Beranda Geliat PWI Fakta Semeja di Golden Prawn: Di Depan Ketum PWI, KJK Tunduk Garis...

Fakta Semeja di Golden Prawn: Di Depan Ketum PWI, KJK Tunduk Garis Komando

Pengurus PWI Kepri dan KJK berfoto bersama dengan Ketum PWI, Akhmad Munir di Golden Prawn, Selasa malam (4/8/2026).

Haqqnews.co.id Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir menegaskan posisi Komunitas Jurnalis Kepri (KJK) wajib berada di bawah koordinasi PWI Kepulauan Riau (Kepri). Penegasan ini mengakhiri polemik organisasi terkait pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di wilayah tersebut.

Instruksi itu, Munir sampaikan dalam diskusi dan makan malam di Restoran Golden Prawn, Batam, Selasa malam (4/8/2026). Pertemuan ini menghadirkan jajaran pengurus PWI Kepri dan anggota PWI yang berhimpun di KJK.

“KJK harus menjadi perpanjangan tangan PWI Kepri,” ujar pria yang akrab disapa Cak Munir tersebut. Ia menekankan bahwa KJK tidak memiliki kewenangan menyelenggarakan UKW secara mandiri.

PWI Pusat secara resmi menolak usulan penggunaan narasi gabungan “KJK-PWI” dalam kegiatan sertifikasi. Munir mewajibkan seluruh pelaksanaan UKW tetap menggunakan lembaga uji PWI melalui mekanisme pengurus provinsi. Langkah ini bertujuan menjaga tertib administrasi dan hierarki organisasi.

Baca Juga: Akhiri Polemik UKW, Ketum PWI Pusat: KJK Melebur ke PWI Kepri Itu Harga Mati!

Tak kurang, Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI Pusat, Atal S. Depari, turut mengingatkan pentingnya etika berorganisasi. Ia melarang keberadaan wadah yang seolah menjadi tandingan bagi struktur resmi PWI. Atal mengajak seluruh anggota untuk berkompetisi secara positif di dalam rumah besar PWI Kepri.

Merespons arahan tersebut, Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani membuka pintu kolaborasi secara luas. Ia bahkan menawarkan sejumlah posisi strategis yang masih lowong di kepengurusan provinsi kepada anggota KJK. Namun, Saibansah menegaskan ketaatan pada konstitusi organisasi merupakan syarat mutlak yang tidak bisa ditawar.

Lihat Juga: PWI Kepri Matangkan Jadwal UKW Resmi, Perkuat Konsolidasi di Tanjungpinang

Ketua KJK Ady Indra Pawennari dan anggotanya menyatakan tunduk pada garis komando organisasi. “Jiwa saya adalah PWI, dan insyaallah selamanya akan berada di sini,” ungkap Novianto, salah satu anggota KJK yang hadir malam itu.

Pertemuan tersebut ditutup dengan kesepakatan untuk menjaga marwah organisasi dalam satu tata kelola. Mereka menyempatkan berfoto bersama usai makan malam tersebut. Pun PWI Kepri kini kembali solid sebagai rumah besar bagi seluruh wartawan di Kepulauan Riau. (*/hq1) 

Exit mobile version