ketua Umum mendatang. Jumlah total hak suara ditetapkan sebanyak 87 suara, dengan rincian berdasarkan komposisi suara Kongres XXV Bandung.

Khusus Banten, yang sebelumnya memiliki tiga suara, disepakati hanya dua suara yang digunakan dengan pembagian masing-masing satu suara untuk dua ketua versi kepengurusan di provinsi tersebut.

Ketua SC, Zulkifli Gani Ottoh, menegaskan bahwa penggunaan DPT hasil Kongres Bandung adalah jalan tengah yang adil dan sah. Sementara Ketua OC, Marthen Selamet Susanto, mengajak seluruh jajaran PWI untuk menjunjung tinggi keputusan ini demi menjaga suasana damai jelang kongres.

Peninjau Dibatasi, Ketua PWI Provinsi yang Tentukan

Panitia juga membuka ruang partisipasi kepada maksimal lima orang peninjau dari setiap provinsi, dengan catatan seluruh biaya akomodasi dan transportasi ditanggung pribadi. Keberadaan peninjau ini hanya untuk menghadiri pembukaan dan penutupan kongres, dan harus direkomendasikan oleh ketua PWI provinsi masing-masing.

Dengan penetapan ini, posisi PWI Kepri hasil KLB semakin menguat secara struktural dalam persiapan menuju Kongres Persatuan. Di tengah upaya rekonsiliasi nasional, keputusan ini menjadi sinyal kuat bahwa arah menuju persatuan PWI secara nasional telah memasuki tahap-tahap krusial. Panitia pun berharap semua pihak menjaga marwah organisasi serta menjadikan Kongres Persatuan PWI 2025 sebagai momentum konsolidasi nasional para insan pers. (*/HQ1)

Usep RS Resmi Pimpin KONI Kepri 2025-2029, Marciano Bangga Olahraga Menggeliat

Dari kiri, Marciano, Usep, dan Nyanyang, berpose usai Pengukuhan dan Pelantikan KONI Kepri masa bakti 2025-2029, pada Selasa (5/8/2025) di Batam.

Haqqnews.co.id – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Usep RS sah menjalankan tugas untuk masa bakti 2025 – 2029. Usep dan jajaran pengurus KONI Kepri telah dikukuhkan dan dilantik pada Selasa (5/8/2025) di Batam.

Prosesi pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI Purn Marciano Norman. Yang sebelumnya diawali dengan dengan pembacaan Surat Keputusan, Pengucapan Sumpah Janji Pengurus, Penyematan PIN, Penyerahan Bendera Pataka, dan Penandatanganan Berita Acara Pelantikan.

Penyerahan cinderamata.

Suasana pengukuhan KONI terasa agak menggetarkan bagi pengurus. Begitu Marciano menyerahkan bendera pataka secara simbolis ke Usep dan jajaran, tepuk tangan tak henti bergemuruh baik dari pengurus maupun undangan yang hadir.

Pengukuhan KONI kali ini menjadi momentum penting bagi keolahragaan Kepri. Menjadi harapan baru untuk pembangunan olahraga ke depan. Usep diketahui telah mempunyai jam terbang yang tinggi dalam kepengurusan maupun mendorong perkembangan iklim olahraga Kepri.

Usep RS menerima bendera pataka.

Di momen pengukuhan, Marciano sendiri telah merasa bangga melihat geliat olahraga di Kepri. Marciano memuji potensi luar biasa yang Kepri miliki, terutama pada cabang olahraga air.

Ia menyebut Kepri sebagai salah satu daerah terbaik dalam pengembangan olahraga berbasis laut dengan raihan luar biasa pada cabor layar dan ski air pada PON 21 Aceh Sumut 2024.

“Melihat potensi ini, saya melihat Kepri sebagai salah satu daerah terbaik dalam mengembangkan olahraga air,” ujar Marciano. Ia mencontohkan bahwa tiga dari lima emas yang diraih Kepri di PON XXI/2024 berasal dari cabang layar.

Usep RS dan Marciano salam komando.

Selain layar, Marciano menyebut prestasi atlet Kepri di cabang ski air, taekwondo, dan dancesport sebagai indikator bahwa pembinaan telah berjalan baik. Namun, ia mengingatkan pentingnya kesinambungan dan dukungan penuh dari pemerintah daerah.

Marciano juga mendorong Kepri untuk tidak hanya berprestasi, tapi juga tampil sebagai tuan rumah. “Silakan ajukan diri jadi tuan rumah PON Pantai 2026, kami dukung penuh,” katanya memberi semangat.

Wagub Kepri, Nyanyang mewakili Pemprov Kepri menyerahkan bonus untuk atlet.

Penuh Semangat

Pelantikan yang mengambil tempat di Auditorium Graha Pena Batam tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat baru. Sejumlah tokoh penting hadir dalam momen sakral tersebut, mulai dari unsur Forkopimda Kepri, perwakilan organisasi keolahragaan, hingga para atlet berprestasi.

Marciano

Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura SE MSi, hadir mewakili Gubernur H Ansar Ahmad SE MM. Sejumlah pimpinan daerah dari kabupaten/kota juga tampak turut menyemarakkan, termasuk ketua KONI dari tujuh kabupaten/kota se-Kepri.

Wagub Kepri, Nyanyang.

Turut hadir juga Letjen TNI Purn Marciano Norman, Ketua Umum KONI Pusat, yang menjadi tokoh sentral dalam pelantikan ini. Suasana berlangsung khidmat namun penuh semangat kebersamaan dari seluruh insan olahraga di Kepulauan Riau.

Usep RS

Hadir pula Waketum II KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Sudarmo, Kapolres Barelang Kombes Pol Zainal Arifin, Deputi BP Batam Ariastuty Sirait, Wakil Pimpinan Anggota DPRD Kepri, Pejabat Pemprov Kepri, Kadispora Provinsi Kepri Dr. Darson MPd, Wakil Bupati Bintan, Wakil Walikota Tg Pinang, Sekda Kota Batam, Wakil Pimpinan Anggota DPRD Kota Batam, Kadispora Kota Batam, Ketua Kadin Batam, Ketua Koni Kabupaten/Kota Prov. Kepridan Pengurus KONI Provinsi.

Beberapa tokoh olahraga Kepri serta pimpinan cabang olahraga (cabor) unggulan seperti layar, jujitsu, taekwondo, atletik, dan ski air, dan biliar tampak hadir dan menunjukkan dukungan terhadap pengurus baru yang dilantik. (*/HQ1)

Cak Ta’in Minta KPK Tak Tarik-ulur Kasus Dugaan Korupsi DJPL Bintan

Cak Ta'in saat melakukan aksi unjuk rasa menuntut KPK menuntaskan kasus dugaan korupsi DJPL Bintan.

Haqqnews.co.id  – Ketua Kelompok Diskusi Anti 86 (Kodat86) Cak Ta’in Komari SS minta KPK untuk tidak main ‘tarik-ulur’ dalam menangani kasus dugaan korupsi Dana Jaminan Perlindungan Lingkungan (DJPL) pasca tambang di Kabupaten Bintan 2010-2016.

Turunnya penyidik KPK yang melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat di Bintan dan Kepri pada Rabu, 30 Juli 2025, baik secara langsung maupun zoom. Hal itu dianggap Cak Ta’in sebagai langkah maju oleh KPK dalam mengusut kasus DJPL Pasca Tambang Bintan setelah laporan tahun 2022, dengan kegiatan pemanduan investigasi terkait kasus tersebut.

“Kami berpikir, pemeriksaan kemarin sebagai langkah serius KPK untuk menuntaskan serangkaian investigasi terkait DJPL PascaTambang Bintan tersebut. Tapi sepertinya bakal adem lagi. Apa tindakan tarik-ulur ini ada motif lain?” kata Cak Ta’in kepada media Senin (4/8/2025).

Menurut Cak Ta’in, bukti dan informasi dugaan korupsi DJPL PascaTambang Bintan tersebut sudah dikantongi KPK, sehingga tidak ada alasan untuk tidak dituntaskan. Termasuk nilai DJPL yang diperkirakan menyentuh angka triliun salama kurun waktu 2010-2016 tersebut. Sebagian besar dana itu disimpan pada sebuah bank di Singapura dengan diatasnamakan kerabat terdekat. Sebelum penyimpanan di Singapura tersebut dipantau KPK, dana itu sering diputar oleh putra mahkota untuk bisnis dan berbagai kegiatan lainnya.

“Tahun itu investigasi kami lakukan dengan langsung dipantau oleh tim dari Jakarta. Selain itu, mereka juga secara silent menurunkan beberapa kelompok dalam mengusut soal DJPL tersebut. Jadi KPK tinggal serius atau masih mau tarik ulur lagi,” jelasnya.

Lebih lanjut Mantan Dosen Unrika Batam itu menjelaskan, bukti, data dan informasi terkait dana DJPL PascaTambang Bintan itu sudah di tangan KPK sangat lengkap. Lahan-lahan bekas tambang yang rusak parah itupun sudah disampaikan secara langsung dari lokasi saat investigasi. “Bahkan kapan dana DJPL dibawa ke Singapura menggunakan speed, siapa nahkoda, jam berapa perginya, semuanya sudah tahu,” ujarnya.

Untuk itu, Cak Ta’in menegaskan, jika KPK membuat kesan ‘bermain-main’ dalam pengusutan kasus DJPL pasca tambang di Kabupaten Bintan itu, pihaknya bakal menggelar aksi ke kembali depan gedung merah putih. Pihaknya akan mendesak KPK menuntaskan kasus tersebut secepatnya. “DJPL itu sama dengan dana reklamasi dan reboisasi – mengembalikan lingkungan setelah aktivitas selesai. Faktanya setelah kegiatan tambang selesai, dananya pun ikut selesai lenyap, lokasi bekas tambang dibiarkan rusak berlubang menganga. Untuk itulah, kita meminta KPK tidak main-main dalam hal ini,” pungkasnya.

(*/HQ1)

Komisaris BUMN dan Anak Usaha Tak Lagi Dapat Tantiem dan Insentif

Rosan Roeslani

Larangan tersebut tertuang dalam Surat Edaran S-063/DI-BP/VII/2025 pada tanggal 30 Juli 2025. Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani meneken surat edaran tersebut.

Keputusan itu guna menerapkan standar tata kelola perusahaan yang baik. Berlaku di level nasional maupun internasional untuk menjaga kepentingan BUMN.

Dalam surat tersebut juga ditegaskan bahwa untuk pemberian tantiem, insentif, dan penghasilan dalam bentuk lainnya untuk anggota direksi dan anak usaha BUMN yang dikaitkan dengan kinerja perusahaan harus berdasarkan pada laporan keuangan yang sebenar-benarnya.

“Harus didasarkan pada laporan keuangan yang sebenar-benarnya dari hasil operasi perusahaan dan merefleksikan kegiatan usaha yang berkelanjutan (sustainable) serta bukan merupakan hasil aktivitas semu pencatatan akuntansi/laporan keuangan seperti namun tidak terbatas pada pengakuan pendapatan sebelum waktunya dan/atau tidak mencatatkan beban untuk memperbesar laba perusahaan (financial statement fraud/manipulation),” demikian poin 2 huruf a.

Masih menurut surat ederan tersebut, laporan kinerja perusahaan BUMN yang dimaksud berlaku sejak tahun buku 2025.

Ini Dia Daftar 102 BUMN
  1. PT Danantara Asset Management (Persero)
  2. PT Bahana Mitra Investa (Persero)
  3. PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)
  4. PT Pertamina (Persero)
  5. PT Adhi Karya (Persero) Tbk
  6. PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk
  7. PT Waskita Karya (Persero) Tbk
  8. PT Brantas Abipraya (Persero)
  9. PT Hutama Karya (Persero)
  10. PT Jasa Marga (Persero) Tbk
  11. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
  12. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
  13. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
  14. РТ Вank Mandiri (Persero) Tbk
  15. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
  16. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
  17. PT Kereta Api Indonesia (Persero)
  18. PT Pos Indonesia (Persero)
  19. PT Industri Kereta Api (Persero)
  20. PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
  21. PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero)
  22. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)
  23. PT Varuna Tirta Prakasya (Persero)
  24. PT Bio Farma (Persero)
  25. PT Len Industri (Persero)
  26. PT Krakatau Steel (Persero) Tbk
  27. PT Mineral Industri Indonesia (Persero)
  28. PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero)
  29. PT Rajawali Nusantara (Persero)
  30. PT Pupuk Indonesia (Persero)
  31. PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero)
  32. PT Perkebunan Nusantara III (Persero)
  33. PT Agrinas Palma Nusantara (Persero)
  34. PT Reasuransi Indonesia (Persero)
  35. PT ASABRI (Persero)
  36. PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero)
  37. PT TASPEN (Persero)
  38. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk
  39. PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero)
  40. PT Danareksa (Persero)
  41. PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk
  42. PT Pengusahaan Daerah Industri Pulau Batam (Persero)
  43. PT Industri Kapal Indonesia (Persero)
  44. PT Boma Bisma Indra (Persero)
  45. PT Dok dan Perkapalan Surabaya (Persero)
  46. PT Produksi Film Negara (Persero)
  47. PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero)
  48. PT Amarta Karya (Persero)
  49. PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero)
  50. PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero)
  51. PT Semen Kupang
  52. PT Primissima
  53. PT Rekayasa Industri
  54. PT Perkebunan Nusantara IV
  55. PT Sinergi Gula Nusantara
  56. PT Perkebunan Nusantara I
  57. PT Angkasa Pura Indonesia
  58. PT Sarinah
  59. PT Pengembangan Pariwisata Indonesia
  60. PT Hotel Indonesia Natour
  61. PT TWC Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko
  62. PT Asuransi Kredit Indonesia
  63. PT Asuransi Jasa Indonesia
  64. PT Jasa Raharja
  65. PT Jaminan Kredit Indonesia
  66. PT Pegadaian
  67. PT Permodalan Nasional Madani
  68. PT Bank Syariah Indonesia Tbk
  69. PT Kimia Farma Tbk
  70. PT Indofarma Tbk
  71. PT Industri Nuklir Indonesia
  72. PT SUCOFINDO
  73. PT Surveyor Indonesia
  74. PT Kawasan Industri Wijayakusuma
  75. PT Nindya Karya
  76. PT Kliring Berjangka Indonesia
  77. PT Kawasan Industri Medan
  78. PT Kawasan Industri Makassar
  79. PT Kawasan Berikat Nusantara
  80. PT Timah Tbk
  81. PT Antam Tbk
  82. PT Bukit Asam Tbk
  83. PT Indonesia Asahan Aluminium
  84. PT Pindad
  85. PT Dirgantara Indonesia
  86. PT Dahana
  87. PT PAL Indonesia
  88. PT Perusahaan Gas Negara Tbk
  89. PT Energy Management Indonesia
  90. PT Perikanan Indonesia
  91. PT Sang Hyang Seri
  92. PT Garam
  93. PT Perusahaan Perdagangan Indonesia
  94. PT Berdikari
  95. PT Semen Baturaja Tbk
  96. PT Perusahaan Pengelola Aset
  97. PT Petrokimia Gresik
  98. PT Pupuk Iskandar Muda
  99. PT Pupuk Kujang
  100. PT Pupuk Kalimantan Timur
  101. PT Pupuk Sriwidjaja Palembang
  102. PT Balai Pustaka.

(*/HQ1)

Cara Bersuci dari Air Liur Anjing

Ilustrasi

Haqqnews.co.id  – Najis mughallazhah (berat) kerap umat muslim jumpai. Lebih terkenal dengan najisnya anjing dan babi.

Allah berfirman dalam Al-Qur’an surat Al-An’am ayat 145,

قُلْ لَّآ اَجِدُ فِيْ مَآ اُوْحِيَ اِلَيَّ مُحَرَّمًا عَلٰى طَاعِمٍ يَّطْعَمُهٗٓ اِلَّآ اَنْ يَّكُوْنَ مَيْتَةً اَوْ دَمًا مَّسْفُوْحًا اَوْ لَحْمَ خِنْزِيْرٍ فَاِنَّهٗ رِجْسٌ اَوْ فِسْقًا اُهِلَّ لِغَيْرِ اللّٰهِ بِهٖۚ فَمَنِ اضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَّلَا عَادٍ فَاِنَّ رَبَّكَ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

Artinya: Katakanlah, “Tidak kudapati di dalam apa yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan memakannya bagi yang ingin memakannya, kecuali daging hewan yang mati (bangkai), darah yang mengalir, daging babi-karena semua itu kotor-atau hewan yang disembelih bukan atas (nama) Allah. Tetapi barangsiapa terpaksa bukan karena menginginkan dan tidak melebihi (batas darurat) maka sungguh, Tuhanmu Maha Pengampun, Maha Penyayang.

Cara Bersuci dari atau Benda Terkena Najisnya Anjing  

Caranya tidak cukup sekali cuci sebagaimana najis-najis yang lain. Namun harus tujuh kali ulangan dan salah satunya bercampur tanah. Hal ini berlaku baik najis tersebut bersifat ainiyyah maupun hikmiyyah, pada bejana, pakaian, tubuh, maupun tempat salat.

Rasulullah SAW bersabda:

إِذَا وَلَغَ الْكَلْبُ فِى الإِنَاءِ فَاغْسِلُوهُ سَبْعَ مَرَّاتٍ وَعَفِّرُوهُ الثَّامِنَةَ فِى التُّرَابِ

Artinya: “Ketika anjing menjilat bejana, maka basuhlah tujuh kali dengan dicampuri debu pada awal pembasuhannya.” (HR. Muslim).

Dalam hadits lain, Rasulullah SAW bersabda: “Sucinya bejana kalian semua ketika dijilat anjing adalah dengan dibasuh tujuh kali, yang pertama dicampuri oleh debu.” (HR. Muslim).

Air liur anjing yang bersifat ainiyyah masih terlihat dan tampak wujudnya dan dapat ditangkap oleh indera manusia, seperti misalnya masih tercium baunya. Najis ainiyyah ini lebih mudah disucikan.

Adapun air liur anjing yang bersifat hikmiyyah, sudah tidak ada lagi wujudnya tetapi hakikatnya masih ada, seperti misalnya jilatan air liur anjing pada lantai yang telah mengering.

Apabila seseorang tidak mengetahui di mana pastinya tempat najis itu berada, sebaiknya ia melakukannya dengan cara yang paling aman, yaitu dengan mencuci pakaian dan anggota badan yang terbuka (tidak tertutup pakaian), misalnya kaki atau tangan. Cara mencucinya dengan dicuci sebanyak tujuh kali dan sekali dengan air yang bercampur tanah.

Hasan Ayyub menyebutkan dalam bukunya Fikih Ibadah: Panduan Lengkap Beribadah Sesuai Sunnah Rasul, apabila jika suatu benda licin seperti cermin, pisau, dan kaca di atasnya terdapat najis lalu diusap sehingga bekas najis itu menjadi hilang, maka benda itu telah suci. Kecuali, air liur anjing yang jatuh di suatu tempat.

Tempat itu tidak menjadi suci kecuali dengan dicuci sebanyak tujuh kali yang salah satunya disertai dengan tanah. Sebaiknya, pada basuhan pertama disertai dengan tanah.

Basuhan pertama dihitung dari basuhan yang menghilangkan zat najis tersebut. Dengan demikian, selama zat najis itu masih ada, maka basuhan yang dilakukan masih dianggap satu hingga hilangnya benda najis tersebut.

Manfaat Membalurkan Tanah

Mengutip buku 100++ Tanya Jawab Seputar Bersuci yang ditulis oleh Hasan Rifa’i Al-Faridy dan Iqbal Setyarso, disebutkan bahwa tanah merupakan penetrasi yang paling tinggi untuk kuman (mikroba) yang terdapat dalam kandungan air liur anjing, dibandingkan dengan antiseptik lain seperti misalnya alkohol. Selain itu, tanah mudah dimengerti oleh setiap orang dan mudah didapat di manapun berada.

Bolehkan Mengganti Tanah dengan Sabun?

Ust. M. Syukron Maksum menuliskan dalam bukunya Batalkah Jika Melihat Sarung Imam yang Bolong? Bahwa terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama terkait mengganti debu atau tanah dengan sabun.

Pertama, sabun tersebut bisa menggantikan posisi debu atau tanah (bisa dibuat campuran) sebagaimana batu dalam istinja bisa diganti dengan benda yang sepadan.

Kedua, sabun tersebut tidak bisa menggantikan posisi debu sebagaimana tidak bisanya mengganti debu atau tanah dengan benda lain dalam tayamum.

Ketiga, apabila masih ada debu atau tanah, maka yang lain tidak bisa menggantikan posisinya. Sedangkan, apabila tidak ada debu atau tanah maka sabun bisa digunakan untuk menghilangkan najis anjing. (Khifayatul-Akhyar, 1/71; al-Muhadzdzab, 1/48).

(HQ1)

Presiden Siapkan Keppres Abolisi Tom Lembong dan Amnesti Hasto

Presiden Prabowo Subianto

Haqqnews.co.id – Presiden RI Prabowo Subianto akan menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) terkait pemberian abolisi kepada Eks Mendag Thomas Trikasih Lembong (Tom Lembong). Keppres juga akan berisi amnesti kepada Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas menyebut penerbitan Keppres itu usai usulan presiden terkait pemberian abolisi dan amnesti telah melalui pertimbangan dan persetujuan oleh DPR RI.

“Nanti Presiden dengan atas dasar pertimbangan dari DPR itu kemudian menerbitkan keputusan Presiden,” ujarnya di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (31/7) malam.

Supratman menyebut lewat pemberian abolisi itu maka seluruh proses hukum yang sedang Tom Lembong jalani akan berhenti.

“Atas pemberian abolisi kepada saudara Tom Lembong, dengan demikian, konsekuensinya, kalau yang namanya abolisi, maka seluruh proses hukum yang sedang berjalan itu dihentikan. Ya, dihentikan,” tuturnya.

Kendati demikian, ia meminta agar publik untuk bersabar dan menunggu hingga Keppres tersebut resmi diteken oleh Prabowo.

“Kita bersyukur malam ini karena pertimbangan DPR-nya sudah disepakati oleh fraksi-fraksi. Kita tunggu selanjutnya nanti keputusan Presiden yang akan terbit,” jelasnya. (*/HQ1)