27.2 C
Riau Islands
Selasa 8 September 2026
BerandaGeliat PWIPWI Susun Panduan Etika Kecerdasan Buatan bagi Jurnalis

Batam

PWI Susun Panduan Etika Kecerdasan Buatan bagi Jurnalis

Haqqnews.co.id Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat tengah menyusun Panduan Etika Penggunaan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan. Langkah ini merespons masifnya perkembangan teknologi yang memunculkan kekhawatiran bergesernya peran profesi wartawan.

Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir menegaskan AI sekadar alat bantu pendukung kerja jurnalistik. Namun teknologi canggih ini tidak akan mampu menggantikan tanggung jawab dan nilai kemanusiaan seorang jurnalis.

“AI memang bisa membantu mencari data atau merangkum informasi. Namun, AI tidak memiliki hati nurani, empati, maupun komitmen moral terhadap kebenaran,” ujar Akhmad di Jakarta, 3 September 2026, di sela peluncuran Siniar PWI Channel.

Panduan etika AI tersebut akan menjadi acuan resmi bagi seluruh anggota PWI di Indonesia. Regulasi internal ini bertujuan menjaga standar profesionalisme, akurasi, dan independensi wartawan saat memanfaatkan teknologi redaksional.

Selain AI, Akhmad juga menyoroti perubahan tajam lanskap media akibat transformasi digital. Kemudahan memproduksi informasi memunculkan tantangan serius, seperti maraknya disinformasi dan konten sensasional yang berpotensi memecah belah publik.

Kondisi ini menuntut pers untuk bekerja lebih ketat dalam menyaring informasi. Kehadiran teknologi digital harus diimbangi dengan tanggung jawab menjaga keberimbangan berita.

“Kecepatan informasi tidak boleh mengorbankan akurasi. Di sinilah peran wartawan profesional diuji. Masyarakat membutuhkan rujukan kebenaran, bukan sekadar kecepatan,” tegasnya. (hq1)

Artikel Terbaru