Beranda Bisnis Insiden Kargo Minyak RI dari Singapura, Sempat Patah Balik

Insiden Kargo Minyak RI dari Singapura, Sempat Patah Balik

Grafis dan Ilustrasi

Haqqnews.co.id – Pemerintah Indonesia berhasil memaksa pemasok asal Singapura melanjutkan pengiriman dua kargo minyak mentah. Kedua kapal yang sempat patah balik  secara sepihak tersebut, kini kembali berlayar menuju perairan Nusantara dan dijadwalkan bersandar pada Rabu (18/3/2026).

Dua kapal kargo pembawa minyak mentah dari Singapura mendadak patah balik saat memasuki perairan Indonesia. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia kemudian melaporkan langsung insiden penarikan sepihak ini kepada Presiden Prabowo Subianto.

Padahal Pertamina sudah memenangi tender pembelian dua kargo minyak mentah dari Singapura pada awal Maret 2026. Kedua pihak menyepakati transaksi jual-beli. Penjual kemudian memberangkatkan muatan menuju Indonesia tanpa hambatan.

Masalah muncul ketika kedua kapal tiba di wilayah laut Nusantara. Penjual secara sepihak memerintahkan awak kapal untuk memutar balik kemudi ke Singapura. Bahlil menilai manuver ini terjadi akibat kepanikan pasar energi global.

“Sudah masuk laut Indonesia, kemudian disuruh kembali lagi dua kargo. Hukum normal sudah tidak berlaku,” tegas Bahlil dalam Sidang Kabinet Paripurna, Jumat (13/3/2026) lalu.

Pemerintah dan Pertamina langsung memprotes keras pemasok tersebut. Pertamina melayangkan ultimatum tegas. Mereka mengancam akan menyeret penjual ke meja hijau jika kargo minyak tidak segera diserahkan.

Ancaman gugatan hukum ini membuat pihak penjual melunak. Mereka akhirnya membatalkan instruksi penarikan kapal. Penjual menjadwalkan ulang pengiriman kedua kargo untuk tiba di Indonesia pada Rabu (18/3/2026). Pemerintah menjamin insiden ini tidak mengganggu ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) nasional menjelang Idulfitri. (*/hq2)

Exit mobile version