28.5 C
Riau Islands
Jumat 2 Oktober 2026
BerandaKepriPWI Kepri Menyambut Positif Program Kapolri Baru Suyudi Ario Seto

Batam

spot_img

PWI Kepri Menyambut Positif Program Kapolri Baru Suyudi Ario Seto

Haqqnews.co.id  – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepulauan Riau menyambut positif sekaligus menyatakan siap mengawal transformasi institusi kepolisian agar semakin profesional, transparan, dan akuntabel.

Dukungan tersebut datang langsung dari Ketua PWI Kepri, Saibansah Dardani, dan Ketua Dewan Pakar PWI Kepri, Ramon Damora. Keduanya menilai arah pembenahan Polri saat ini sangat sejalan dengan kepentingan publik. Fokus kepolisian kini bertumpu pada pelayanan publik, penegakan hukum, dan kedekatan dengan masyarakat.

“Polri yang profesional dan transparan sangat penting untuk menciptakan ruang publik yang sehat dan terlindungi. Karena itu, kami siap mendukung langkah transformasi ini,” ujar Saibansah yang juga menjabat sebagai Ahli Pers Dewan Pers.

Saibansah menegaskan, dukungan ini tidak akan mengikis fungsi kontrol media. Pers tetap mengawasi kinerja kepolisian secara kritis, berimbang, dan berlandaskan fakta.

“Dukungan ini berada dalam kerangka kemitraan. Jika ada program yang berpihak pada kepentingan masyarakat, tentu kita dukung dan kawal pelaksanaannya secara independen,” tegasnya.

Ketua Dewan Pakar PWI Kepri, Ramon Damora menyampaikan pandangan serupa. Ia menyebut pers memiliki posisi strategis untuk mengawal pelaksanaan program kapolri secara objektif di lapangan.

“Pers tidak hanya memberitakan kegiatan institusi, tetapi juga menyuarakan aspirasi masyarakat. Hubungan Polri dan pers harus terbangun dalam semangat keterbukaan dan profesionalitas,” kata Ramon.

Tujuh Program Prioritas

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis (1/10/2026). Suyudi menggantikan posisi Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Saat menjalani uji kelayakan di DPR RI, Suyudi memaparkan tujuh program prioritas. Agenda tersebut meliputi penguatan kelembagaan, pembinaan SDM, pelayanan publik, penegakan hukum, pengawasan, akuntabilitas anggaran, dan transformasi digital.

Pada aspek kelembagaan, Suyudi merancang struktur organisasi Polri yang lebih ramping dan efektif. Ia juga akan membenahi seluruh siklus pengelolaan personel kepolisian, mulai dari tahap rekrutmen hingga masa purnatugas. Ke depan, peran Polsek akan mendapat penguatan agar lebih dekat dengan masyarakat.

Suyudi turut mengusung doktrin “Polisi Bersama Masyarakat” sebagai arah kepemimpinan. Masyarakat menjadi pusat orientasi dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian. Penegakan hukum juga akan berjalan proporsional, transparan, dan berbasis bukti kuat.

Dalam 100 hari pertama kerjanya, Suyudi berfokus pada konsolidasi internal, evaluasi perkara, dan pembenahan layanan publik. Ia berjanji akan melanjutkan program lama yang positif dan segera mengevaluasi kebijakan yang kurang maksimal.

Bagi PWI Kepri, ketujuh agenda kapolri ini membuka ruang kemitraan yang lebih baik. Pers dan kepolisian dapat bersinergi dengan tetap menjadikan kepentingan masyarakat dan keterbukaan informasi sebagai pijakan utama. (*/hq1)

Artikel Terbaru