27.7 C
Riau Islands
Sabtu 22 Agustus 2026
BerandaNasionalRakyat Indonesia Simpan 1.800 Ton Emas

Batam

Rakyat Indonesia Simpan 1.800 Ton Emas

Haqqnews.co.id Rakyat Indonesia menyimpan rahasia berkilau di dalam rumah mereka. Pemerintah setidaknya menemukan 1.800 ton emas tertidur pulas di “bawah bantal” masyarakat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membongkar tabir harta karun ini di Jakarta, Kamis (20/8/2026). Nilai tumpukan logam mulia ini menembus angka US$ 252 miliar.

Harta sebesar itu masih menganggur di luar ekosistem keuangan resmi. Airlangga mendesak bank emas (bullion bank) segera beraksi. Lembaga ini berfungsi mengelola simpanan, pembiayaan, dan transaksi emas fisik. Ia meminta lembaga keuangan menarik emas warga agar tidak lagi tersimpan di sembarang tempat.

“Emas yang ada di bawah bantal itu ada 1.800 ton,” kata Airlangga saat membuka Indonesia Bullion Market Association. “Nilainya luar biasa, US$ 252 miliar.”

Jumlah 1.800 ton ini sanggup melesatkan posisi cadangan emas nasional di kancah global. Amerika Serikat kini menggenggam 8.133 ton emas. China menyusul dengan 2.331 ton. Airlangga menyebut Indonesia akan langsung membayangi dua raksasa dunia itu jika emas warga masuk ke sistem perbankan negara.

Airlangga menugaskan PT Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk turun tangan. Kedua entitas ini sudah menjalankan layanan bank emas. Mereka wajib memutar otak demi membangun kepercayaan publik. Warga harus merasa aman menitipkan aset berharga mereka ke lembaga resmi.

Pegadaian saat ini mengelola 153 ton emas masyarakat. Sementara itu, BSI baru menampung sekitar 20 ton emas. Pemerintah memasang target awal yang sangat jelas. Mereka ingin memindahkan 20 persen dari total nilai US$ 252 miliar itu dari bawah kasur warga ke dalam instrumen keuangan resmi. (hq1)

Artikel Terbaru