back to top
29.1 C
Riau Islands
Kamis 30 April 2026
Beranda blog Halaman 14

Ketua PWI Kepri Minta Polisi Cepat Tangkap Pelaku Pengeroyokan

Ketua PWI Kepri, Saibansah Dardani

Insiden Kekerasan saat Diskusi Pers di Batam

Haqqnews.co.id – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau, Saibansah Dardani mengecam keras aksi pengeroyokan terhadap Ketua PWI Batam, M Khafi Ashary. Ia mengamini agar aparat kepolisian segera menangkap dan memproses hukum para pelaku pengeroyokan dalam forum diskusi bertajuk Klarifikasi Pers di Hotel Swiss-Bel Batam, Sabtu (15/6/2025).

“Tindakan kekerasan terhadap Ketua PWI Batam adalah bentuk serangan terhadap kebebasan pers dan harus ada proses secara hukum tanpa kompromi. Kami minta polisi segera menangkap para pelaku,” tegas Saibansah, Senin (16/6/2025).

Insiden tersebut terjadi saat forum yang semestinya menjadi ruang klarifikasi dan diskusi terkait narasi “Wartawan Bukan Preman” berubah menjadi ricuh. Khafi yang hendak menutup acara karena suasana memanas, justru menjadi sasaran amuk beberapa peserta.

Tim hukum PWI Batam pun langsung melaporkan peristiwa ini ke Polresta Barelang pada Sabtu malam (15/6/2025). Laporan tersebut teregister dengan nomor: LP/B/270/VI/2025/SPKT/POLRESTA BARELANG/POLDA KEPULAUAN RIAU dan kini tengah dalam proses penyelidikan.

Wakil Ketua PWI Kepri Bidang Advokasi dan Pembelaan Wartawan, Zabur Anjasfianto menyatakan laporan ini merupakan bentuk perlindungan terhadap martabat pers dan simbol perlawanan terhadap tindakan brutal yang mengatasnamakan profesi jurnalis.

“Kami dari tim hukum telah melaporkan peristiwa ini sebagai dugaan tindak pidana pengeroyokan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170 KUHP. Ini bukan sekadar soal pribadi, tapi soal menjaga marwah profesi wartawan,” kata Zabur, Sabtu (15/6/2025), usai membuat laporan polisi di Mapolresta Barelang.

Menurut keterangan yang dihimpun dari korban dan saksi di lokasi, Khafi dipukul secara fisik oleh beberapa peserta saat hendak meninggalkan ruangan. Bahkan, meski aparat kepolisian berusaha mengamankan, kekerasan tetap berlanjut.

“Dalam kondisi Khafi sudah hendak diamankan, tetap saja ada yang memukul dari belakang. Ini tindakan yang jelas-jelas tidak bermoral dan melawan hukum. Kami percayakan kepada aparat untuk menindak tegas pelakunya,” lanjutnya.

Saibansah pun menyebut, insiden ini mencederai nilai-nilai intelektual yang semestinya dijunjung tinggi dalam forum antarjurnalis. Ia menyesalkan bahwa ada oknum yang mengaku wartawan, namun bertindak layaknya preman.

“Jika dalam forum diskusi saja bisa terjadi kekerasan, lalu bagaimana masyarakat bisa percaya pada wartawan yang semestinya mengedepankan etika dan profesionalisme? Pelaku seperti ini tidak layak menyandang predikat wartawan,” ujarnya.

PWI Kepri dan PWI Batam menyatakan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas, sebagai bagian dari upaya melawan premanisme berkedok jurnalisme. (*/HQ1)

PWI Batam Laporkan Insiden Pemukulan ke Polresta Barelang

Tim PWI usai melaporkan insiden pemukulan ke Polrestas Barelang pada Sabtu (15/6/2025).

Haqqnews.co.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Batam melaporkan ke Polresta Barelang, Sabtu (15/6/2025), dugaan tindak pidana pengeroyokan terhadap Ketua PWI Batam, M Khafi Ashary.

Pelaporan tersebut menyusul kericuhan dalam acara bertajuk Klarifikasi Pers di Hotel Swiss-Bel Batam. Dengan demikian, PWI resmi menempuh jalur hukum.

Wakil Ketua PWI Kepri Bidang Advokasi dan Pembelaan Wartawan yang juga menjadi bagian dari tim pelapor, Zabur Anjasfianto, SH, menjelaskan hal itu.  Menurut Zabur, langkah hukum harus mereka ambil untuk memastikan bahwa tindakan kekerasan terhadap insan pers bukan hal yang sepele.

Laporan polisi itu merela layangkan ke Polresta Barelang pada Sabtu 15 Juni 2025 oleh kuasa hukum PWI Batam dari Kantor Hukum Arisal Fitra, SH & Partner.

“Kami dari tim hukum telah melaporkan peristiwa pengeroyokan ini sebagai tindak pidana berdasarkan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan,” ucap Zabur.

Zabur melanjutkan, laporan bukan hanya untuk melindungi Ketua PWI Batam secara pribadi, tetapi juga menjaga marwah profesi wartawan yang sedang mendapat ujian oleh tindakan-tindakan yang tak pantas.

Dari keterangan yang tim hukum terima, insiden bermula saat suasana forum memanas akibat pernyataan provokatif yang berasal dari salah satu peserta. Khafi yang merasa forum tidak lagi kondusif, berniat mengakhiri diskusi dan mengambil mikrofon untuk berpamitan. Namun situasi dengan cepat berubah menjadi ricuh. Pun hujatan terhadap organisasi PWI dan aksi fisik terjadi terhadap Khafi.

Berdasarkan kesaksian korban dan sejumlah saksi di lokasi, lanjut Zabur, terdapat aksi pemukulan oleh beberapa peserta forum. Bahkan saat aparat kepolisian yang bertugas mencoba mengamankan Khafi keluar dari ruangan, pemukulan justru kembali terjadi dari arah belakang.

“Dalam kondisi Khafi sudah hendak diamankan, tetap ada yang nekat memukul dari belakang. Tindakan seperti itu bukan hanya tidak etis, tapi juga melanggar hukum. Kami serahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib untuk menindaklanjuti laporan ini,” tegasnya.

Zabur mengingatkan bahwa forum diskusi yang seharusnya menjadi ruang tukar pikiran antar jurnalis, justru dinodai oleh tindakan kekerasan yang sama sekali tidak mencerminkan integritas profesi pers.

PWI menegaskan akan terus mengawal proses hukum ini dan tidak akan mundur dalam melawan praktik premanisme yang mengatasnamakan profesi wartawan.

Diketahui, laporan tersebut tercatat dalam Nomor LP/B/270/VI/2025/SPKT/POLRESTA BARELANG/POLDA KEPULAUAN RIAU dan saat ini tengah dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. (*/HQ1)

Pemerintah Terbitkan PP 25/2025, Perkuat Kawasan Bebas Batam

Kantor Perwakilan Badan Pengusahaan Batam di Jakarta.

Haqqnews.co.id –  Pemerintah Pusat menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB).

Pada salinan beleid di mana Presiden Indonesia, Prabowo Subianto menekennya per 3 Juni 2025, semakin memperkuat posisi kawasan Batam. Batam kembali seperti zaman Habibie yang mendapat kewenangan luas untuk berbagai macam perizinan.

Pada pasal 20 ayat 2 PP 25/2025 tersebut, Badan Pengusahaan Batam berwenang: a. Menerbitkan seluruh persyaratan dasar termasuk Persetujuan Kawasan Hutan, Perizinan Berusaha, dan Perizinan Berusahan untuk Menunjang Kegiatan Usaha bagi para pelaku yang mendirikan dan menjalankan usaha di KPBPB Batam dalam rangka mengembangkan kegiatan di bidang ekonomi, dan; b. Menetapkan jenis dan jumlah barang Barang Konsumsi serta menerbitkan perizinan pemasukannya.

Penjelasan di dalam beleid menyebutkan, bahwa kebijakan strategis dalam Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas perlu untuk peningkatan ekosistem investasi dan kegiatan berusaha. Agar terjadi peningkatan pertumbuhan ekonomi, perluasan lapangan kerja, serta peningkatan daya saing KPBPB. (HQ1)

Prabowo Minta Jaga Kekayaan Alam, Indonesia Bisa Masuk 5 Besar Dunia

Haqqnews.co.id – Presiden RI Prabowo Subianto minta kepada seluruh masyarakat untuk menjaga kekayaan alam Indonesia. Dengan demikian pun Presiden memerediksi Indonesia bisa masuk daftar 5 negara dengan kekuatan ekonomi terbesar di dunia.

“Hampir semua lembaga-lembaga ekonomi dunia sudah meramalkan bahwa ekonomi Indonesia bisa menjadi mungkin 6 besar atau 5 besar dunia dalam waktu yang tidak lama lagi,” ujar Prabowo saat membuka Indo Defence Expo and Forum di Jakarta International Expo, Rabu (11/6/2025).

Menurut Prabowo, produk domestik bruto (PDB/GDP) di Indonesia merupakan salah satu yang tertinggi di dunia.

Oleh karenanya, ia mengajak masyarakat Indonesia untuk menjaga kekayaan alam bangsa ini. “Mengajarkan kepada kita kalau kita sekarang berhasil menjaga kekayaan kita, mungkin GDP per kapita kita juga salah satu yang tertinggi di dunia,” ungkapnya.

Yakin Keluar dari Kemiskinan sebelum 2045

Eks Menteri Pertahanan ini mengatakan bahwa 20 tahun lagi, tepatnya 2045, negara Indonesia akan dipimpin oleh anak muda saat ini. Prabowo menyebut pada momen tersebut, kemungkinan Indonesia bebas dari kemiskinan.

“Yang umurnya sekarang 30, 25 tahun lagi mereka yang akan memimpin Republik ini dan di situlah kita bisa mungkin keluar dari kemiskinan untuk seluruh rakyat kita,” ujar ketua umum Partai Gerindra itu.

Meski begitu, ia tetap yakin Indonesia bisa keluar dari kemiskinan sebelum tahun 2045.

“Tapi saya optimis setelah saya mempelajari angka-angka, saya optimis kita bisa hilangkan kemiskinan dari Republik Indonesia jauh sebelum 2045. Itu keyakinan saya dan itu tekad saya,” kata Prabowo. (HQ1)

Amsakar Gencarkan Bongkar Reklame, 681 Titik Jadi Temuan BPK di Batam

Wali Kota Batam H Amsakar Achmad, turun langsung memimpin penertiban reklame tak berizin di sekitar Pollux Habibie, Batamcenter, Jumat (30/5/2025) lalu.

Haqqnews.co.id – Wali Kota Batam merangkap Kepala Badang Pengusahaan Batam (BP Batam), Amzakar Achmad kian menggencarkan penertiban reklame.

Ini menyusul temuan Badan Pemeriksa Kauangan (BPK) sebanyak 681 titik reklame di kota pulau itu tak berizin. Titik reklame tersebut tersebar di seluruh wilayah Kota Batam.

Di bawah Amsakar, Pemerintah Kota Batam (Pemko Batam) terus menggencarkan upaya penertiban terhadap reklame-reklame yang tidak memiliki izin. Ini, Amsakar, lakukan sebagai bagian dari komitmen menciptakan wajah kota yang tertib, bersih, dan teratur.

Mendapat penertiban tersebut, para pemilik reklame kini mulai membongkar sendiri papan reklame milik mereka secara mandiri.

Pembongkaran nampak dilakukan di lima titik, semuanya berada di Batamcenter, yakni di kawasan Simpang Frengky oleh CV Sun Li dan PT CDM, di jalan masuk Pollux Mall oleh kedua perusahaan yang sama, serta satu titik tambahan di depan Graha Kadin milik CV Sun Li, Jumat (30/5/2025).

Penertiban ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Batam H Amsakar Achmad, didampingi Ketua Tim Penertiban Reklame Kota Batam yang juga Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin.

Amsakar menjelaskan, penertiban reklame tak berizin ini juga merupakan hasil dari koordinasi lintas instansi antara Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam, serta mendapat pendampingan hukum dari Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejaksaan Negeri Batam di bawah arahan Kepala Kejari Batam, I Ketut Kasna Dedi.

Amsakar menegaskan bahwa langkah ini merupakan komitmen bersama dalam menegakkan aturan dan menjaga estetika kota.

Ia menyampaikan bahwa pihaknya memberikan kesempatan kepada pemilik reklame untuk melakukan pembongkaran secara mandiri hingga tanggal 2 Juni 2025.

“Apabila tidak dilakukan pembongkaran mandiri pada reklame tak berizin, maka pemerintah akan melakukan penyegelan terhadap reklame yang melanggar,” tegasnya.

Imbauan untuk Pemilik Reklame

Ia juga mengimbau seluruh pemilik reklame yang telah sesuai peruntukannya untuk segera mengurus perizinan dan sewa lahan melalui BP Batam dan Pemko Batam. Pemerintah memberikan waktu selama 30 hari sejak surat pemberitahuan disampaikan.

“Jika dalam jangka waktu tersebut izin tidak diurus, maka penertiban akan tetap dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tambahnya.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi pengingat dan dorongan bagi para pelaku usaha untuk lebih tertib dalam mengelola reklame, serta turut berperan dalam mendukung penataan kota yang lebih baik, nyaman, dan mendukung iklim investasi di Batam.

Serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, di antaranya Kepala DPMPTSP Reza Khadafi, Kepala Dinas Perhubungan Salim, Kepala DCKTR Azril Apriansyah, Kasatpol PP Imam Tohari, serta Kepala Bapenda Raja Azmansyah. (*/HQ1)

Batam di Bawah Amsakar Optimistis Capai Pertumbuhan 9,5 – 10 Persen

Wali Kota Batam dan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad saat membuka Real Estate Indonesia (REI) Expo Batam yang digelar di Exhibition Hall Grand Batam Mall, Lubukbaja, pada Kamis (29/5/2025).

Haqqnews.co.id – Dunia dalam ketidakpastian dan efisiensi yang sedang Indonesia jalankan, tak memengaruhi Batam memerediksi pertumbuhan ekonominya. Pulau Batam di bawah kepemimpinan Wali Kota Batam dan Kepala Badan Pengusahaan Batam, Amsakar Achmad optimistis mencapai pertumbuhan hingga 9,5 sampai 10 persen.

“Kalau RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) menargetkan pertumbuhan sebesar 8 persen. Insyaallah Batam bisa mencapai 9,5 sampai 10 persen,” ungkap Amsakar saat membuka Real Estate Indonesia (REI) Expo Batam di Exhibition Hall Grand Batam Mall, Lubukbaja, pada Kamis (29/5/2025).

Optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi Batam, itu bahkan sudah ia sampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto. Dirinya saat bertemu Presiden beberapa waktu lalu, di Istana Presiden, telah menyatakan keyakinannya bahwa Batam mampu melampaui target pertumbuhan ekonomi nasional.

Target pertumbuhan 9,5 – 10 persen, menurut Amsakar, bukan sesuatu yang berlebihan, karena Batam adalah kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas yang mendapat berbagai fasilitas negara seperti bebas bea masuk, bebas pajak pertambahan nilai (PPN), dan pajak pertambahan nilai dalam negeri (PPN-DN).

Amsakar kemudian merinci sejumlah keunggulan Batam, mulai dari keberadaan 31 Himpunan Kawasan Industri (HKI), 135 industri perkapalan, hingga tiga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), yakni Nongsa Digital Park, Maintenance Repair Overhaul (MRO) Batam Aero Technic di Bandara Hang Nadim, dan KEK Kesehatan yang sedang dalam pengembangan.

“Dengan posisi geografis yang strategis, konektivitas nasional dan internasional melalui enam pelabuhan internasional dan satu bandara internasional, serta berbagai fasilitas dari negara, saya optimis target tersebut dapat kita capai,” imbuhnya. (*/HQ1)

Ribuan Pegawai Lempar Songkok dan Tas, Usai Resmi Jadi ASN Pemprov Kepri

Ribuan pegawai melemparkan songkok, tas, dan barang lainnya, usai mereka resmi menjadi bagian Pemprov Kepri, sebagai ASN yang terdiri dari CPNS dan PPPK, pada Rabu (28/5/2025).

Haqqnews.co.id – Ribuan pegawai melemparkan songkok, tas, dan barang lain miliknya ke angkasa. Mereka meluapkan kegembiraan sesaat setelah menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan CPNS dan PPPK Tahap 1 Formasi Tahun 2024. 

Sebanyak 3.559 Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut telah resmi menjadi bagian dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri). Upacara penyerahan SK berlangsung di Halaman Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, pada Rabu (28/5/2025).

Ribuan ASN yang menerima SK terdiri dari 78 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), 88 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tenaga guru, 174 PPPK tenaga kesehatan, serta 3.219 PPPK tenaga teknis.

Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad, SE, MM mengucapkan selamat kepada para ASN baru yang telah melewati proses seleksi yang panjang dan kompetitif.

“Momentum ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri. Untuk sampai ke titik ini, bukanlah hal yang mudah. Syukuri pencapaian ini dengan semangat kerja yang tinggi dan kualitas pelayanan yang baik,” imbuhnya.

Gubernur Ansar menegaskan bahwa status sebagai ASN bukan hanya sebatas gelar, tetapi amanah dan tanggung jawab besar dalam melayani masyarakat, serta memajukan pemerintahan. Ia menekankan pentingnya memahami hak dan kewajiban, mematuhi aturan kepegawaian, serta menjaga sikap, perilaku, dan integritas.

“Menjadi ASN berarti terikat oleh kode etik dan aturan. ASN harus menjunjung nilai-nilai BerAKHLAK: Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif,” tambahnya.

Secara khusus, Gubernur juga mengingatkan para PPPK agar memanfaatkan masa kerja lima tahun mereka dengan maksimal. Evaluasi tahunan akan menjadi dasar pertimbangan perpanjangan kontrak. Kompetensi, etos kerja, dan kontribusi nyata dalam pelayanan publik menjadi faktor penting dalam penilaian tersebut.

Turut hadir dalam acara ini, Ketua TP PKK Provinsi Kepri Hj. Dewi Kumalasari Ansar, Ketua BKOW Provinsi Kepri Nenny Dwiyana Nyanyang, para asisten, staf ahli, Kepala OPD di lingkungan Pemprov Kepri, serta Tim Percepatan Pembangunan Kepri. (*/HQ1)

Dua Reklame Raksasa Dekat Pollux dan Fanindo Bongkar Mandiri

BONGKAR: Dua reklame raksasa di Batam Centre terpaksa harus bongkar secara mandiri, Selasa malam (27/5/2025).

Haqqnews.co.id – Dua papan reklame berukuran besar terpaksa harus bongkar. Keduanya berada di kawasan Fanindo Sanctuary Garden dan Pollux Mall Batam Center. Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, turun langsung menyaksikan pembongkaran, pada Selasa (27/5/2025) malam.

Pembongkaran merupakan bagian awal dari upaya penataan reklame di Kota Batam, yang secara keseluruhan tercatat mencapai 681 titik. Penertiban ini terhadap reklame yang tidak memiliki izin serta belum membayar pajak sesuai ketentuan yang berlaku.

Pemilik dua papan reklame berukuran 5×10 meter milik PT Renzo dan CV Sun Li terpaksa membongkarnya secara mandiri. Mereka para pelaku usaha bersikap kooperatif dalam mendukung terciptanya tata kota yang tertib dan sesuai dengan regulasi.

“Penertiban ini adalah komitmen kami bersama untuk menegakkan aturan dan menciptakan wajah kota yang tertib dan bersih. Kami memberikan kesempatan kepada pemilik reklame untuk membongkar sendiri papan reklame yang tidak berizin hingga 2 Juni 2025. Setelah itu, akan ada penyegelan,” tegas Li Claudia.

Ia juga mengimbau para pemilik reklame yang telah sesuai peruntukannya untuk segera mengurus perizinan dan sewa lahan melalui BP Batam dan Pemko Batam.

“Kami memberikan waktu 30 hari sejak menyampaikan surat pemberitahuan. Jika tidak juga, maka reklame tersebut akan kami tertibkan,” tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin, dan Kepala Kejaksaan Negeri Batam I Ketut Kasna Dedi, Deputi BP Batam, dan sejumlah Kepala Dinas terkait di Pemko Batam.

Penertiban ini juga merupakan bagian dari Pendampingan Hukum oleh Bidang Datun Kejaksaan Negeri Batam terhadap pelanggaran perizinan reklame di wilayah Batam.

“Langkah ini diharapkan mampu mewujudkan Batam sebagai kota yang lebih tertib, nyaman, dan tertata, sekaligus meningkatkan kepatuhan wajib pajak terhadap kewajibannya,” harapnya. (*/HQ1)

Aspa Spa Resmi Buka di Harris Barelang Batam, Nikmati Relaksasi Premium Diskon 15 Persen

Aspa Spa di Harris Barelang Batam.

Haqqnews.co.id – Harris Barelang Batam dengan bangga menghadirkan Aspa Spa, fasilitas terbaru dengan desain untuk melengkapi pengalaman menginap dengan sentuhan relaksasi yang menyegarkan.

Terletak di lingkungan tenang dengan panorama laut yang memukau, Aspa Spa menawarkan beragam perawatan tubuh yang memadukan teknik tradisional dan modern.

Bersempena dengan peresmiannya, Aspa Spa menawarkan paket bundling spesial kamar dan spa 30 menit dengan harga mulai dari Rp 1.500.000 nett/malam untuk weekday dan Rp 1.800.000 nett/malam untuk weekend. Paket ini sudah termasuk menginap di Harris Room (Garden View), sarapan buffet internasional dan Indonesia untuk 2 dewasa dan 2 anak di bawah 6 tahun, serta 30 menit perawatan “Signature Traditional Massage” untuk 2 orang. Promo ini berlaku hingga 31 Juli 2025.

Tidak hanya itu, bagi para anggota Ascott Star Rewards (ASR), tersedia juga diskon eksklusif sebesar 15 persen untuk seluruh layanan spa sebagai bentuk apresiasi atas loyalitas mereka.

“Kami sangat antusias menyambut kehadiran Aspa Spa sebagai bagian dari peningkatan fasilitas kami. Kehadiran spa ini sejalan dengan komitmen kami untuk terus menghadirkan pengalaman menginap yang menyenangkan, menyegarkan, dan penuh kenyamanan bagi seluruh tamu,” ujar Bart Van Den Brink, General Manager HARRIS Barelang Batam.

Aspa Spa di Harris Barelang Batam.

Untuk reservasi dan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Harris Barelang Batam di Jl. Trans Barelang, Batam, melalui telepon 0778 4091111, WhatsApp 0815 3409 1111, atau email ke reservation.hbrl@the-ascott.com. Kunjungi juga situs resmi kami di https://www.discoverasr.com/en/harris/indonesia/harris-resort-barelang-batam untuk informasi lengkap bisa pula mengunjungi bit.ly/HARRISBARELANG

(*/HQ1)

Umrah dan Uniba Kolaborasikan PKM dari Sisi Laut

Berfoto bersama dengan latar belakang gedung Ismeth Abdullah di Umrah, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Senin (26/5/2025).

Haqqnews.co.id – Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah) bersama Universitas Batam (Uniba) secara resmi membuka rangkaian pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Kolaborasi Nasional melalui penyelenggaraan Seminar Pengabdian Kepada Masyarakat Nasional bertema “Optimalisasi Potensi Sumber Daya Wilayah Pesisir.”

Kegiatan yang berlangsung di Hall Galeri Tamadun Maritim, Gedung A Satu Gurindam – Ismeth Abdullah, pukul 13.00 WIB, Senin (25/5/2025) menjadi tonggak awal dari kerja sama lintas perguruan tinggi yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dari Umrah, hadir Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Dr. Suryadi, S.P., M.H., Kepala LPPM UMRAH, Wahyudin, S.Pi., M.Si., Ph.D, serta jajaran pimpinan fakultas, lembaga, UPA, dan pusat-pusat di bawah LPPM Umrah. Kehadiran dosen dan mahasiswa Umrah sebagai pelaksana program PKM turut menegaskan keterlibatan aktif dalam kegiatan kolaboratif ini.

Dari pihak Uniba, turut hadir Rektor, Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng., IPU., ASEAN Eng., Wakil Rektor III, Dr. M. Gita Indrawan, Wakil Kepala LPPM Uniba, Assoc. Prof. Dr. Ir. Yuanita F.D. Sidabutar, S.T., M.Si., dan Sekretaris LPPM Uniba, Raymond, S.E., M.Sc., beserta dosen dan mahasiswa pelaksana pengabdian.

Pembukaan seminar dengan sambutan oleh Kepala LPPM Umrah, Wahyudin, S.Pi., M.Si., Ph.D yang menekankan bahwa tugas utama seorang dosen adalah menyebarkan ilmu pengetahuan secara langsung kepada masyarakat, tidak hanya melalui ruang kuliah. Menurutnya, kegiatan pengabdian menjadi ruang strategis bagi akademisi untuk menghadirkan manfaat dari hasil riset ke tengah masyarakat, terlebih di wilayah pesisir yang memiliki karakteristik sosial dan sumber daya yang khas.

Selanjutnya, Rektor Uniba, Prof. Dr. Samsul Rizal, menyampaikan pentingnya keikhlasan dalam mengabdi dan berbagi ilmu. Ia menegaskan bahwa dosen memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa ilmu pengetahuan yang ia miliki dapat terimplementasikan secara nyata, terutama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Ia menyampaikan pesan yang intinya adalah ilmu pengetahuan harus bisa menjawab kebutuhan dan persoalan masyarakat, itulah hakikat dari pengabdian.

Kegiatan resmi dibuka oleh Wakil Rektor III Umrah, Dr. Suryadi, yang menyoroti pentingnya kerja sama lintas perguruan tinggi. Ia menjelaskan bahwa kolaborasi antara Umrah dan Uniba merupakan langkah lanjutan dari nota kesepahaman (MoU) yang telah lama dijalin, dan kini mulai diwujudkan dalam bentuk kegiatan nyata. Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan hanya administratif, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam bentuk kegiatan langsung di lapangan, seperti PKM kolaborasi.

Setelah pembukaan, seminar dilanjutkan dengan dua sesi pemaparan materi oleh narasumber dari kedua universitas. Sesi pertama dipandu oleh Eko Febri Syahputra Siregar, M.Pd (Umrah), menghadirkan narasumber dari Uniba, Dr. R. A. Widyanti Diah Lestari, S.E., S.H., S.Pd., M.M., CSRS., CSRA., dengan topik “Optimalisasi Potensi Sumber Daya Keuangan Masyarakat Pesisir.” Ia mengulas strategi literasi keuangan dan pemberdayaan ekonomi lokal berbasis potensi masyarakat pesisir, termasuk pentingnya pengelolaan usaha mikro secara berkelanjutan.

Sesi kedua dimoderatori oleh Christiani Prasetiasari, S.H., M.H., C.MED. (Uniba), menampilkan narasumber dari Umrah, Dr. Lily Viruly, S.TP., M.Si., dengan materi “Pemanfaatan Siput Laut Gonggong dan Ikan Hiu Menjadi Produk Inovasi Unggulan UMKM Masyarakat Pesisir.” Dalam paparannya, Ibu Dr. Lily mengangkat hasil riset yang menunjukkan potensi luar biasa dari sumber daya laut lokal untuk dikembangkan menjadi produk bernilai tinggi, baik dari sisi kesehatan, ekonomi maupun kelestarian budaya maritim.

Seminar ini merupakan hari pertama dari rangkaian kegiatan PKM Kolaborasi Nasional Umrah–Uniba, yang akan dilanjutkan pada Selasa, 27 Mei 2025 dengan pelaksanaan pengabdian langsung di Desa Pengudang. Pada hari kedua ini, tim dosen dan mahasiswa dari kedua universitas akan bekerja bersama masyarakat setempat melalui berbagai kegiatan pengabdian yang berlokasi di Balai Desa, Puskesmas Pembantu, serta Sekolah Dasar 005 Teluk Sebong, di Desa Pngudang, melalui penerapan solusi berbasis riset untuk meningkatkan kapasitas lokal wilayah pesisir.

Melalui kolaborasi ini, Umrah dan Uniba mempertegas peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis masyarakat dalam membangun wilayah pesisir. Pengabdian kepada masyarakat bukan hanya sekadar kewajiban dalam Tri Dharma, tetapi juga bentuk nyata komitmen kampus dalam membangun negeri dari pinggiran, dari laut dan pesisir, untuk Indonesia yang lebih berdaya dan berkelanjutan. (*/HQ1)