27.7 C
Riau Islands
Rabu 2 September 2026
BerandaBatamBebas APBN, Ini 3 Mesin Pencetak Uang BP Batam Senilai Rp2,44 Triliun

Batam

Bebas APBN, Ini 3 Mesin Pencetak Uang BP Batam Senilai Rp2,44 Triliun

Haqqnews.co.id Badan Pengusahaan (BP) Batam memastikan kemandirian finansial tanpa suntikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada 2027. Lembaga ini mematok Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp2,44 triliun. Angka ini sepenuhnya akan menutup total kebutuhan operasional dan pembangunan BP Batam tahun depan.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad mengungkapkan tiga sektor andalan yang akan menjadi mesin pencetak uang lembaga. Ketiga sektor tersebut meliputi pengelolaan lahan, penyediaan air bersih dan pengolahan limbah, serta bisnis kepelabuhanan. BP Batam mengandalkan unit-unit usaha internal ini untuk mendulang target pendapatan.

“Pagu anggaran BP Batam tahun 2027 sama dengan pagu indikatif, yaitu sebesar Rp2,44 triliun,” kata Amsakar dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Senin (31/8/2026).

Amsakar merinci, BP Batam akan membagi anggaran triliunan rupiah tersebut ke dalam dua program besar. Program pertama fokus pada dukungan manajemen operasional lembaga. Program kedua menyasar pengembangan kawasan strategis demi mempercepat masuknya investasi.

Lembaga ini juga menggeser alokasi dana sebesar Rp131,26 miliar untuk membangun infrastruktur modern pendukung kawasan industri baru. Komisi VI DPR RI sebelumnya telah merestui pergeseran anggaran ini pada pertengahan Juni lalu.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade menyambut positif rencana kerja rancangan pimpinan baru BP Batam. Politikus Partai Gerindra tersebut berharap BP Batam mampu memaksimalkan serapan anggaran demi memutar roda ekonomi masyarakat.

“Terima kasih kepada Kepala dan Wakil Kepala BP Batam beserta jajaran yang telah menyusun anggaran ini dengan baik agar dapat dioptimalkan pada 2027 mendatang,” ujar Andre menutup rapat. (*/hq1)

Artikel Terbaru