back to top
29 C
Riau Islands
Kamis 21 Mei 2026
BerandaNasionalRupiah Jatuh, Tabungan Tergerus, Ujian Ini Tidak Main-Main

Batam

Rupiah Jatuh, Tabungan Tergerus, Ujian Ini Tidak Main-Main

Haqqnews.co.id Anies Baswedan membunyikan alarm bahaya bagi kondisi ekonomi Indonesia yang ia nilai sedang tidak baik-baik saja. Dengan nada tegas, mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyoroti rontoknya nilai tukar Rupiah ke titik terendah sepanjang sejarah yang kini mulai mencekik leher rakyat kecil.

Melalui video yang diunggah pada Rabu (20/052026) di kanal YouTube resminya, Anies Baswedan membongkar realita pahit yang dihadapi masyarakat: harga barang melambung, lapangan kerja menciut, dan tabungan warga yang ludes tergerus demi menyambung hidup. Menurutnya, Indonesia kini sedang dikepung “badai berlipat” mulai dari konflik geopolitik di Timur Tengah hingga ancaman El Nino terkuat dalam sejarah.

Anies melancarkan tamparan keras kepada pemerintah yang ia nilai lebih suka memberikan “obat tidur” daripada kejujuran. Ia mendesak pemerintah berhenti menyuapi publik dengan ketenangan semu dan “gula-gula” komunikasi politik yang hanya menampilkan data bagus saja.

“Berhentilah memberi obat tidur kepada publik. Buka data apa adanya, sampaikan masalah dengan jujur,” desak Anies dalam pesannya yang dikutip dari sumber YouTube tersebut. Ia menyayangkan sikap sejumlah pejabat yang justru menanggapi situasi darurat ini dengan komentar enteng, bahkan terkesan bercanda.

Sentimen Pasar Bingung, Pejabat Asyik Memboros

Kalimat aktif dan tajam Anies juga menyasar ketidakkonsistenan kebijakan yang membuat pasar dan investor lari ketakutan. Ia menyoroti kontradiksi yang menyakitkan: rakyat dipaksa “mengencangkan ikat pinggang” atau berhemat, namun di saat yang sama pemerintah justru asyik pamer pemborosan pada hal-hal yang bukan prioritas.

Situasi ini, menurut Anies, menunjukkan ketidakpekaan penguasa terhadap hajat hidup ratusan juta orang. “Investor menahan diri, bahkan sebagian kabur karena publik dan pasar bingung dengan arah kebijakan yang berubah-ubah tiap hari,” tegasnya.

Anies menutup pesannya dengan peringatan bahwa masa-masa berat masih menghantui di depan mata. Ia meminta pemerintah untuk segera bertindak solid dan memimpin dengan teladan nyata dari atas sampai bawah, bukan dengan menciptakan ilusi keberhasilan.

“Kita pasti bisa melewati ini, tapi syaratnya satu: serius. Mari kita serius mengurus bangsa ini!” pungkasnya dengan nada provokatif untuk menggugah kesadaran publik dan pemerintah. (*/hq1)

Artikel Terbaru